Timbul Tenggelamnya Produk Teknologi

May 27th, 2014 § 0 comments

Ilustrasi oleh Fauzan Bryantara

Salah satu hal yang dibahas oleh The New York Times pada Innovation Report bulan Maret lalu adalah mengenai kamera Kodak. Kamera tersebut terkenal dengan kamera roll-filmnya yang klasik, tradisional, dan berkualitas tinggi.

Kemudian datanglah produk kamera digital. Perusahaan-perusahaan kamera roll-film awalnya menertawai kualitas gambar dan kecepatan pengambilan kamera digital tersebut.

Memang, hasil foto kamera digital tak sebagus kamera roll-film. Namun, kamera digital memenuhi kebutuhan utama para pengguna: untuk mengabadikan dan membagikan momen yang mereka tangkap. Lebih mudah memindahkannya ke komputer dan mengirimkan ke orang-orang melalui internet daripada membeli roll-film, mencetaknya kemudian baru mengirimkan hasil foto melalui kantor pos.

Ketika produk digital inferior dengan harga murah sudah mencukupi kebutuhan konsumen, hal ini mengganggu posisi produk yang sudah ada, dalam hal ini kamera roll-film. Kamera digital nampak menggoyahkan pangsa pasar kamera roll-film.

Hingga akhirnya datang ponsel dengan fitur kamera. Walau kualitasnya tak sebaik kamera digital, lagi-lagi, kamera ponsel sudah mencukupi kebutuhan pengguna. Pengguna merasa cukup memakai kamera ponsel, daripada menenteng-nenteng kamera digital. Kini, ketika kamera ponsel cukup memenuhi kebutuhan pengguna, pangsa pasar kamera digital telah digoyahkan.

Begitulah kira-kira proses timbul tenggelamnya produk teknologi yang dijelaskan oleh laporan The New York Times tersebut.

Keterangan: artikel ini telah saya publikasikan di blog saya yang lain, Jurnal Bryantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

What's this?

You are currently reading Timbul Tenggelamnya Produk Teknologi at Fauzan Bryantara.

meta