Cara Mengurangi Rasa Gatal Pada Anak

Saat anak Anda terkena penyakit cacar, satu hal yang bisa sangat menyiksa adalah rasa gatal yang disebabkan oleh bintil-bintil di kulit. Justru saat digaruk, rasa gatal akan semakin terasa, bahkan menyebabkan luka semakin melebar. Karena itu, cara paling aman adalah mengurangi rasa gatal.

Soalnya kalau digaruk, selain menimbulkan luka dan bekas luka, cacar juga akan menyebar ke bagian lain. Untuk tujuan ini, silakan gunakan 10 metode berikut untuk membantu anak Anda mengurangi gatal cacar air.

Berikut beberapa cara untuk mengurangi rasa gatal akibat cacar air pada anak.

 

  1. Menepuk bagian yang gatal

Saat luka nodular mulai mengering, biasanya Anda akan merasakan gatal-gatal saat terkena cacar air. Pada saat itu, gatalnya tak tertahankan, dan si kecil pasti akan menggaruk. Untuk mengurangi rasa gatal, Anda bisa berbicara dengannya sambil menepuk-nepuk tempat gatalnya, agar perhatian anak Anda pada rasa gatal bisa teralihkan. Untuk amannya, sebaiknya Anda juga memotong kuku anak Anda agar saat Anda tidak sengaja menggaruknya, kulitnya tidak akan melepuh dan sakit.

  1. Kompres dengan air dingin

Kami lansir dari situs website kamusmama.id, Cara ini biasanya efektif untuk mengurangi rasa gatal pada kulit bayi. Meremas kulit dengan air dingin dapat mengurangi rasa gatal. Sensasi dingin airnya akan mendinginkan kulit. Cara ini sangat efektif untuk menenangkan anak yang tersiksa oleh rasa gatal. Sebaiknya tidak menggunakan kompres saat merawat luka dengan salep atau krim, karena dapat menghilangkan efek obat. Atur waktu kompresi, jangan terlalu sering, agar luka bisa cepat kering.

  1. Mandi dengan sabun berbahan sulfur

Sulfur adalah nama lain dari belerang dan dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit kulit. Untuk anak cacar yang sudah memasuki masa penyembuhan bisa mandi dengan sabun belerang ini. Atau jika ragu, Anda bisa bertanya kepada dokter merek sabun apa yang cocok untuk anak penderita cacar.

  1. Menggunakan jagung sebagai obat tradisional

Cara paling efektif untuk mengobati gatal adalah dengan meminum obat dari dokter dan menggunakan obat topikal. Obat topikal biasanya berbentuk emulsi, krim dan gel. Sebaiknya pilih obat topikal yang direkomendasikan oleh dokter untuk memastikan keamanan kulit balita Anda.

Jika Anda lebih menyukai bahan-bahan alami, Anda bisa mencoba jagung untuk mengobati gatal-gatal pada bayi Anda. Caranya adalah dengan menyiapkan jagung muda. Setelah dikupas, Anda bisa menggiling jagung dan memasukkannya ke dalam wadah. Jagung giling bisa dioleskan pada kulit anak yang gatal.

  1. Tidak terpapar matahari secara langsung

Ketika anak terkena cacar, jangan biarkan dia bermain di luar sampai dia sembuh. Selain menulari orang lain, jika terkena sinar matahari langsung, rasa gatal di tubuh akan semakin parah. Usahakan untuk menghindari keringat dan banyak berolahraga untuk si kecil. Karena jika anak selalu berkeringat, proses pengeringan luka akan memakan waktu lebih lama. Jika anak Anda bosan, silakan ajak dia bermain bersama atau menonton kartun favoritnya “Ibu”.

  1. Kenakan pakaian yang longgar

Saat sariawan mulai muncul hari itu, sebaiknya pilih pakaian yang longgar untuk anak Anda. Selain longgar, pakaian berbahan katun yang lembut dan menyerap keringat juga diperlukan. Bayi Anda akan lebih nyaman mengenakan pakaian yang longgar karena sirkulasi udara di dalam tubuhnya lebih lancar. Luka yang mulai mengering akan terasa lebih gatal saat menggosok pakaian. Satu hal lagi adalah menghindari pakaian yang menggunakan bahan karet dan termal.

  1. Hindari makanan yang memicu rasa gatal

Saat gatal karena cacar, pilihan makanan anak Anda juga harus diperhatikan. Berikan makanan yang tidak menyebabkan gatal, seperti makanan berminyak, makanan yang mengandung susu, seafood, dan tepung. Untuk mempercepat penyembuhan, makan lebih banyak buah dan sayuran dan minum banyak air.

  1. Minum Obat dengan Kandungan Antihistamin

Obat yang mengandung antihistamin memang bisa dengan mudah dibeli di apotek terdekat, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

  1. Oleskan Lotion Calamine

Losion kalamin juga dapat membantu bekas luka cacar air lebih cepat kering. Jangan lupa ibu hanya mengoleskan lotion pada bagian tubuh yang gatal. Tapi ingat, lotion kalamin tidak cocok digunakan di sekitar mata. Bahkan jika daerah tersebut gatal.

  1. Mandi menggunakan air oatmeal

Air oatmeal dipercaya dapat meredakan rasa gatal akibat cacar air. Anda cukup menggiling oatmeal mereka sampai menjadi seperti pasir lembut. Setelah itu, ambil secangkir besar tepung oatmeal dan masukkan ke dalam kantong kain tipis atau kantong teh/bumbu.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Kemudian siapkan air hangat untuk memandikan bayi, rendam sekantong oatmeal selama 20 menit hingga sari oatmeal tercampur dengan air. Setelah itu, aduk air hingga warnanya menjadi putih keruh.

 

Rekomendasi Minyak Ikan untuk Anak

Terkadang, meski minyak ikan sudah dicampur dengan berbagai rasa, minyak ikan tetap memiliki bau amis dan rasa berminyak saat dimakan, sehingga anak-anak sering menolak untuk memakannya.

Jenis minyak ikan apa yang disukai anak Anda dan memberikan banyak manfaat untuk perkembangan otak dan kesehatan jantung sebelum ia mencapai usia dewasa? Berikut ini rekomendasi minyak ikan untuk anak tanpa bau amis.

Manfaat Minyak Ikan untuk Anak

Minyak ikan mengandung banyak omega 3, yang dapat meningkatkan perkembangan otak, sehingga anak menjadi lebih pintar dan lebih mudah berkonsentrasi saat belajar. Padahal, jika ibu hamil mengonsumsi minyak ikan, minyak ikan ini akan membantu pembentukan otak janin selama dalam kandungan. Minyak ikan juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak. Selain itu, minyak ikan dapat menjaga kesehatan jantungnya hingga ia dewasa.

Padahal, jika anak memiliki nutrisi omega-3 yang cukup, ibu tidak perlu memberikan suplemen minyak ikan. Omega 3 berlimpah dalam ikan laut, minyak zaitun, telur dan susu, tetapi biasanya sangat rendah. Untuk memenuhi kebutuhan gizi, anak-anak perlu suplemen minyak ikan. Harap diingat bahwa suplemen hanyalah suplemen nutrisi, jadi cobalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka melalui makanan padat yang Anda berikan setiap hari.

Porsi minyak ikan yang tepat untuk anak

Suplemen minyak ikan bisa dimulai saat anak Anda berusia 1 tahun. Untuk bayi, melalui menyusui, ibu mengkonsumsinya di sana, dan kemudian anak mendapat nutrisi dari ASI.

  1. Nutrimax Kidz

Suplemen untuk anak-anak ini juga mengandung EPA Min. 40%, DHA 20% dan asam lemak Omega 3 (ALA) lainnya adalah yang terendah. 10%.

Suplemen ini dirancang untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak, mata, serta tubuh dan pikiran, serta bebas dari berbagai polutan seperti merkuri (logam berat), dioksin, dan PCB (turunan sianida).

Nutrimax Kidz Omega 3 kaya akan minyak atsiri lemon alami, tanpa bau amis, anak-anak pasti menyukainya.

  1. Nordic Naturals

Mengapa anak-anak menyukai DHA Anak Nordic Naturals? Karena suplemen minyak ikan berbentuk gel lembut ini memiliki aroma strawberry yang disukai anak-anak. Aroma buah yang segar menghilangkan bau minyak ikan.

Mengkonsumsi Nordic Naturals Children’s DHA secara teratur setiap hari akan membantu menjaga kesehatan otak dan tubuh Anda. Selain itu, suplemen ini juga mengandung vitamin A dan vitamin D. Vitamin A dapat membantu menjaga kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi bakteri dan virus, serta menjaga mood. Kandungan vitamin D bermanfaat untuk kesehatan tulang dan jantung serta pembuluh darah sejak kecil.

Terbuat dari ikan cod liar yang belum tercemar limbah laut (logam berat) untuk memaksimalkan nutrisi. Suplemen dibuat dengan cara non-GMO untuk menjaga integritas nutrisi dan memenuhi standar farmasi internasional.

  1. Healthy Care Fish Oil

Healthy Care Fish Oil Omega 3 memberikan dukungan terbaik untuk tekanan darah dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada orang dewasa. Untuk anak-anak juga perlu menjaga kesehatan jantung sejak dini.

  1. Scape Wellbeing Kids

Perusahaan mengklaim bahwa sumber utama produk tersebut adalah ikan laut dalam, yang dikenal sangat kaya akan omega-2.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Cocok untuk anak di atas 3 tahun, produk dapat dikunyah dengan atau tanpa makanan. Selain membantu perkembangan otak, minyak ikan juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan fungsi saraf, jantung dan pembuluh darah. Semua ini karena konsumsi minyak ikan secara teratur dapat menyeimbangkan kolesterol darah. Scape juga mengungkapkan bahwa produk tersebut dapat meningkatkan fungsi retina mata.

  1. ChildLife Pure DHA

Jika minyak ikan biasanya berbentuk cair, soft gel dan kapsul sehingga menyulitkan anak untuk makan, maka keunggulan ChildLife dari produk ini adalah dapat dikunyah langsung, dengan rasa strawberry.

Bahan-bahan yang digunakan semuanya alami dan berkualitas tinggi. Tidak mengandung gluten, kasein, alkohol, produk susu, telur, gandum, ragi atau jagung.

 

Untuk keamanan, produk asal Amerika Serikat ini juga telah lulus uji standar internasional dan dinyatakan bebas dari logam, merkuri, dan racun lainnya. Meski memiliki rasa strawberry, produk ini tidak menggunakan pewarna, perasa atau pemanis buatan, sehingga aman dikonsumsi setiap hari.

Sumber : https://kamusmama.id/

Rekomendasi Obat Tetes Mata

Lingkungan yang kotor juga dapat mempengaruhi anak. Anak Anda bisa merasakan keluhan di matanya. Jika sudah begini, sebaiknya segera mengandalkan obat tetes mata anak.

 

Pasalnya, mata merupakan organ yang sangat sensitif, terutama bagi anak-anak. Anda harus memilih obat tetes mata yang aman digunakan anak-anak. Baiklah, lebih aman untuk berkonsultasi dengan dokter mata anak Anda.

 

Penyebab Iritasi Mata pada Anak-anak

Seperti halnya orang dewasa, mata merah pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal.

  1. Virus

Masalah ini dapat menyebabkan gatal, nyeri, air mengalir dan kemerahan. Mata merah juga bisa menyebabkan keluarnya cairan dari mata. Jika anak Anda memiliki infeksi virus di matanya, biasanya disertai dengan flu, pilek, dan demam.

  1. Bakteri

Anda harus tahu kapan bayi Anda mengeluarkan cairan berwarna kuning atau hijau. Ini adalah tanda bahwa mata anak Anda terinfeksi bakteri. Kotoran ini bisa membuat anak sulit membuka mata.

  1. Alergi

Inilah yang paling sering terjadi. Karena debu dan kotoran, mata anak Anda akan menjadi gatal dan gatal. Kebiasaan mengucek mata juga bisa menjadi penyebabnya. Jika alergi semakin parah, hidung anak juga akan berair.

Rekomendasi Obat Tetes Mata Anak

Sebagai tindakan pertolongan pertama untuk iritasi mata anak Anda, Anda harus memiliki obat di rumah. Anda bisa memilih salah satu rekomendasi obat tetes mata yang aman untuk anak-anak :

  1. Visine Tears

Dilansir dari situs kamusmama.id, Obat tetes mata ini mengandung bahan yang mirip dengan air mata manusia. Penggunaan obat ini jelas aman untuk anak-anak. Untuk anak-anak, penggunaannya dibatasi hingga 3-4 tetes per hari.

 

  1. Matafres

Bisa dibilang Matafres adalah obat yang paling aman untuk semua orang, termasuk anak-anak Anda. Obat ini tidak menggunakan bahan pengawet, dan tentunya tidak memiliki efek samping pada mata kecil Anda.

Berkat kemasannya yang ringkas dan praktis, Anda juga dapat membawanya dengan mudah.

  1. Lion Smile

Untuk mencari obat tetes mata berkualitas tinggi, Anda bisa memilih Lion Smile for Children. Lion

  1. Erlamycetin

Untuk anak-anak yang memiliki masalah mata karena infeksi bakteri, eramicin adalah solusinya. Tetes mata ini mengandung kloramfenikol, zat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Obat jenis ini sangat ampuh. Penggunaannya memerlukan resep dokter. Jika anak Anda hanya memiliki alergi umum, Anda juga tidak boleh minum obat ini.

  1. Tarivid

Obat tetes mata ini juga merupakan antibiotik untuk mengobati infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri. Tarivid umumnya digunakan untuk mengobati blepharitis, dakriosistitis, konjungtivitis, meibomitis, keratitis, dan ulkus kornea.

Meski obat ini aman, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Penggunaan Tarivid jangka panjang juga tidak dianjurkan. Efek samping obat ini adalah mata akan perih dan menangis.

  1. Cendo Cenfresh

Tetes mata kecil dan bisa dibawa kemana-mana. Cendo Cenfresh dapat meredakan iritasi dan mata kering. Isinya juga aman digunakan di mata anak-anak.

Jika Cendo Cenfresh dapat digunakan hingga 6 kali pada orang dewasa, maka dianjurkan untuk anak-anak menggunakan setengah dosis saja. Obat ini mudah didapatkan di apotek dengan harga yang terjangkau.

  1. Insto Regular

Obat tetes mata Insto juga sangat populer di masyarakat Indonesia karena sudah ada sejak lama. Obat ini mengandung hidroksipropil metilselulosa dan benzalkonium klorida, yang dapat meredakan iritasi mata.

Bisa juga digunakan untuk orang yang memiliki mata kering karena terlalu lama menonton gadget atau layar TV.

Itulah beberapa saran obat tetes mata yang aman untuk anak. Lebih baik lagi, Anda harus terlebih dahulu membersihkan rumah dan AC Anda secara teratur untuk menjaga kualitas udara. Hilangkan juga kebiasaan menggosok mata bayi Anda. Ketekunan juga memberikan makanan yang baik untuk kesehatan mata, lumayan!

Cara Menggunakan Obat Tetes Mata Anak

  1. Pastikan tangan bersih

Sebelum memberikan obat tetes mata pada anak, pastikan untuk mencuci tangan dengan bersih. Hal ini sangat penting untuk menghindari berpindahnya bakteri dari tangan ke mata anak atau sebaliknya.

  1. Buat anak fokus dan rileks

Artinya, obat tetes mata tidak akan membahayakan mata, tetapi akan memburamkan mata untuk jangka waktu tertentu setelah menetes. Kemudian dijelaskan bahwa mata akan menjadi lebih nyaman dan segera sembuh.

 

Dengan cara ini anak tidak akan merasa stres atau terlalu takut. Pastikan juga anak dalam keadaan santai dan fokus atau tidak melakukan aktivitas lain.

  1. Pilih posisi yang tepat dan nyaman

Minta anak Anda untuk berbaring atau duduk dengan kepala tegak, memilih cara yang paling nyaman baginya. Anda juga harus berada dalam posisi yang nyaman agar obat tetes mata dapat dioleskan dengan benar agar anak tidak melawan atau merasa tidak nyaman.

  1. Siapkan semuanya dan lakukan dengan tenang

Saat ingin memberikan obat tetes mata pada anak, pastikan untuk menyimpan obat dan beberapa peralatan tambahan (seperti kapas atau tisu) di tempat yang bersih dan mudah dijangkau.

Setelah itu, bersihkan area mata anak dengan kapas yang dicelupkan ke dalam air mendidih, yang bisa berupa air hangat atau suhu ruangan. Kemudian beri anak obat tetes mata, tepat di atas matanya, dan jaraknya tidak perlu terlalu jauh, agar obat bisa ditanamkan secara normal.

Baca Juga : rekomendasi laptop harga 7-8 jutaan

Jangan kaget jika anak merasa kaget dan bergerak, biarkan anak tenang dan ulangi jika obatnya belum masuk. Setelah memastikan dosis obat sudah sesuai, minta anak memejamkan mata sebentar, lalu membukanya kembali.