Tips Mudah Mengatur Keuangan Pribadi Anda

Tips Mengatur Keuangan Pribadi

Jika gaji atau pendapatan kita sangat tinggi, katakanlah lebih dari 20 juta rupiah, tetapi hutang dan tagihan kita mencapai lebih dari 70% dari pendapatan kita, kita tidak dapat menabung atau berinvestasi, yang akan sangat menyedihkan.

Jika kita tidak mengelola keuangan pribadi kita dengan baik, tidak ada penghasilan yang dapat menjamin kebahagiaan hidup kita.

Jika Anda tidak mengelola keuangan dan pendapatan dan pengeluaran, bahkan orang kaya akan merasakan tekanan dan frustrasi.

Sebelum masalah keuangan menumpuk, yang terbaik adalah menyelesaikan hal-hal sederhana satu per satu, dan kemudian pindah ke tahap berikutnya.

#1 Memiliki Catatan Keuangan Pribadi

Catatan keuangan pribadi sangat berguna. Ini adalah langkah paling dasar yang perlu kita lakukan. Jika kita gagal melakukan langkah ini dengan baik, maka keuangan pribadi kita akan tetap kacau dan tidak tertata dengan baik.

Selain itu, kita bisa mengetahui pengeluaran yang bisa dikurangi atau ditambah sesuai kebutuhan.

Misalnya, jika kita memiliki tujuan finansial dalam 5 tahun ke depan untuk membeli rumah dengan KPR Rp 300 juta, maka kita bisa merencanakan dari sekarang untuk menghemat 30% dari uang muka minimum, yaitu Rp 90 juta dalam jangka waktu tertentu. jangka waktu.Sesuai dengan kemampuan finansial kita. .

Selain membeli rumah, tujuan finansial apa lagi yang bisa kita capai?

#2 Buat Anggaran Bulanan

Habiskan 40% pendapatan Anda untuk pengeluaran sehari-hari, seperti menggunakan tagihan bulanan untuk kebutuhan belanja sehari-hari.

Selanjutnya, jika Anda memiliki cicilan, gunakan 30% dari penghasilan Anda untuk membayar cicilan.

Anda dapat menggunakan 20% dari penghasilan Anda berikutnya untuk berinvestasi dan menabung untuk masa depan keuangan yang lebih baik.

Kemudian, 10% dari penghasilan Anda akan digunakan untuk donasi, seperti zakat atau zakat fitrah.

ini sangat sederhana?

#3 Atur Pengeluaran degan Bijak

Di sinilah seni mengelola keuangan pribadi masuk. Setiap orang pasti memiliki strateginya masing-masing, termasuk Anda bukan?

Perhatikan Bagan Keuangan Keuangan Saya di bawah ini!

Dari gambar di atas, kita dapat melihat bahwa biaya pertama yang harus kita bayar adalah pajak atau potongan.

Biasanya bagi pekerja atau karyawan, pajak ini otomatis dipotong dari gaji bulanan, sehingga kita bisa menerima gaji bersih yang dipotong dari biaya pajak.

Selain itu, pemotongan jaminan sosial bagi pekerja seperti BPJS Ketenagakerjaan juga telah dibayarkan secara otomatis.

Pengeluaran selanjutnya yang perlu diwaspadai dalam pengelolaan keuangan pribadi adalah sumbangan seperti zakat atau zakat fitrah, ini merupakan pengeluaran ibadah yang wajib ditanggung oleh umatnya.

Biasanya 5% sampai 10% dari pendapatan.

Mengandalkan simpanan bank saja tidak cukup, karena rata-rata bunga tahunan yang diterima dan diskon administrasi bulanan saat ini cukup besar, apalagi ketika tingkat inflasi meningkat dari tahun ke tahun, tidak ada bandingannya.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berinvestasi melalui berbagai alat investasi yang sangat menguntungkan untuk membuat pencetak keuangan pribadi untuk mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik.

kami kutip dari situs rtvassen.com, ternyata Dari tabungan investasi ini kita juga bisa menambah penghasilan dengan membangun bisnis dari hasil investasi yang kita terima.

Dengan cara ini, kita akan meningkatkan aliran pendapatan fiskal, bukan?

#4 Buat Dana Darurat dari Tabungan Investasi

Dana darurat merupakan dana yang sangat penting, digunakan untuk memprediksi keadaan darurat atau emergency, agar tidak mempengaruhi keadaan keuangan kita.

Banyak kejadian atau bencana yang tidak bisa kita prediksi, sehingga kita membutuhkan dana darurat.

Jadi, di mana kita bisa mengumpulkan dana darurat? Tahukah Anda bahwa kita bisa mengumpulkan dana darurat dari dana tabungan investasi?

Sudah tahu berapa dana darurat yang harus Anda siapkan?

Umumnya, bagi yang lajang atau belum menikah, Anda perlu mengumpulkan 6 kali total pengeluaran setiap bulannya.

Berbeda dengan orang yang sudah menikah tetapi tidak memiliki tanggungan anak.

Bagi keluarga yang sudah memiliki anak tanggungan, mereka perlu membebankan dana darurat sebesar 12 kali total pengeluaran bulanan.

#5 Miliki Asuransi Kesehatan & Jiwa

Masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat dan pentingnya memiliki asuransi.

Mereka merasa rugi karena selama ini sudah membayar asuransi, tetapi tidak pernah mendapat manfaat.

Kita tidak tahu kapan akan turun hujan, tapi kita harus siap dan waspada, bukan?

Inilah pentingnya asuransi kesehatan dan jiwa yang perlu kita miliki!

Ada banyak manfaat memiliki asuransi, antara lain:

Premi asuransi yang kita bayarkan dapat membayar untuk pengobatan atau perawatan.

Premi asuransi yang kita bayarkan dapat melindungi aset dan mencegah hilangnya aset dan utang.

Premi asuransi yang kami bayarkan dapat menggantikan cicilan dan hutang

Menambah dana yang dibutuhkan keluarga.

Dapat fokus pada pengobatan

#6 Bayar Utang atau Cicilan

Jika Anda memiliki hutang atau cicilan, harap diprioritaskan terlebih dahulu agar bisa melunasinya satu per satu.

Untuk mendapatkan saran dan solusi jitu agar terbebas dari hutang yang mengikat Anda dan membuat Anda sulit tidur, segera hubungi konsultan perencanaan keuangan terpercaya Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *