Mar 132011
 

Setiap peneliti berharap riset yang dilakukannya akan memberikan dampak positif terhadap keilmuan di bidangnya. Publikasi adalah cara yang jitu untuk menyebarkan dampak ini.  Betapa bagusnya hasil penelitian, kalau  tidak dipublikasikan, akan sulit memberikan dampak yang diharapkan.  Objek yang diteliti hanya akan diketahui oleh si peneliti atau lembaga tempat si peneliti yang bekerja.

Dampak yang diharapkan adalah jika hasil penelitian di gunakan oleh orang lain, atau digunakan sebagai dasar dari penelitian selanjutnya. Makin banyak pengguna hasil penelitian kita, makin tinggi dampaknya.

Publikasi hasil riset bisa dilakukan di mana-mana, mulai dari presentasi di konperensi atau di terbitkan dalam suatu majalah jurnal ilmiah.  Media Internet juga memudahkan penyebaran hasil penelitian.

Beberapa tips menarik ditawarkan oleh Cathy Sarli dalam tulisannya disini. Strategi yang di usulkan antara lain:

  • Menggunakan nama  yang konsisten untuk setiap publikasi.  Di dunia barat, nama belakang biasanya digunakan sebagai nama formal.  Jika namanya terlalu umum, bisa ditambahkan nama lain sehingga terlihat unik. Keunikan nama pengarang bisa memudahkan orang untuk mengingat.
  • Gunakan nama lembaga afiliasi versi yang standard, tidak menggunakan singkatan.  Penggunaan nama program akademik atau nama laboratorium secara konsisten akan memberikan keuntungan kepada si pengarang, maupun nama lembaga itu sendiri. Bila nama lembaga itu sudah terkenal, secara otomatis  nama pengarang juga akan terangkat.  Scopus juga akan dengan mudah mengambil informasi afiliasi tersebut.
  • Publikasikan hasil penelitian sebanyak mungkin. Tentunya bukan berarti menuliskan hasil yang persis sama untuk beberapa media ilmiah. Peneliti bisa mengaplikasikan hasil penelitian kepada kasus yang berbeda-beda.
  • Hadir di konperensi, simposium atau workshop.
  • Judul yang jelas dan abstrak yang ringkas. Penggunaan kata kunci (keywords) yang tepat  sangat penting untuk memudahkan pencarian lewat media semacam Internet.
  • Hasil penelitian bisa di tampilkan di media lain, tetapi kita harus memperhatikan perjanjian copyright dengan penerbit jurnal. Beberapa penerbit melarang penerbitan publikasi kita di media lain.
  • Pemilihan jurnal yang tepat juga bisa berpengaruh. Beberapa jurnal bisa bersifat umum, dan lainnya bisa lebih spesifik. Beberapa jurnal terkenal memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi atau pembaca yang banyak, tetapi biasanya tidak mudah menerbitkan jurnal yang seperti ini.
  • Hasil yang negatif dari suatu hasil riset juga bisa dipublikasikan. Temuan yang negatif juga bisa mengarahkan ke penerapan yang lebih baik dan mencegah orang untuk melakukan hal yang sama.
  • Publikasikan naskah ke jurnal yang juga di index oleh Google Scholar.  Cathy menyarankan media semacam PubMedia/MEDLINE.
  • Hasil penelitian juga bisa di publikasikan dalam Open Access Journal. Jurnal ini memungkinkan penulis tetap memiliki hak atas hasil penelitiannya dan memungkinkan penyebaran hasil penelitian lebih luas.
  • Bekerjasama dengan industri untuk proyek penelitian atau juga peneliti dari institusi yang berbeda.
  • Hasil-hasil penelitian awal bisa di presentasikan di konperensi dan bisa diteruskan hingga ke jurnal.
  • Mengembangkan jaringan akademik dan profesional bisa melalui konperensi, menjadi komite, menjadi reviewer ataupun editor di jurnal.
  • Buat website yang secara khusus mempromosikan hasil riset termasuk riset-riset lain yang terkait. Website bisa memanfaatkan strategi SEO untuk meningkatkan penemuan materi di internet oleh Google. Blogging, Podcasting juga akan membantu memperluas materi.
  • Press Release untuk hasil-hasil yang signifikan.
  • Melaksanakan seminar di institusi lain.

Lebih detil usulannya bisa dibaca disini: http://beckerinfo.net/scp/2010/08/27/strategies-for-enhancing-research-impact/

Share

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)