Apa Saja Unsur Buku Fiksi dan Nonfiksi

Apakah kamu suka membaca buku? Jenis buku apa yang kamu suka baca? Buku teks atau novel roman? Apa pun jenis buku yang Anda suka baca, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan tulisan fiksi dan nonfiksi, bukan?

Ada unsur-unsur dalam kertas, dari sampul hingga isi buku. Dengan memahami unsur-unsur penyusun sebuah karya tulis, Anda dapat menentukan apakah buku yang Anda baca adalah fiksi atau nonfiksi, sehingga memudahkan dalam memahami informasi yang disajikan dalam buku tersebut.

Apa Itu Buku Fiksi dan Nonfiksi?

Kami kutip dari website ranahnetizen.com, Buku novel adalah buku tentang peristiwa yang tidak benar atau yang belum benar-benar terjadi. Bisa dibilang buku novel ini berisi cerita fiksi atau novel karya pengarang/penulis. Penulis mengajak pembaca untuk berpartisipasi dalam dunia imajinernya. Karena berasal dari imajinasi penulis, buku novel tidak bertanggung jawab atas isinya. Contoh buku novel antara lain dongeng, novel, puisi, cerpen, legenda, dan komik.

Sekarang setelah Anda tahu apa itu novel, mari kita bicara tentang buku non-fiksi sekarang. Oleh karena itu, isi buku nonfiksi harus diperhatikan sepenuhnya oleh penulisnya, dan isinya juga harus informatif.

Bahkan jika Anda menemukan sebuah buku berisi cerita sejarah dan didukung oleh data penelitian, sampai Anda memahami unsur-unsurnya, Anda tidak yakin apakah buku itu termasuk fiksi atau non-fiksi.

Unsur-unsur Buku Fiksi

Untuk memudahkan mendapatkan informasi dari genre novel, Anda juga harus memahami unsur-unsur penyusunnya. Menurut Anda apa itu? Yuk, kita simak!

Tentu saja elemen pertama berasal dari cover atau sampul buku. Di sini, Anda dapat menemukan berbagai informasi tentang isi buku, seperti judul, penulis, penerbit, tahun penerbitan, dan informasi lain yang pasti berguna bagi Anda. Secara umum, teks sampul buku nonfiksi relatif longgar, menggunakan gaya bahasa, bahkan bahasa yang tidak baku.

Sebagai contoh, Anda dapat melihatnya pada judul buku berikut:

  • Daun jatuh tidak membenci angin-Trerie.
  • DILAN: Dia adalah Dilan saya – Pidi Baiq tahun 1990.
  • Aroma Karsa – Dee Lestari.
  • Shanghai Girls: Sepasang gadis yang berjuang untuk menemukan kebahagiaan di tanah Amerika-Lisa See.

Pokok Bab Buku

Elemen berikutnya adalah subjek dari bab-bab buku. Apakah ini subjek dari bab buku? Di sini Anda akan menemukan informasi tentang pengenalan. Nah, dalam kata pengantar, biasanya penulis akan memberikan gambaran tentang isi buku dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Dalam tema bab-bab buku novel, pengantar dan surat terima kasih biasanya pendek dan metaforis.

Judul Bab dan Sub-bab

Dengan melihat daftar isi, Anda dapat melihat isi dari semua bab dan sub bab dalam buku ini. Oh, omong-omong, direktori tentu saja diatur dalam urutan, beberapa berisi halaman, dan beberapa tidak berisi halaman dalam direktori. Dengan daftar isi, Anda akan mendapatkan informasi lebih lanjut tentang isi buku ini, bukan?

Tema

Unsur ini sangat penting bagi proses novel. Tema adalah ide pokok dari karya tulis. Dari tema tersebut dapat digambarkan sebagai isi cerita yang dibangun dan dipelihara sesuai dengan tema.

Bahasa yang Digunakan

Guys, sebagian besar bahasa yang digunakan dalam novel dan buku menggunakan bahasa konotatif atau makna yang tidak benar. dan menarik. Oleh karena itu, utamakan gaya bahasa. Anda dapat menggunakan teknik retorika seperti personifikasi, metafora, dan melebih-lebihkan.

Misalnya, penggunaan figur antropomorfik (benda mati seperti manusia/kehidupan) dalam kalimat berikut:

Penyajian Alur Cerita

Ada alur maju, mundur dan pencampuran. Jika Anda ingin membentuk sebuah novel yang menghibur, Anda perlu menyajikan plot yang menarik.

Plot majunya ada jalan cerita, dan acaranya dimulai dari awal sampai akhir, jadi bersambung ya guys. Lalu ada plot terbalik, plot cerita dimulai dari akhir hingga awal. Aliran campuran merupakan gabungan dari aliran depan dan aliran belakang.

Unsur-unsur Buku Nonfiksi

Jadi, unsur buku nonfiksi sama dengan fiksi, kan? Agar tidak hanyut dalam rasa penasaran, sob, yuk kita simak unsur-unsur buku nonfiksi berikut ini!

Sampul Buku

Sampul atau sampul buku nonfiksi kurang lebih sama dengan buku fiksi. Anda akan menemukan informasi seperti judul buku, penulis, penerbit, tahun penerbitan, dan beberapa juga termasuk edisi buku. Pada sampul buku nonfiksi terdapat judul-judul dengan kata baku menurut KBBI.

Contoh judul nonfiksi yaitu :

  • Dasar-dasar Biokimia: Edisi Revisi-Anna Poedjiadi.
  • Seni bodoh-Mark Manson.
  • Catatan norak dari Belanda: Catatan perjalanan yang tak terlupakan di Belanda-Yuhendra.

Pokok Bab Buku

Selain pendahuluan, beberapa makalah menjelaskan latar belakang, tujuan dan manfaat menulis karya.

Judul Bab dan Sub-bab

Unsur selanjutnya hampir sama dengan buku novel, yaitu daftar isi disusun urut dengan halaman terlampir. Dengan cara ini, akan lebih mudah bagi Anda untuk menemukan bagian yang ingin Anda tuju.

Isi

Bagian selanjutnya yang menjelaskan unsur-unsur sebelumnya adalah isi buku. Ada pendahuluan, utama (isi) dan akhir di bagian isi.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Cara Menyajikan Isi

Teman-teman, Anda dapat mengidentifikasi bagian ini di daftar pustaka atau referensi. Melalui daftar pustaka, Anda dapat mengetahui dari mana penulis memperoleh sumber referensi tulisannya. Oleh karena itu, Anda juga dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang bahan referensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *