Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli

Pemasaran - Menurut Para Ahli, Konsep, Manajemen, Tujuan & Contoh

Definisi Pemasaran

Menurut para ahli, pemasaran memiliki definisi sebagai berikut:

Menurut Tjiptono (2016), “Pemasaran adalah kegiatan, institusi, dan proses menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan produk yang bernilai bagi klien, klien, mitra, dan publik”.

Menurut Abdullah dan Tantri (2012), “Pemasaran adalah sistem lengkap dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memenuhi permintaan konsumen saat ini dan calon konsumen”.

Baca Juga : Contoh Data Kualitatif

Menurut Kismono (2011), “Pemasaran adalah serangkaian kegiatan yang saling terkait yang dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan mengembangkan distribusi, promosi, penetapan harga, dan layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen pada tingkat keuntungan tertentu”.

Fungsi pemasaran

Fungsi pemasaran yang dikemukakan oleh Sudaryono (2016) adalah sebagai berikut:

  1. Fungsi pertukaran Melalui pemasaran, pembeli dapat membeli produk dari produsen. Dengan menukar mata uang dengan produk atau menukar produk dengan produk (barter) untuk digunakan sendiri atau untuk dijual kembali. Pertukaran adalah salah satu dari empat cara orang mendapatkan produk.
  2. Fungsi Logistik Logistik produk dilakukan dengan mengangkut dan menyimpan produk. Produk diangkut dari produsen ke konsumen yang membutuhkan melalui air, darat, dan udara. Penyimpanan produk mengutamakan pekerjaan menjaga persediaan produk agar tidak terjadi kekurangan pada saat dibutuhkan.
  3. Fungsi Perantara Untuk menyalurkan produk dari produsen ke konsumen dapat dilakukan melalui perantara pemasaran yang menghubungkan kegiatan pertukaran dengan logistik. Kegiatan fungsional intermediasi meliputi pengurangan risiko, pembiayaan, pencarian informasi, serta standarisasi dan klasifikasi produk.

Definisi Penjualan

Menurut para ahli, menjual memiliki beberapa arti:

Menurut Westwood (2006), “Menjual adalah konsep sederhana yang mencakup upaya membujuk pelanggan untuk membeli suatu produk. Upaya tersebut meliputi “pesanan hari ini”.

Menurut Sugiono etal., dalam Arifin (2008), “Pendapatan penjualan mengacu pada pendapatan yang dihasilkan oleh kegiatan perusahaan dan sering disebut dengan berbagai nama seperti penjualan, pendapatan jasa (beban), bunga, dividen, royalti dan sewa.”.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penjualan

Menurut Swastha (2009), faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas penjualan adalah:

Satu. Kondisi dan Kemampuan Penjual

Pada prinsipnya penjualan atau pengalihan hak milik komersial atas barang dan jasa melibatkan dua pihak, yaitu penjual sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua. Penjual harus mampu meyakinkan pembeli bahwa mereka dapat berhasil mencapai tujuan penjualan yang diharapkan konsumen. Penjual harus menyadari beberapa masalah penting dan terkait erat, yaitu:

  1. Jenis dan karakteristik produk yang ditawarkan
  2. Harga produk
  3. Syarat penjualan, seperti: pembayaran, pengiriman, layanan purna jual, garansi, dll.
  4. kondisi pasar

Pasar adalah sekelompok pembeli atau pihak-pihak yang kepadanya penjualan dilakukan, dan juga mempengaruhi kegiatan penjualan. Faktor kondisi pasar yang perlu dipertimbangkan adalah:

  1. Jenis pasar, apakah pasar konsumen, pasar industri, pasar penjual, pasar pemerintah atau pasar internasional
  2. Kelompok pembeli atau segmen pasar
  3. Daya beli
  4. Frekuensi pembelian
  5. Keinginan dan Kebutuhan
  6. modal

Jika barang yang dijual tidak diketahui pembeli, maka penjual terlebih dahulu harus memperkenalkan atau membawa barang tersebut ke lokasi pembeli. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan fasilitas dan layanan, seperti transportasi, tempat demonstrasi di dalam dan di luar perusahaan, upaya publisitas, dll. Ini hanya dapat dilakukan jika penjual memiliki modal dalam jumlah tertentu.

  1. Organisasi

Perusahaan Pada perusahaan besar, departemen penjualan dijalankan oleh para ahli di bidang penjualan. Hal ini berbeda dengan usaha kecil dimana bagian penjualan ditangani oleh orang-orang yang juga memiliki fungsi lain, karena jumlah pekerja yang lebih sedikit, sistem organisasi yang lebih sederhana, masalah yang mereka hadapi dan fasilitas yang mereka miliki juga ditangani oleh pimpinannya sendiri. , bukan kepada orang lain. orang lain.

  1. Faktor lain yang mempengaruhi penjualan antara lain iklan, pajangan, acara, dan pemberian hadiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *