Tips Menjawab Kelemahan Diri Saat Wawancara Kerja

Momen paling seru saat melakukan rangkaian tes kerja adalah wawancara. Satu kalimat bisa berakibat fatal bagi masa depan Anda. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda untuk wawancara kerja sebaik mungkin. Jawab pertanyaan seprofesional mungkin.

Biasanya dalam wawancara, kita akan ditanya tentang kelebihannya. Keuntungannya mudah dikatakan. Namun, tidak jarang pewawancara menanyakan kekurangan kita. Nah, bagaimana Anda menjawab pertanyaan pewawancara agar tetap menarik dan terlihat pintar?

Tidak perlu mengeluh tentang kelemahan pribadi

Kejujuran itu penting, tetapi tidak perlu membicarakan kelemahan pribadi Anda. Misalnya, tidak perlu dikatakan bahwa teman kecil Feimella itu keras kepala. Hanya perlu menjelaskan kelemahan-kelemahan yang terkait dengan pekerjaan yang dilamar.

Kami lansir dari web www.lokertangerang.com, Mengungkap kelemahan terkait pekerjaan bisa menjadi senjata untuk melihat kelebihan Anda. Hal ini akan meninggalkan kesan yang unik dan berbeda pendapat pada pewawancara.

Ceritakan kelemahan yang berhasil diperbaiki

Sebutkan kelemahan-kelemahan yang telah kamu perbaiki. Jelaskan kelemahan Anda dan beri tahu Anda bagaimana mencoba mengatasinya. Ini akan menarik perhatian pewawancara untuk melihat bagaimana Anda mencoba memecahkan masalah. Tentu hal ini menjadi nilai plus bagi Anda di mata pewawancara.

Selain dua poin di atas, poin terpenting saat mengungkap kelemahan Anda adalah jangan pernah menyalahkan orang lain. Jangan pernah berpikir bahwa kelemahan Anda disebabkan oleh orang lain. Pastikan bahwa apa yang terjadi pada Anda sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Nah, keterampilan wawancara di atas yang perlu sobat Fimela ketahui. Saya harap informasi ini bermanfaat.

 

4 Hal yang Membuatmu Betah di Kantor

Setiap perusahaan atau tempat kerja memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Kebijakan tersebut juga akan mempengaruhi kinerja pegawainya. Banyak perusahaan yang menemui perusahaan yang ingin mendapatkan keuntungan tetapi tidak mempedulikan karyawannya. Hal ini membuat karyawan merasa tidak nyaman tinggal di tempat kerja.

Kami kutip dari situs lokertangerang.com, Setiap karyawan pasti memiliki perasaan tersendiri terhadap kebijakan kantor. Ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang merasa lebih nyaman di kantor. Lantas, faktor apa saja yang membuat seseorang betah di tempat kerja? Berikut adalah beberapa alasan mengapa beberapa orang merasa diterima di tempat kerja.

Dukung bos

Bekerja di perusahaan yang didukung oleh atasan akan membuat karyawan betah. Sebagian besar karyawan pernah mengalami hal ini, apalagi jika perusahaan tersebut bergerak di bidang kreatif. Atasan menghargai hasil kerja bawahan dan mendorong mereka untuk terus berkembang. Hal ini dapat mendorong bawahan untuk berusaha lebih baik dan terlibat aktif dalam pekerjaan mereka.

Jam kerja fleksibel

Beberapa perusahaan menawarkan jam kerja yang fleksibel. Hal ini akan menarik karyawan untuk bekerja sesuai dengan jam kerjanya. Sehingga juga akan menghasilkan pekerjaan yang baik. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang lebih mau bekerja untuk perusahaan.

Rekan yang menarik

Saat bekerja di sebuah perusahaan, tentunya Anda akan bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Hal ini membuat kita semakin menghargai satu sama lain dan membangun harmoni bersama. Bukankah menyenangkan bisa bekerja dengan orang-orang yang bisa membuat Anda bahagia? Jika Anda senang, tentu akan mempengaruhi pekerjaan Anda, bukan?

Fasilitas menarik

Perusahaan bertanggung jawab untuk menyediakan fasilitas bagi karyawannya. Fasilitas tersebut tentunya dapat menunjang kinerja pegawai. Beberapa perusahaan menerapkan sistem aktivitas mingguan sebagai sarana untuk menghilangkan kejenuhan. Misalnya Harian Olahraga dan Harian Sosial dilakukan oleh seluruh karyawan.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Nah, itulah beberapa alasan yang bikin kamu betah di kantor. Atau mungkin ada faktor lain yang membuat Sahabat Fimela betah berada di kantor Anda? Tetap semangat mengejar karir.