Puisi Tentang Isra Miraj

 

3 Puisi Tentang Isra Mi'raj 2022 Singkat, Sebagai Pengingat Peristiwa Isra  Mi'raj Nabi Muhammad SAW - Kabar Lumajang

ISRA MI’RAJ Ayat Nabi Muhammad – Kali ini admin telah memposting contoh puisi isra miraj Nabi Muhammad, lihat di bawah ini.

 

 

Sumber : jurnalku.me

Isra Miraj

Pengarang : Ipan Parhan Anwari

 

malam berbintang

Dua puluh tujuh rajab malam itu

membawa cahaya melaluinya

Masjid Tanah Suci, Al-Aqsa, Surga Ketujuh

sebentar

begitu banyak rahmat

Tentang Sublime Protocol

tiang utama agama

Dia menjanjikan imbalan besar

dia tidak punya harapan

tidak ada yang dia inginkan

Hanya untuk membiarkan pencipta mengingatnya

Hanya untuk membuat hati mereka penuh dengan rasa syukur

Apakah begitu sulit untuk patuh?

Yarasulula, Yahabibara

kamu membawa cahaya tuhanmu

saat alam semesta gelap

kamu ringan

dalam kehidupan Jahilia

berikan kepercayaan

kamu seorang pemadam kebakaran

dalam kehancuran

Berdoalah, orang-orang!

Bayar zakatnya! !

Alhamdulillah, Alhamdulillah, Subhanallah, Wallahu akbar,

 

Perjalanan panutan kami dari masjid Tanah Suci ke masjid Al-Aqsha membawa tanggung jawab yang sangat berat dan hancur karena kehilangan orang-orang yang sangat ia cintai (istri dan paman).

Miraghi

Pada saat yang sama beberapa tahun yang lalu, di era yang sangat berbeda. Rasulullah SAW telah berhasil melaksanakan isra’ dan mi’raj.

 

Lihat berapa banyak cinta yang dia miliki untuk orang-orang yang mungkin, yang dia tahu sekarang hanya bisa membuatnya menangis.

Bagaimana kita bisa membayangkan kebesaran cintanya? Tidak ada yang bisa, tidak ada yang bisa…

Ia memohon 50 kali, memohon 45 kali, berubah menjadi 40 kali, berubah menjadi 35 kali, hingga akhirnya, lelahnya pengorbanan yang sembrono berubah menjadi 5 kali.

 

Untuk siapa? !

untuk rakyatnya! Kita semua adalah temanku! !

tapi apa? ! Apa? !

bertanya pada diri sendiri. Bagaimana Anda dapat menanggapi contoh kita? Hanya 5 kali Anda masih tidak.

 

ya ampun, aku malu…

Om saya tersanjung…

Saya tidak peduli dengan pejuang Islam.

Wahai Rasul, Engkau telah memberikan hidayah, tetapi mata, hati, dan pikiran kami buta terhadap hal-hal ini.

Kami orang muda bersenang-senang.

Kami adalah generasi muda yang bangga dengan perzinahan.

Kami adalah generasi muda yang merasa senang melanggar agama.

Astafilula…

 

Apakah ini dunia yang membutakan kita dari dunia fana?

Saya salah satu dari 10.000 orang, mungkin lebih, yang tidak akan siap jika saya segera mati.

Rasul Allah, aku pengikutmu. Aku milikmu.

Tapi aku tidak bisa melakukan tugasmu.

Saya berdoa lima kali sehari tanpa takut musuh siap menikam saya dengan pedang. Ya Allah, aku berdoa dalam diam, tapi hatiku tidak akan pernah tenang, karena dosaku membuatku malu untuk menghadap-Mu. dengan rasul-rasulmu.

Allah, aku adalah orang kecil di matamu. Ya Allah, tidak ada yang menandingi kebesaran-Mu yang memenuhi dan melampaui seluruh alam semesta. Ya Allah, aku adalah manusia kecil yang penuh dosa, penuh dosa.

Saudara-saudara, marilah kita bersyukur. Utusan Allah, Nabi Muhammad S.A.W. mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Diutus dengan sengaja untuk membimbing kita ke surga. Terakhir berdiri bersama.

Mari kita ubah kegelapan hitam menjadi cahaya putih terang bersama. Temui masa depan dengan dukungan Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *