Dec 302010
 

Sebelum Windows seperti sekarang, Microsoft sudah merajai sistem komputer personal (PC-Personal computer) dengan sistem operasi DOS (Disk Operating System). Disebut Disk karena saat itu untuk menjalankan sistem operasi kita memerlukan floppy disk yang berisi sistem operasi dan komputer di boot mulai dari disk itu. Saat itu setiap PC umumnya memiliki dua floppy disk drive. Ukurannya 5 1/4 inch, sebelum akhirnya keluar yang versi mini floppy disk 3 1/2 inch. Kalau menjalankan aplikasi lain, seperti misalnya [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 302010
 

Menjelang akhir tahun 2010, 4 guru besar baru di hasilkan ITB.  Mereka adalah: Prof. Pudjo Sukarno, M.Sc.,Ph.D.  FTTM Prof. I Made Arcana, MS           FMIPA Prof. Prof. Herlien Dwiarti Soemari FTSL Prof. Triyanta, MS                FMIPA Berarti tahun 2010 ini sudah ada 28 guru besar yang telah di resmikan (termasuk daftar nama di atas). Guru-guru besar lain yang diangkat tahun ini adalah: Prof. Intan Ahmad [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 282010
 

Saat ini setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta harus melakukan akreditasi. Kemendiknas sudah menetapkan bila suatu program studi (prodi) dari suatu perguruan tinggi (PT) tidak melakukan akreditasi, setelah tahun 2012, maka prodi tersebut tidak akan diperbolehkan mengeluarkan ijasah. Dan UU perguruan tinggi juga sudah mewajibkan akreditasi sebagai syarat pemberian izin bagi perguruan tinggi. Akreditasi diperlukan untuk menjamin mutu dari suatu lembaga pendidikan. Selain itu untuk masyarakat umum, akreditasi juga bisa menjadi alat untuk mengukur [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 242010
 

Majalah The Economist dalam edisi 16 Desember 2010, menerbitkan tulisan yang menceritakan bahwa program doktoral atau S3 bisa jadi hanya membuang-buang waktu saja. Tulisan itu dimulai dari latar belakang seseorang mengambil program S3 (Doktor) yang di beberapa negara disebut juga PhD (Philosophy Doctor).  Beberapa hal di antaranya adalah kebutuhan untuk yang ingin mendalami karir di akademik dan juga keinginan untuk mendapatkan gaji yang lebih besar. Diceritakan bahwa sebelum perang dunia kedua, sangat sedikit staf akademik [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 212010
 

Seperti di beritakan di beberapa media termasuk disini, Indonesia membutuhkan 7000 doktor/tahun, menurut Menteri Pendidikan, Muhammad Nuh. Dinyatakan juga bahwa saat ini kurang dari 10% dari total dosen yang bergelar doktor dari sejumlah 270 ribu dosen. Atau  hanya sekitar 23000 yang bergelar doktor. Menyimak dari jumlah penduduk Indonesia tahun 2010, yang berjumlah sekitar 237,6 juta penduduk, maka berarti cuma ada 0.01% yang berprofesi sebagai dosen. Di Amerika , menurut data sensus pendidikan tahun 2000, ada [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 202010
 

Tulisan ini dibuat karena ada seorang teman yang mempertanyakan hal ini. Banyak sebenarnya penjelasan yang lebih formal bisa di cari di internet. Tapi teman saya ini ingin dijelaskan menurut kata-kata saya. Saya mengerti bedanya tapi ternyata untuk menjelaskan secara sederhana ternyata bukan hal yang mudah. Apalagi teman saya ini tidak memiliki latar belakang pendidikan komputer. Dalam bahasa Inggris, ilmu komputer dikenal sebagai computer science atau informatique, sedangkan Rekayasa perangkat lunak dikenal sebagai software engineering. Orang [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 182010
 

Pagi ini saya dapat link suatu blog dari salah seorang teman di facebook.  Di blog itu, diceritakan bagaimana seorang mahasiswa Indonesia menjadi kuli untuk mengangkat-angkat koper para anggota dewan yang kebetulan sedang studi banding dari Paris ke Berlin. Diceritakan juga bahwa si mahasiswa senang-senang saja karena ia mendapatkan uang saku, dan juga secara gratis ikut berjalan-jalan ke Berlin. Yang terpikir oleh saya adalah komentar dari si penulis blog, “Yg jd mslh buat gw, kok pekerjaannya maaf..hina [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 122010
 

Beberapa tahun lewat, saya jalan-jalan ke Surabaya dan Bali bareng teman-teman dekat. Berhubung status masih mahasiswa, kita berusaha mencari alat transportasi dan juga penginapan yang murah. Perjalanan nyaris tanpa rencana, jadi kami tidak tahu jam kereta keberangkatan kereta. Pokoknya perhitungan termurah yang akan di ambil. Saat pulang, terdamparlah kami di stasiun Gubeng, Surabaya. Kami tiba terlalu awal, loket belum dibuka, loket baru dibuka sekitar 4-5 jam kemudian. Tapi di loket sudah ada beberapa orang yang mengantri, [ — baca selanjutnya –]

Share