Closing Pra-opening Vs Closing ITB Fair 2012

ehm..ehm…

lama nih nggak ngepost di blog..
awalnya sih bingung mau nulis apaan, tapi kalo nggak nulis tuh bawaannya jari asa gimanaaa gitu. pengen gerak-gerak terus..

hari ini aku mau cerita tentang ITB Fair, yapzzz… aku baru aja pulang nonton closing ITB Fair. acaranya seru banget. ada wisata kuliner nusantara, wahana bermain, pertunjukan tari suku asmat, dan lain-lain yang pastinya seru abis…

tapi bagi aku tetep yang paling seru adalah saat pre-opening ITB Fair di PVJ (Paris Van Java). itu tuh yang di sukajadi itu… tau nggak kenapa? soalnya aku ikut ngisi acara itu. bahkan aku sama temen-temen aku jadi pembuka acara yang pastinya mengundang penonton pisan…

sempet malu juga sih nampil di mall segede itu dengan dandanan compang-camping dan bawa properti yang lumayan nggak jelas. oiya, mau tau nggak aku mentasin apaan? ooopsss,, pada nggak tau ya? aku di sana sama STEMA ITB (Studi Teater Mahasiswa ITB) mentasin teatrikal dengan tema teknologi dan kehidupan manusia. sebenernya sih teatrikalnya biasa aja dan terkesan nggak kreatif. tapi gara-gara kita anaknya pada cuek, jadi deh pentasnya rame dikunjungi penonton. bahkan ada anak-anak sama papanya yang rela nungguin kita dari awal freeze sampai kita selesai mentas.

teatrikal kami dibuka dengan adegan freeze di panggung gitu, lalu saat musik berbunyi kita ngelakuin semacam gerakan robotik gitu (sumpah, ini yang bikin badan aku ngilu semua), habis itu kita mulai mengenalkan teknologi kepada seorang ibu-ibu gaptek sebagai simbol perkembangan teknologi. ibu-ibu itu pake daster oblong yang ‘ndeso’. sedangkan kita pake kostum robotik yang mengadopsi kostum ‘tron’ dengan sedikit perubahan. kita kostumnya jahit sendiri looh….

pose teknologi bareng emak-emak 'ndeso'

 

ehm, begitu musik slow robotik mati, menyalalah musik tradisional sunda yang mengiringi kegiatan ibu itu, lalu seirng berjalannya waktu, mengalunlah musik ajeb-ajeb yang menggambarkan masuknya teknologi. awalnya si ibu itu nggk mau menerima kehadiran teknologi karena dia menganggap teknologi berlawanan dengan prinsip tradisionalnya. tapi akhirnya si ibu-ibu itu pasrah dan malah mengharap kehadiran teknologi di setiap kegiatannya karena dia merasa teknologi sangat membantu meringankan pekerjaannya. hal itu disimbolkan dengan teknologi yang terus menari dan mengitarinya. hingga pada akhirnya si ibu itu terikat, menjadi lemah, dan akhirnya mati terbunuh oleh teknologi itu sendiri. hal ini disimbolkan dengan munculnya dua penari yang membawa pita panjang. awalnya mereka memanjakan si ibu itu, namun pada akhirnya mereka membunuh si ibu itu. hal ini melambangkan kehadiran teknologi yang pada awalnya memang sangat memanjakan manusia, padahal akhirnya secara sadar ataupun tidak, teknologi itu akan melemahkan kemampuan manusia.

nah, pentas telah usai dengan ratusan sorak dan tepuk tangan, akhirnya kita turun dari panggung dan beres-beres buat pulang. tapi kita masih sempet foto-foto loh… hehehe

 

ini nih foto-foto ngerandom kita di PVJ… :) :) :)

 

 

 

sumpah, ini gila mah.. kakak-kakak sama mas mas binaaaaalll

ini jugaaaa…..

apalagi ini…

hehehe, udah dulu ya… ngantuk nih.. nantikan postingan seanjutnyaa…..

Share
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>