Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Akses KSEI

apa itu akses ksei

Bagaimana jika pialang saham ditutup, dibubarkan atau dicabut oleh OJK? Apakah saham dan dana klien aman? Inilah peran KSEI. Akses KSEI harus kita pahami.

Baru-baru ini, saya membaca rumor tentang kegagalan pialang saham. Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak, itu hanya rumor.

Namun, yang membuat saya tercengang adalah bagaimana nasib klien jika broker tersebut benar-benar berhenti beroperasi.

Saya ingin tahu apa yang akan terjadi pada kliennya jika pialang saham ditutup atau ditangguhkan dan tidak dapat beroperasi.

Apakah saham dan dana klien yang masih ada di broker akan hilang?

Ini menjadi perhatian saya sebagai investor saham.

Melalui riset dan bacaan, saya menemukan sebuah lembaga pasar modal bernama KSEI. Fakta membuktikan bahwa ia berperan sangat penting dalam perlindungan konsumen di pasar modal.

Apa itu KSEI dan bagaimana cara kerjanya?

KSEI

Lembaga ini diberi wewenang oleh Undang-undang No. 8 tentang Pasar Modal Tahun 1995 untuk menyelenggarakan jasa penitipan sentral dan penyelesaian transaksi efek secara tertib, adil dan efisien.

Menurut Undang-Undang Pasar Modal tahun 1992, “Kustodian adalah pihak yang memberikan penitipan dan jasa lainnya atas efek dan aset terkait efek lainnya, termasuk menerima dividen, bunga dan hak-hak lainnya, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening, pelanggan dari ……”

Sebagai kustodian, tugas KSEI adalah menyimpan saham-saham milik investor yang melakukan perdagangan di Bursa Efek Indonesia.

Oleh karena itu, ketika investor membeli saham, saham tersebut disimpan di KSEI sebagai kustodian sentral, dan kemudian ketika saham dijual, saham tersebut ditarik dari KSEI.

Tata Kelola Transaksi Saham

Untuk memahami perlindungan nasabah dalam perdagangan saham, kita perlu memahami peraturan dan tata kelola OJK (dahulu Bapepam) yang mengatur perdagangan saham, terutama ketika pialang atau pialang efek terlibat dalam perdagangan efek.

Dalam peraturan OJK atau Bapepam disebut surat berharga, bukan saham, karena surat berharga tidak hanya mencakup saham, tetapi juga instrumen lainnya. Ketika datang ke sekuritas, ini berarti termasuk saham.

Pialang saham secara hukum disebut pialang saham (PPE).

Poin ini saya jelaskan agar Anda tidak bingung, karena bahasa dan peraturan hukum biasanya berbeda dengan terminologi sehari-hari yang digunakan di pasar saham, meskipun esensinya sama.

Berikut poin-poin pokok dari peraturan OJK yang mengatur tentang pemberian jasa pialang saham kepada nasabah dalam perdagangan saham:

Buka Rekening Efek

Pialang harus menandatangani kontrak pembukaan rekening efek dengan klien. Sebelum membuka rekening efek atas nama nasabah yang bersangkutan, tidak diperkenankan melakukan transaksi saham efek untuk nasabah tersebut.

Oleh karena itu, untuk dapat membeli dan menjual saham, nasabah harus membuka rekening di broker yang ditandai dengan kontrak antara nasabah dan broker.

Sub-Rekening dan RDN

Dengan pembukaan rekening efek, seorang perantara atau perantara efek perlu membuka sub rekening efek pada kustodian (KSEI) dan membuka rekening dana (RDN) untuk setiap nasabah di bank atas nama nasabah.

Pialang juga perlu menerbitkan nomor identifikasi nasabah tunggal (Single Investor Identification Number) kepada KSEI.

Dana Nasabah

Dana yang dimiliki nasabah harus disetorkan ke rekening bank masing-masing nasabah secara terpisah atas nama nasabah.

Fungsinya di sini adalah RDN-rekening dana nasabah-setiap nasabah harus punya, semua dana yang terkait dengan transaksi ditransfer melalui rekening ini.

Harus mewakili klien dan bukan broker.

Saham Milik Nasabah

Di sinilah peran KSEI, setiap nasabah memiliki sub rekening di kustodian yang menyetorkan saham atas nama nasabah, dan harus dipisahkan dari rekening lain, termasuk pialang dan nasabah lainnya.

KSEI wajib memberikan hak akses kepada nasabah untuk dapat melihat lokasi dan perubahan saham nasabah di setiap sekuritas setiap saat.

Sub-Rekening KSEI

Ketika nasabah datang ke rekening efek dan saham untuk membuka transaksi perdagangan saham, salah satunya membuka sub rekening efek di KSEI.

Pihak Efek yang bertanggung jawab membukakan sub rekening di KSEI bagi nasabah tersebut di atas, dengan tanda tangan rekening tersebut untuk memberikan SID-Single Investor Identity (SID) kepada investor KSEI.

Disebut “sub” karena rekening investor di KSEI merupakan bagian dari rekening efek.

Nasabah memiliki rekening efek, dan proses penyelesaian jual beli saham dilakukan melalui pembukuan antar rekening KSEI melalui Central Depository and Bookkeeping Settlement System (C-BEST).

Bagaimana investor memantau status dan perubahan efek KSEI?

AkSes KSEI

Kami kutip dari situs rtvassen.com, KSEI telah membuat sistem yang disebut “AKSes” dimana nasabah AKSes dapat memantau lokasi dan perubahan efek yang disimpan di sub rekening efek KSEI.

Dengan membuka sub rekening efek yang dapat dipantau langsung oleh investor, maka tercipta kepercayaan dan keamanan bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *