Dec 242010
 

Majalah The Economist dalam edisi 16 Desember 2010, menerbitkan tulisan yang menceritakan bahwa program doktoral atau S3 bisa jadi hanya membuang-buang waktu saja. Tulisan itu dimulai dari latar belakang seseorang mengambil program S3 (Doktor) yang di beberapa negara disebut juga PhD (Philosophy Doctor).  Beberapa hal di antaranya adalah kebutuhan untuk yang ingin mendalami karir di akademik dan juga keinginan untuk mendapatkan gaji yang lebih besar. Diceritakan bahwa sebelum perang dunia kedua, sangat sedikit staf akademik [ — baca selanjutnya –]

Share
Dec 212010
 

Seperti di beritakan di beberapa media termasuk disini, Indonesia membutuhkan 7000 doktor/tahun, menurut Menteri Pendidikan, Muhammad Nuh. Dinyatakan juga bahwa saat ini kurang dari 10% dari total dosen yang bergelar doktor dari sejumlah 270 ribu dosen. Atau  hanya sekitar 23000 yang bergelar doktor. Menyimak dari jumlah penduduk Indonesia tahun 2010, yang berjumlah sekitar 237,6 juta penduduk, maka berarti cuma ada 0.01% yang berprofesi sebagai dosen. Di Amerika , menurut data sensus pendidikan tahun 2000, ada [ — baca selanjutnya –]

Share