Cara Mudah Menulis Artikel SEO Friendly

Saat menulis artikel, semua orang ingin artikelnya muncul di halaman pertama Google. Sama denganmu. Bukankah begitu?

Namun, Anda sendiri merasa kesulitan. Ini hampir tidak mungkin. Selain itu, 4,4 juta posting blog baru diterbitkan setiap hari.

jadi apa yang harus aku lakukan? Bisakah kamu menyerah?

Tenang, dalam artikel ini, Anda akan mendapatkan 10 cara menulis artikel yang SEO friendly. penasaran? Mari kita lihat lebih banyak!

10 Cara Terbaik untuk Menulis Artikel SEO

Ketahui Karakteristik Calon Pembaca

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami karakteristik calon pembaca.

Misalnya, setelah penelitian, Anda menemukan bahwa sebagian besar karakteristik calon pembaca adalah pelajar, berusia 19-25 tahun, dan tertarik pada wisata kuliner.

Baca Juga : Jasa Penulis Artikel Seo

Dengan informasi ini, Anda dapat membuat konten acak dan mengusulkan topik yang terkait dengan rekomendasi wisata kuliner.

Riset Keyword

Ingin tahu kata kunci apa yang sering dimasukkan oleh calon pengunjung artikel Anda? Caranya mudah, cukup lakukan riset kata kunci.

Kemudian, Anda akan menemukan kata kunci yang biasanya ditulis untuk topik tersebut.

Berdasarkan hasil pencarian, Anda tahu bahwa volume pencarian untuk “Wisata Kuliner Sabaya” dan “Wisata Kuliner Malang” cukup tinggi. Oleh karena itu, Anda dapat membuat konten dengan topik yang terkait dengan kata kunci tersebut.

Gunakan Judul yang Menarik

Judul adalah hal pertama yang dilihat orang di hasil pencarian Google.

Jika artikel Anda masuk halaman pertama Google, itu akan sangat disayangkan. Eh, tapi tidak ada yang mengklik.

Misalnya, Anda dihadapkan pada dua artikel dengan judul berikut:

“Cara mengusir nyamuk di rumah”

Ya, jelas artikel kedua terlihat lebih menarik.

Nah, cara paling mudah untuk membuat headline yang menarik adalah dengan menyebutkan manfaat artikel tersebut.

Menambahkan Subheading

Eits, jangan sampai terluka dulu. Sebaliknya, Anda harus mengembangkan strategi agar meskipun pembaca hanya melihat sekilas artikel Anda, mereka tetap bisa memahami artikel Anda.

Cara termudah adalah dengan menggunakan subtitle.

Dengan demikian, pembaca dapat mengetahui poin-poin utama yang ingin disampaikan dalam konten. Semakin mudah untuk memahami konten, semakin besar kemungkinan pembaca untuk mendengar akhir cerita.

Tulis Paragraf yang Lebih Singkat

Secara logika, lebih mudah bagi pembaca untuk fokus menulis dengan kalimat yang lebih sedikit.

Bagaimana dengan paragraf yang panjangnya 4 atau 5 baris?

Jadi berapa banyak kata yang harus dimasukkan dalam sebuah paragraf?

Gunakan Format Tulisan yang Mudah Dibaca

Sekalipun konten Anda bagus, pengunjung tetap akan lari jika kontennya sulit dibaca.

Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa format tulisan yang Anda gunakan mudah dibaca.

o Jenis font-Verdana, Arial atau Comic Sans.

o Ukuran font-14 hingga 22px

Dengan menggunakan format penulisan yang benar, pembaca akan lebih mudah memahami konten Anda.

Gunakan Keyword LSI

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Google dapat membedakan antara Malang (kemiskinan) dan Malang (kota)?

Ya, keduanya memiliki konteks yang berbeda. Tapi itu sama, kan?

Nah, dalam hal ini Google mengandalkan LSI atau latent semantic indexing. Fungsi ini dapat mendeteksi kata-kata yang berhubungan dengan topik utama.

Misalnya, untuk konten di mana subjeknya tidak beruntung, itu akan ditautkan ke konten yang berisi kata-kata seperti “takdir”, “cerita”, dan “perasaan”.

Intinya, pastikan Anda menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan subjek utama Anda. Oleh karena itu, konten Anda terlihat lebih relevan dengan topik utama.

Untuk menemukan LSI dari berbagai topik, Anda dapat menggunakan alat seperti LSIGraph.

Gunakan Link Internal dan Eksternal

Saat membuat konten, pastikan untuk menyertakan dua jenis tautan, tautan internal dan tautan eksternal.

Apa perbedaan antara keduanya?

o Internal link-link dari website Anda. Fungsinya agar Google memahami struktur website Anda.

o Tautan-tautan eksternal dari luar situs web Anda. Jika Anda memposting tautan dari situs web tepercaya, reputasi situs web Anda juga akan meningkat.

Inilah sebabnya mengapa Anda perlu menginstal kedua jenis tautan ini. Tapi ingat, pastikan untuk tidak overlink.

Karena terlalu banyak link akan membuat pembaca tidak fokus pada konten. Selain itu, konten Anda akan tampak tidak teratur. Oleh karena itu, gunakan tautan ini hanya jika diperlukan.

Mengoptimasi Gambar

Sebagai pemanis konten, Anda bisa meletakkan gambar-gambar menarik di dalam konten.

Namun, Anda juga perlu memastikan bahwa gambar yang diinstal dioptimalkan. Ini kira-kira yang perlu Anda lakukan:

o Pastikan nama gambar terkait dengan subjek yang Anda potret.

o Sisipkan teks alternatif dalam gambar.

o Pastikan file gambar berukuran kecil.

Sekarang untuk mengurangi ukuran gambar, Anda dapat menggunakan alat seperti TinyPNG atau PicResize.

Sudah Siap Membuat Artikel yang SEO-Friendly?

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Pahami dulu karakteristik pembaca potensial, lalu lanjutkan riset kata kunci.

Setelah itu, Anda dapat mengoptimalkan artikel Anda dengan memberikan judul yang menarik, menggunakan format tulisan yang mudah dibaca dan mengoptimalkan gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *