Pentingnya Asuransi bagi Pekerja Freelance

 

Freelance atau pekerjaan paruh waktu bisa menjadi pekerjaan yang bersifat profesional bila digeluti dengan tekun dan rajin. Bahkan bisa dikatakan pekerjaan freelance bisa menghasilkan pendapatan yang lebih bila dibandingkan dengan pekerjaan konvensional (kantoran dan sebagainya). Bila kamu hendak mendalami dunia freelance sebagai sumber pendapatan utama ataupun yang sudah menggeluti dunia freelance, tidak ada salahnya (bahkan bisa dibilang untung) untuk menggunakan asuransi.

Asuransi yang dimaksudkan disini terlepas dari asuransi yang disediakan oleh pemerintah (BPJS). Terdapat beragam jenis asuransi yang dapat dipilih oleh freelancer (pekerja freelance) berdasarkan kebutuhan ataupun kondisi keuangannya. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh freelancer yang menggunakan asuransi adalah sebagai berikut:

  • Mendapatkan jaminan biaya kesehatan bila sedang sakit. Sebagai seorang freelancer, pendapatan yang didapat bergantung pada pekerjaan yang dilakukan. Lebih tepatnya, bila kamu tidak bekerja, maka tidak ada pendapatan yang masuk ke rekening kamu. Oleh karena itu, asuransi kesehatan sangat penting bagi freelancer tatkala freelancer jatuh sakit, sehingga walaupun sakit ada asuransi yang menutupi biaya kesehatan di saat tidak adanya pendapatan yang masuk. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi freelancer, sehingga uang di tabungan kamu tidak terkuras saat kamu sedang sakit.
  • Mendapat jaminan hari tua atau saat ingin pensiun dari dunia freelance. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, freelancer bisa mendapatkan penghasilan yang besar, namun ada waktu dimana tidak ada pekerjaan atau proyek yang masuk ke jadwal pekerjaannya. Penghasilan berlebih seorang freelance dapat disisihkan untuk asuransi hari tua atau pensiun, bilamana kamu sudah ingin berhenti dari dunia freelance dan ingin menikmati masa pensiun kamu. Dengan asuransi jaminan hari tua atau pensiun, kamu tidak perlu khawatir mengenai biaya yang kamu butuhkan nanti.
  • Mendapat jaminan untuk barang berharga (baik peralatan elektronik maupun barang berharga lainnya). Dunia freelance umumnya memerlukan beberapa peralatan yang khusus menunjang profesi yang digeluti, baik di bidang fotografi, desain grafis, dan sebagainya. Bidang-bidang tersebut membutuhkan peralatan yang tidak murah harganya (seperti laptop atau unit PC dengan spesifikasi tinggi, kamera dll). Bila terjadi hal-hal yang merugikan seperti pencurian maupun kerusakan yang tidak disengaja (seperti kebakaran dll), asuransi dapat menjamin penggantian peralatan tersebut tanpa membebani kantong kamu. Tidak terbatas pada barang-barang berharga yang menunjang aktifitas freelance, barang-barang berharga lainnya juga dapat kamu lindungi dengan asuransi.

Dari poin-poin yang telah disebutkan di atas, jelas terlihat manfaat asuransi bagi seorang freelancer. Bila kamu tertarik untuk menggunakan asuransi guna menjamin profesi kamu sebagai freelancer, poin-poin di bawah ini menjelaskan bagaimana memilih asuransi yang tepat untuk seorang freelancer.

  • Memilah fasilitas yang ditawarkan oleh asuransi. Sekarang ini, banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan jasanya bagi para pengguna ataupun calon pengguna asuransi yang bersangkutan. Bagi seorang freelancer, penting untuk memilah fasilitas apa saja yang penting dan diperlukan oleh freelancer tersebut. Anda perlu meninjau kembali kondisi kesehatan Anda belakangan ini serta aset-aset berharga yang Anda miliki. Dengan mengetahui kondisi-kondisi tersebut, Anda dapat menetapkan fasilitas yang mejadi prioritas bagi Anda sesuai dengan keadaan Anda.
  • Meninjau pemasukan Anda. Dengan pendapatan yang tidak menentu, seorang freelancer harus pandai dalam mengelola keuangannya. Apalagi dihadapkan dengan iuran asuransi yang umumnya bersifat periodik. Hal ini diperlukan, sehingga pada saat pemasukan Anda sedang minim atau tidak ada sama sekali, Anda dapat menuntaskan kewajiban Anda dalam membayar tagihan asuransi.
  • Meninjau rencana Anda ke Umumnya di dunia freelance, para freelancer hanya sementara menggeluti pekerjaan tersebut (tidak menutup kemungkinan ada yang menggeluti dalam jangka waktu yang lama). Hal ini bisa disebabkan karena umumnya para pelaku freelance biasanya ingin membuka usaha mereka sendiri. Hal ini dapat berpengaruh pada program asuransi yang Anda pilih. Bila Anda ingin tidak terlalu lama berkecimpung dalam dunia freelance, Anda perlu memerhatikan jangka waktu program asuransi yang Anda pilih. Sehingga jika Anda sudah berhenti dari dunia freelance, Anda dapat mengklaim asuransi Anda sebelumnya dan melanjutkan program asuransi Anda yang baru sesuai dengan kondisi Anda.

Demikianlah beberapa poin-poin penting yang perlu seorang freelancer perhatikan bila hendak menggunakan asuransi. Tentunya, asuransi sangat bermanfaat bagi freelancer, bila dipilih dan dikelola dengan baik, sesuai kondisi freelancer tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *