Tip dan Cara Menghubungkan Kabel Listrik

Terkadang kita membutuhkan sambungan kabel untuk memenuhi kebutuhan komponen kelistrikan yang akan dipasang. Ada banyak cara untuk menyambungkan kabel daya. Mungkin penyambungan kabel power kelihatannya mudah, namun ada teknik dan cara yang harus diperhatikan agar penyambungan kabel power tersebut terjamin aman dan tahan lama.

Sambungan Kabel Listrik

Cara menyambungkan Kabel NYYHY dibedakan menjadi beberapa jenis, baik untuk kabel listrik single core, kabel fiber core, kabel tembaga maupun kabel aluminium.

Harus diingat bahwa yang terbaik adalah kabel power tidak terhubung, oleh karena itu sebisa mungkin hindari menghubungkan kabel power. Namun jika memang harus dilakukan untuk mempermudah proses instalasi kelistrikan, maka opsi terakhir adalah menyambungkan kabel.

Mengapa koneksi kabel buruk? karena koneksi kabel power memiliki resiko yang lebih besar. Pada saat sambungan kabel dialiri listrik maka akan terjadi getaran pada kabel tersebut, apabila sambungan kabel tidak terpasang dengan baik dan benar dapat menyebabkan listrik terputus atau bahkan terjadi percikan api pada sambungan kabel tersebut.

Beberapa cara untuk menyambungkan kabel power ini ditentukan oleh jenis dan bahan kabel yang akan disambungkan. Untuk itu setidaknya anda mengetahui jenis-jenis kabel listrik yang akan digunakan. Siapkan beberapa alat seperti tang, obeng dan lain sebagainya untuk pekerjaan anda.

Adapun jenis dan cara penyambungan kabel power tersebut antara lain:

Koneksi Ekor Babi

Sambungan kabel listrik jenis pigtail atau pig tile merupakan sambungan yang paling sederhana dan mudah, karena kita hanya perlu menggabungkan kedua kabel tersebut kemudian memelintirnya. Karena kesederhanaannya, jenis sambungan ini banyak digunakan untuk instalasi listrik di rumah.

Cara menghubungkan kabel jenis pigtail:

  • Kupas ujung kabel sampai inti kabel terlihat
  • Gabungkan dua inti, lalu bungkus atau putar ke kanan enam kali atau lebih.
  • Potong di ujung kabel yang tidak terpakai agar rapi
  • Berikan isolasi untuk keamanan dan kenyamanan

Kelebihan: cara menyambungkan kabel lebih mudah dan tidak memakan waktu lama.

Kekurangan: Koneksi kabel jenis ini tidak stabil dan lebih mudah putus, terutama saat kabel ditarik.

Koneksi Torsi

Lalu untuk sambungan selanjutnya ada sambungan torsi, untuk menyambungkan inti kabel tunggal, ini biasanya sudah umum di gunakan untuk penyambungan jenis kabel yang memiliki inti tunggal. Jenis sambungan ini merupakan hasil dari cangkok ekor babi yang rentan lepas. Sambungan torsi lebih kokoh dan kuat, karena pada sambungan ini dua kabel dihubungkan lurus dan saling mengikat.

Secara umum torsional joint dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

Sambungan Bell Hangers

Cara menyambungkan kabel dengan teknik Bell Hangers, sebagai berikut:

  • Kupas setiap ujung lapisan isolasi kabel dengan panjang yang lebih besar dari sambungan ekor babi.
  • Gabungkan dan tekuk panjang 1,5 cm kali 90 derajat untuk membentuk huruf L. (saling berhadapan)
  • Lanjutkan dengan memelintir setiap ujung ke arah yang berlawanan sampai diikat dengan kuat.
  • Gantungan lonceng sederhana, tetapi teknik ini jarang digunakan dibandingkan dengan sambungan ekor babi.

Garis Westers Union

Cara menghubungkan kabel dengan menggunakan teknik western union adalah sebagai berikut:

  • Kupas kedua ujung isolasi kabel dengan panjang sekitar 5-7 cm
  • Hubungkan kabel dengan cara saling silang menyerupai simbol plus (+).
  • Sambungkan salah satu ujung kabel dengan memutar ujung kabel yang lain hingga membentuk huruf seperti “Y”
  • Putar kembali ujung kabel yang lain agar terikat dengan erat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *