Blogs ariefbb | Information Technology Best Practice – ITB Rotating Header Image

teknologi

Evolusi Web Design 1990 sampai Kini

Saat ini kita sudah mengenal web2.0 , html5 , javascript, serta banyak teknologi web lainnya dari pelajaran yang kita ikuti . Namun perlu untuk kita flashback ke era sebelumnya dimana web ‘hanyalah’ sekumpulan teks , ditambah gambar, di-enkapsulasi (dibungkus) dalam tag-tag yang memunculkan teks dan gambar tersebut di halaman browser . Bahkan masih ingatkah kita, dulu menggunakan internet dari netscape navigator , atau opera? sebelum kemudian IE menjajah desktop seluruh dunia?

 

Single ID untuk Single Autentikasi atau Single Sign On pada Moodle dan Multiaplikasi IS

Konon ada perusahaan yang akan menerapkan e-learning. Kendala yang dihadapinya selain dari ketersediaan infrastruktur , juga membayangkan repotnya apabila aplikasi yang dibuat harus autentikasi dulu . Untuk autentikasi minimal user harus memasukkan kunci lewat (passkey) atau kunci kata (password).

Autentikasi penting karena user yang akses tercatat dalam sistem . Untuk sistem e-learning di perusahaan atau e-training, dengan autentikasi maka akan diperoleh data historis pembelajaran user (learning history) .

Salah satu pilihan sistem LMS untuk e-learning di perusahaan adalah Moodle . Kapabilitas Moodle spesifik untuk elearning mencakup upload konten, interaksi peserta ajar, serta asesmen (kuis, upload tugas online) sudah matang untuk dapat menjadi gerbong/platform e-learning di perusahaan.

Saat setup Moodle , perlu kita pertimbangkan koneksitasnya/keterkaitannya dengan aplikasi IS (information system) lainnya. Terutama , perusahaan biasanya memiliki sistem perencanaan karir pegawai , sistem penilaian kinerja, atau barangkali HR Information System. Apabila tersedia sistem tersebut maka perlu dikaji kemungkinan-kemungkinan integrasi dengan sistem e-Training atau e-Learning yang diimplementasikan.

Kajian penting untuk dilakukan adalah dalam hal kebijakan IT di perusahaan . Kajian spesifik adalah pada ijin / permission dari data user bisa digunakan untuk aplikasi e-Learning. Apabila ijin tersebut dimungkinkan maka aplikasi e-learning dapat diintegrasikan dengan sistem aplikasi lain.

Strategi implementasi single autentikasi atau single sign on yang bisa diterapkan , serta sudah dikembangkan antara lain :

  1. LDAP ,
  2. active directory ,
  3. db auth,
  4. text auth
  5. session passing
  6. pluggable authentication machine (PAM)

Penulis saat ini sudah menerapkan LDAP/active directory, db auth, dan session passing untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi ini dengan moodle sebagai aplikasi e-learning .

Keuntungan yang diperoleh dengan integrasi ini adalah

  1. registrasi terintegrasi dengan registrasi HRIS atau aplikasi lain ,
  2. login dan password single ,
  3. single user profile ,
  4. seamless , aplikasi bisa saling berpindah dengan passing session

Kendala yang sering dihadapi

  1. kebijakan IT di institusi
  2. potensi down di auth machine dapat membuat aplikasi e-learning tidak bisa diakses

Dengan penerapan single autentikasi atau single sign on ini , maka diharapkan user memperoleh kemudahan-kemudahan sehingga e-learning di perusahaan bisa diterapkan dengan lancar.

 

Referensi

  1. Mengimplementasikan SSO untuk Aplikasi e-learning
  2. Single Sign On – wikipedia 

Implementasi Breadcrumb untuk Navigasi Aplikasi Web

Breadcrumb bagi pengembang web merupakan satu komponen yang sangat penting. Breadcrumb merupakan representasi visual untuk hirarki navigasi . Komponen ini digunakan untuk memudahkan user mengetahui posisi dalam suatu web . Untuk web dengan multi-page (halaman banyak) serta data detail yang banyak dan saling terkait, maka posisi breadcrumb sangat dibutuhkan .

Ada banyak library breadcrumb yang bisa digunakan. Beberapa kriteria yang bisa dipilih oleh developer untuk digunakan antara lain :
1.  Memudahkan user mengetahui posisinya saat sekarang berada
2.  Memudahkan user untuk berpindah ke halaman utama , halaman lainnya sesuai dengan kebutuhan
3.  Hirarkis dan dinamis , mengenal tingkatan halaman serta dinamis untuk membuat user kenal dengan lokasi tempatnya berada .
Perancangan breadcrumb dilakukan mulai dengan mendefinisikan hirarki halaman dari aplikasi web yang akan dibuat , serta deep atau kedalaman dari situs tersebut .
Untuk implementasinya , maka kita dapat melakukan
1. hard-coding , membuat kode dengan menuliskan skrip dengan bahasa yang dikenali oleh browser
2. soft-coding, memanfaatkan beragam framework dan library yang terkait .
Salah satu contohnya adalah bisa dengan memanfaatkan library codeigniter breadcrumb .
Contoh implementasi breadcrumb dengan library breadcrumb :
1. controller
import library breadcrumb :
parent::__construct();
$this->load->library(‘breadcrumb’);
menulis implementasi di fungsi

function index(){ $this->breadcrumb->append_crumb(‘Home’, base_url()); $this->breadcrumb->append_crumb(‘Kategori’, base_url().’index.php/category’); //$this->breadcrumb->append_crumb(‘Spring Tutorial’, base_url().’tutorials/spring-tutorials’);$data=array(
‘category’=>$this->category_model->get_data_per_page(null),
‘breadcrumbs’=>$this->breadcrumb->output(),
);
$this->template->title(‘icomlabs’,’Category’)->set_layout(‘default’)->build(‘category_view’,$data);

}

2. view
tampilkan di view
<div>
<p>
<?php echo $breadcrumbs;?>
</p>
</div>
Kita secara fleksibel akan dapat menentukan tingkat / level navigasi sampai level detail yang sesuai dengan kebutuhan.

Setting User Manager untuk Apache Tomcat 7.0.16

Pada posting sebelumnya , sudah disampaikan mengenai setup server Apache Tomcat dengan menggunakan stack XAMPP 1.7.7 . Setelah tomcat berhasil dijalankan , kemudian aplikasi web berbasis JAVA sudah dapat ditampilkan , selanjutnya adalah mengelola tomcat web server.

Untuk pengelolaan , tomcat sudah menyediakan ‘Tomcat Manager’ . Bisa diakses dari url : http://localhost:8080 . Persoalan muncul pada saat mengklik menu ‘Tomcat Manager’ ini , karena muncul pop up yang meminta username dan password user manager.

Menambahkan User Manager

Cara menambahkan user manager ini , dapat dilakukan dengan cara :

1. edit file tomcat-users.xml dengan texteditor , lokasi file di [direktori xampp 1.7.1]\tomcat\conf

2. tambahkan baris di bawah ini, persis di atas </tomcat-users> pada file:

<user username=”admin” password=”root” roles=”admin,manager-gui”/>

3. simpan file

4. restart tomcat dari xampp-control panel .

5. klik ‘admin’ pada tomcat xampp-control panel untuk menampilkan halaman apache tomcat .

6. klik menu ‘tomcat manager’ , masukkan username : admin, password : root

7. akan muncul tampilan aplikasi tomcat manager

Hasil Output

image

Referensi Lanjut