Mar 142011
 

Makin tinggi jumlah yang melakukan rujukan (citation) ke tulisan kita, maka makin tinggi bobot tulisan kita. Rujukan ini bisa menjadi salah satu cara untuk menilai seberapa tingginya suatu tulisan di hargai oleh hasil penelitian lain.

Untuk melihat seberapa tingginya rujukan dari suatu tulisan ilmiah, kita bisa menggunakan http://scholar.google.com. Kita bisa memasukkan kata kunci  dan kemudian Google Scholar akan memberikan judul dari artikel atau buku yang terkait beserta dengan nama pengarangnya, serta cuplikan dari isi tulisan itu. Silahkan coba link berikut: http://scholar.google.com/scholar?q=component

Di bawah cuplikan akan dituliskan juga berapa banyak yang sudah merujuk tulisan itu. Makin tinggi rujukannya berarti makin banyak jumlah tulisan yang menggunakan data atau hasil dari tulisan itu.

Bagaimana sekarang caranya meningkatkan perujukan ke tulisan ilmiah kita?

Selain hasil penelitian yang memberikan dampak ilmiah tinggi, ternyata menurut tulisan Zoe Corbyn (di sini), ada cara jitu lain untuk meningkatkan jumlah citation.

Caranya relatif mudah. Semaksimal mungkin tulisan kita merujuk ke banyak tulisan lain. Tentunya rujukan itu harus dilakukan dengan benar. Karena rujukan yang sembarang akan membuat tulisan kita sulit untuk dipublikasikan.

Kenapa cara itu diusulkan? Terkait dengan ketersediaan Google Scholar,  bila kita melihat suatu tulisan dengan rujukan yang tinggi, Google Scholar juga memberikan link ke artikel-artikel lain yang merujuk ke tulisan tadi.  Dan dengan sendirinya jika artikel-artikel yang kita rujuk di cari orang, otomatis orang kemungkinan akan mencari semua tulisan yang merujuk ke artikel tersebut.

Silahkan coba.

Share

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)