Penerapan Sistem dan Manajemen Teknologi Informasi di Badan Pusat Statistik

Penerapan Sistem Layanan Website BPS

Badan Pusat Statistik adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian. Salah satu peranan BPS berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik adalah menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat. Data ini didapatkan dari sensus atau survei yang dilakukan oleh BPS sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder.

BPS melayani kebutuhan data melalui layanan perpustakaan dan dokumentasi statistik yang tersedia di kantor BPS seluruh Indonesia, baik pusat maupun daerah.  Permasalahan muncul ketika pengguna data membutuhkan data dan informasi statistik lintas wilayah. Seperti contoh, pengguna data di Provinsi Sulawesi Utara yang membutuhkan data atau informasi statistik Provinsi Kalimantan Selatan. Langkah yang harus ditempuh adalah dengan mendatangi kantor BPS Provinsi Sulawesi Utara untuk mendapatkan kontak kantor BPS Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat dihubungi terkait permintaan data. Kemungkinan paling buruk yang dapat terjadi adalah pengguna data harus mendatangi langsung kantor BPS Provinsi Kalimantan Selatan bila langkah yang telah ditempuh tidak memberikan hasil. Hal ini dikarenakan setiap kantor BPS yang tersebar didaerah hanya menyimpan koleksi data dan informasi statistik terkait wilayahnya. Data dan informasi statistik provinsi/kabupaten/kota lain tidak tersedia secara lengkap. Belum lagi masalah lain yang harus dihadapi oleh pengguna data adalah response time yang tidak dapat diukur dengan pasti terkait layanan permintaan data.

Untuk mengatasi permasalahan ini, BPS kemudian membangun sistem layanan berbasis website yang terintegrasi. Seluruh jajaran BPS, baik BPS Pusat, BPS Provinsi maupun BPS Kabupaten/Kota memiliki website resmi dan saling terintegrasi satu sama lain. Konten utama website BPS dibuat seragam antara lain :

  1. Informasi Terbaru, berisi indeks dari daftar Berita Resmi Statistik, Tabel Statistik, Publikasi dan Berita yang diupdate di halaman website BPS
  2. Berita Resmi Statistik, merupakan kumpulan informasi statistik yang dirilis oleh BPS pada setiap awal bulan
  3. Tabel Statistik, merupakan kumpulan table-tabel data statistik (statistik dasar, statistik sektoral) yang dikelompokkan berdasarkan jenisnya.
  4. Publikasi, merupakan kumpulan publikasi yang dirilis oleh BPS
  5. Berita, merupakan kumpulan informasi kegiatan atau acara yang diselenggarakan dana tau diikuti BPS
  6. Senarai Rencana Terbit, merupakan informasi daftar publikasi yang akan dirilis oleh BPS beserta tanggal rilisnya
  7. Grafik, merupakan tampilan informasi statistik dalam bentuk grafik (batang, garis, pie chart, dll)

Dengan adanya sistem layanan berbasis website, data dan informasi statistik seluruh Indonesia dapat diakses dengan mudah tanpa harus kehilangan banyak waktu dan biaya.

Pengukuran Kinerja Solusi yang Diterapkan

Berikut ini adalah pengukuran kinerja penggunaan sistem layanan website BPS yang meliputi beberapa aspek :

  1. Biaya, sistem layanan website BPS telah memangkas penggunaan biaya dalam rangka memperoleh data dan informasi statistik lintas wilayah. Pengguna data hanya perlu mengakses halaman website BPS untuk mendapatkan data dan informasi statistik sesuai kebutuhan.
  2. Waktu, pengguna data tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan layanan data dan informasi statistik.
  3. Availability, sistem layanan website BPS tersedia dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan kapan saja dan dimana saja.

Permasalahan yang Belum Terselesaikan dan Dapat Terselesaikan dengan Teknologi Informasi

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya bahwa data yang disajikan oleh BPS berasal dari sensus atau survey yang dilakukan oleh BPS sendiri dan juga dari departemen atau lembaga pemerintahan lainnya sebagai data sekunder, diantaranya:

  1. Statistik dasar adalah statistik hasil sensus/survei/kompilasi produk administrasi yang diselenggarakan oleh BPS
  2. Statistik sektoral adalah statistik hasil survei/kompilasi produk administrasi yang diselenggarakan oleh Kementrian/Lembaga /Departemen/Dinas/Instansi
  3. Statistik khusus adalah statistik hasil survei/kompilasi produk administrasi yang diselenggarakan oleh masyarakat umum

Terkait data statistik sektoral, penyajian data oleh BPS diawali dengan pengumpulan data ke Kementrian/Lembaga/Departemen/Dinas/Instansi. Hasil pengumpulan data tersebut selanjutnya dirampung dalam bentuk publikasi resmi dan dirilis di website BPS sesuai jadwal rilis. Kunjungan BPS ke Kementrian/Lembaga/Departemen/Dinas/Instansi bisa dilakukan lebih dari satu kali kunjungan terutama apabila data yang diperoleh dianggap kurang relevan sehingga perlu dikonfirmasikan lagi. Metode kunjungan diskusi ini memiliki keuntungan pada satu sisi yakni membantu meningkatkan kualitas data. Namun pemanfaatan waktu dan biaya dianggap tidak efektif mengingat begitu banyak survei dan sensus BPS yang juga harus dijalankan ditengah keterbatasan ketersediaan SDM di daerah.

Solusi Teknologi Informasi yang Perlu Diterapkan

Solusi yang dibutuhkan adalah membuat sebuah sistem layanan pendukung (support system) yang terintegrasi untuk para penanggungjawab data statistik sektoral pada masing-masing Kementrian/Lembaga/Departemen/Dinas/Instansi. SIstem layanan pendukung ini dapat diintegrasikan langsung dengan sistem layanan website BPS yang telah tersedia. Secara fungsi, sistem akan mengakomodir proses entri , verifikasi hingga diseminasi data statistik sektoral pada website BPS.

Dengan adanya sistem ini, manajemen data statistik sektoral diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi frekuensi interaksi antara BPS dengan Kementrian/Lembaga/Departemen/Dinas/Instansi terkait.