MARKETING PLAN

A. Merencanakan Masa Depan (Investasi membangun aset seperti laba-laba)
I-Gist (International Green Investment System) pada komoditas pohon Jabon adalah peluang investasi terbaik untuk membangun asset :
Nilai Tambah Investasi Pohon Jabon Melalui I-Gist :
• Investasi yang aman dan menguntungkan
• Penyelamat Lingkungan Hidup
• Pemanfaatan lahan krisis dan non produktif
• Pemberdaya masyarakat
• Pembangunan Daerah dan Nasional

MENGAPA BERINVESTASI JABON?

  1. Tanaman kayu penghijauan yang pertumbuhannya tercepat didunia, dengan pertumbuhan diameter rata-rata 10 cm pertahun dan dapat mencapai ketinggian sampai 25 m dan dapat di panen pada usia 5 tahun dengan volume kayu + 0,9 m3/pohon dan jika di jual dapat mencapai + Rp 1.000.000/ pohon
  2. Termasuk tanaman pionir, yang dapat tumbuh dengan mudah pada lahan-lahan terbuka, lahan yang semula kosong sehingga tepat untuk penghijauan pada lahan-lahan kritis.
  3. Budidaya Jabon relatif mudah, tidak terlalu membutuhkan perawatan yang istimewa.
  4. Harga kayu yang relatif tinggi, saat ini berkisar Rp 1.200.000,- per kubik. Harga ini akan cenderung terus meningkat, karena kebutuhan industri terhadap kayu, serta saat ini tidak diperkenankan kayu bulat yang berasal dari alam.
  5. Pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia), Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu.

POTENSI HASIL DI I-GIST :

MENGAPA INVESTASI INI PROSPEKNYA BAGUS ?

  1. Kebutuhan kayu nasional saat ini : 57,1 juta m3 per tahun. kemampuan hutan alam dan hutan tanaman : 45,8 juta m3 per tahun, defisit kebutuhan kayu sebesar : 11,3 juta m3 per tahun, Untuk memenuhi kebutuhan kayu tersebut, penebangan ilegal banyak terjadi di kawasan hutan
    Sumber : (Kementerian Lingkungan Hidup, 2007)
  2. di daerah Jawa Barat saja, pertumbuhan jumlah unit usaha penggergajian rata-rata naik 20% per tahun, Pertumbuhan itu tidak diikuti oleh pertumbuhan hutan rakyat, hingga menurut majalah TRUBUS edi?i November 2011, saat ini defisit kebutuhan kayu mencapai 34 juta m3 / tahun
  3. Isu Global Warming dan Indonesia sebagai paru-paru dunia, Tuntutan dari dunia bahwa Indonesia harus menjaga hutan alam yang berfungsi sebagai paru-paru dunia dan pencegah global warming, Tuntutan ini membuat Pemerintah harus melarang pengambilan kayu dari hutan alam, Kebutuhan industri akan sangat mengandalkan Hutan Tanaman Rakyat

MANAJEMEN RESIKO I-GIST :

Program ini di fasilitasi oleh PT GMN (Global Media Nusantara) perusahaan yang memiliki Legalitas jelas dan dapat di pertanggungjawabkan
Pemasaran Property tercepat bekerja sama dengan PT.Wahana Bangun. Prima dengan nama Cluster Flexter Premium Residance di Bandung.

  1. Investor memiliki sertifikat resmi yang dilegalisir, dengan denah detail
  2. Lokasi cluster pohon jabon miliknya dan dapat di perjual belikan
  3. Didukung konsultan quality Control yang berpengalaman di bidang investasi kehutanan, sehingga target pertumbuhan investasi dapat tercapai.
  4. Tanaman investasi di jamin dan diberikan kompensasi penggantian jika terjadi bencana alam maupun kebakaran dan didukung tim Pengamanan lapangan yang dapat di control sehingga resiko dapat di minimalisir
  5. Sistem Eye-Grow


KEMUDAHAN LIQUIDITAS INVESTASI IGIST

PT.GMN menyediakan portal trading pohon sehingga Investor bisa saling melakukan jual beli pohon jika sewaktu-waktu membutuhkan uang

TAMBAHAN KEUNTUNGAN IGIST :

SOLUSI BAGAIMANA INVESTASI DAN MENABUNG GRATIS, DAN MENIKMATI HASIL CUKUP HANYA DALAM 1 TAHUN

 

Share

3 Responses to MARKETING PLAN

  1. Wisnu Pambudi says:

    Mohon infonya, perusahaan yang bersedia membeli pohon jabon nantinya saat panen, saya mau ikut investasi, tetapi khawatir nantinya tidak ada perusahaan yang mau membeli hasil panen, makasih banget.

    • BUDI says:

      MENGAPA INVESTASI INI PROSPEKNYA BAGUS ?
      1. Kebutuhan kayu nasional saat ini : 57,1 juta m3 per tahun. kemampuan hutan alam dan hutan tanaman : 45,8 juta m3 per tahun, defisit kebutuhan kayu sebesar : 11,3 juta m3 per tahun, Untuk memenuhi kebutuhan kayu tersebut
      jadi jgn kuatir kalau kayu jabon tidak laku..
      Keterangan Lebih Lanjut Hub Ms Budi: 0877 4494 1366

  2. Diaz Allan says:

    untuk marketing plan sistem pemasaranya ada referensi berupa artikel ga gan??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>