RSS
 

Archive for November, 2008

Sipat jalma dumasar kana rupa-rupa hitutna

24 Nov


Ti warung sapalih:

Sipat jalma dumasar kana rupa-rupa hitutna

Jalma jujur

Jalma nu daek ngaku mun geus hitut

Jalma teu Jujur

Jalma nu hitut tuluy nyalahkeun batur

Jalma belegug

Jalma nu nahan hitut mangjam-jam lilana

Jalma nu berwawasan

Jalma nu apal iraha kuduna hitut

<span class="mceWPmore" style="font-weight: bold; color: #345678;”>Jalma nu Misterius

Jalma nu hitut tapi batur euweuh nu nyahoeun

Jalma nu sok gugup

Jalma nu ujug-ujug nahan hitut mun keur hitut

Jalma nu Percaya Diri

Jalma nu yakin yen hitutna seungit

Jalma nu Sadis

Jalma nu hitut bari dibekep ku leungeun

tuluy dibekepkeun ka irung batur

Jalma nu Isinan

Jalma nu hitutna teu disada tapi ngarasa isin sorangan

Jalma nu Strategic

Lamun hitut sok bari seuri ngagak-gak meh nutupan sora hitutna

Jalma nu Bodo

Lamun geus hitut tuluy narik napas keur ngagantian hitutna nu kaluar

Jalma nu Pedit

Lamun hitut dikaluarkeun saeutik-saeutik nepi ka disada

tit..tit..tit…

Jalma nu Sombong

Jalma nu sok ngambeuan hitutna sorangan

Jalma nu ramah

Jalma nu sok resep ngambeuan hitut batur

Jalma nu tara gaul

Mun hitut sok bari nyumput

Jalma nu Sakti

Mun hitut bari make tanaga dalem

Jalma nu pinter

Jalma nu bisa nyirian hitut batur

Jalma nu sial

Mun hitut kaluar jeung bukur-bukurna……….

 
 

Calon: Jawa Barat International Airport……

21 Nov
Gibraltar Airport

Image via Wikipedia

Dikutip dari http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=174225:

Calon: Jawa Barat International Airport……

Dari hasil seminar tentang Low cost Airport 6 November 2007, ada yang cukup menarik buat gw dan ingin denger tanggapan dari temen2 semua.

Salah satu pembicara dalam seminar tersebut adalah dari Dishub Jabar yang memaparkan tentang rencana pembuatan Bandara Internasional Jawa Barat berlokasi di Majalengka. Studi kelayakan, demand penumpang, barang, dll untuk sekian tahun dipaparkan cukup singkat karena waktu yang tidak banyak. Materi dari pemapar tersebut ada di gw tapi sebaiknya gw sampaikan ke temen2 lewat MSFS aja ya.

Airport ini terletak di Majalengka, tepatnya Kabupaten Majalengka Kecamatan Kertajati. Kalau dilihat dari peta di MSFS kira2 lokasinya seperti gambar dibawah ini :

Kemudian gw juga sempet lihat denah airport itu dan kira2 seperti dibawah ini :

Runway terdiri dari 2 buah paralel kira2 headingnya 32 dan 14 (tidak pasti, mungkin sekitar 30 – 33 karena tidak ada keterangannya).
Panjang runway menurut dari datanya adalah 3500 dan 3000 meter dengan lebar 60 meter(Final). Apron dan area parkir kira2 seperti yang digambar diatas. Sebenarnya ada 2 buah gambar yang sedikit berbeda, tapi gw tampilin satu aja karena sepertinya gambar yang lain memang kurang lengkap.
Fasilitas airport sangat lengkap. Approach light, PAPI, ILS, Radar, dll. Selain terminal Domestik dan Internasional juga ada terminal Haji, Cargo, Maintenance dan isolated area. Tempat parkir kendaraan cukup luas, selain itu juga ada stasiun kereta api yang terletak di bawah tempat parkir mobil.

Selain airport, akan dibuat juga sebuah Aerocity yang akan mendukung perkembangan airport dan sekitarnya. letaknya kira2 di sebelah selatan airport.
Jalan Tol juga akan dibuat dari arah BandungSumedang – Majalengka. Dari arah Cikampek juga akan dibuat melanjutkan jalan tol Jakarta – Cikampek dan diteruskan ke jalan tol Kanci.

Pembangunan fisik airport ini direncanakan dimulai tahun 2008. menurut rencana yang dipaparkan bila sesuai jadwal seharusnya saat ini sudah mulai memasuki tahap pembebasan lahan. Pembangunannya sendiri terdiri dari 3 tahap yaitu :

1. Fasilitas Navigasi dan bandara, Runway 1(3000x60m), taxiway, apron dan terminal penumpang, terminal cargo, fasilitas penunjang bandara. (pesawat terbesar B747).
2. Runway 2(3000×60),taxiway, apron dan terminal penumpang(pengembangan), terminal cargo(pengembangan)
3. Perpanjangan Runway 1(3500×60), taxiway, apron dan terminal penumpang(pengembangan), terminal cargo(pengembangan). (Pesawat terbesar B747 & A380).

Bila sudah selesai airport ini diharapkan dapat melayani penumpang sebanyak 10 – 12juta penumpang(prediksi tahun 2020) dan 16-20 juta penumpang(prediksi tahun 2030).

Karena penasaran gw buat di Airport Facilitator X (AFCAD versi terbaru) dan dari arah runway 14 terlihat seperti ini.

Agak kaget juga karena ternyata runway mengadap tepat ke arah gunung Ciremai. Bila approach runway 32 juga cukup dekat dengan gunung Ciremai. sempat juga gw set untuk runway dengan heading yang berbeda dan ternyata gunung Ciremai masih tetap menjadi ganjalan.

Menurut teman-teman sendiri bagaimana?

 
2 Comments

Posted in Proyek

 

Kang Endin Telah Tiada

20 Nov
The Baitul Futuh Mosque in London

Image via Wikipedia


Mungkin ini cerita biasa….Namun ingin saya ungkapkan juga sebagian bagian dari pencerahan pribadi:

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun……

Tadi pagi permaisuri menelepon bahwa Kang Endin Telah Tiada. Beliau adalah salah satu pengurus Masjid Nugraha dekat rumah kami…. Berita yang mengagetkan ini sungguh tiba-tiba dan membuat kami tercekat…..Aki menginformasikan Kang Endin terkena serangan jantung kira-kira jam 3 shubuh tadi….

Terbayang putra-putrinya,Galih dan Indah, yang menjadi yatim piatu dalam waktu tidak terlalu lama karena ibunda mereka telah meninggal……Suatu saat,Galih yang beranjak dewasa, datang ke rumah kami dan ingin berdiskusi mengenai karirnya…..Sebagai seorang bapak, saya sampaikan pemikiran buat dia, dan Galih menerimanya dengan baik dan ikhlas…..Dia sekarang bekerja di sebuah perusahaan mobil Jepang sambil menuntut ilmu di satu PTS bidang Teknik. Indah yang sepantaran putri kami Riris , sering kami lihat di masjid menunaikan sholat…..selalu tersenyum dan kelihatan tegar……Dia masih di SMK kelas dua saat ini………

Teringat pula kebaikan keluarga mereka yang tidak akan kami lupakan…..Ceu Ade yang selalu membantu kegiatan ibu-ibu di Masjid dan lingkungan kami, adalah figur ceria dan tegar dalam menghadapi sesuatu….Kang Endin juga kepala keluarga yang baik dan selalu menjadi imam masjid yang setia……Mereka berdua adalah salah satu figur pahlawan keluarga kami….

Selamat tinggal Kang Endin…Semoga dilapangkan jalan menuju keharibaan Allah SWT……

 

 

Invitation to join ITENAS Alumni at LinkedIn

19 Nov


Dear Friends and Colleagues.

As you know LinkedIn is The Best Professional Networking which can leverage our career. For that reason, Join LinkedIn ITENAS Alumni Group at: http://www.linkedin .com/e/gis/ 35634.

 
 

Setiap Detik Adalah Bermakna

19 Nov

Waktu berjalan dengan cepat

Memburu hati dan tulang yang tercekat

Sembuhkan nurani jiwa terhambur padat

Adakah kita lupa semua hikayat????

Tuangkan jiwa nisbikan lara

Serukan mimpi terserak kata

Adakah waktu mengejar kita???

Setiap Detik Adalah Bermakna

 

 
 

Ibadah Haji: Niat, Kuat dan Sempat

12 Nov

Saat ini banyak orang tua,  saudara, teman dan handai taulan kita dari Indonesia sedang menjalankan ibadah haji…Mereka semua terpilih dari ratusan juta umat muslim negeri ini yang alhamdulillah telah dikarunia oleh Allah SWT dengan tiga hal yaitu :  Niat, Kuat dan Sempat. Sering kali 3 hal tersebut diungkapkan bapak pada saat beliau diminta untuk menyampaikan Tausiah Haji pada beberapa kesempatan mengutip ungkapan dari KH. Sulaeman Faruq.

Begitu pentingkah 3 hal tersebut diatas?  Coba kita analisis satu-persatu:

  1. Niat:
    • Hal ini mejadi “causa prima” dari segala amal yang dperbuat umat manusia…tanpanya suatu pekerjaan tidak akan punya “mind map” yang jelas.
    • Dalam buku  berjudul “Fiqih Niat”, Penulis: Dr Umar Sulaiman Al-Asyqar dan Penerjemah: Faisal Saleh, Lc diungkapkan bahwa : Nabi bersabda, ”Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang memperoleh apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu menuju Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena dunia, ia mendapatkannya, atau karena wanita, ia menikahinya. Hijrah itu sesuai yang dia inginkan.” Abu Dawud berkata, ”Hadis — innamal a’maalu binniyat — ini setengah dari Islam, karena agama itu terdiri dari aspek lahir, yaitu amal, dan aspek batin, yaitu niat.” Hadis di atas menunjukkan urgensi niat. Niat merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan seorang Muslim, dan menentukan apakah amal kita akan diterima atau tidak. Para ulama meyakini bahwa amal batin lebih utama dari amal lahir. Dan niat orang-orang beriman lebih baik dari amalnya.Begitu pentingnya niat, tak heran kalau pembahasan niat merupakan bahasan pertama dan utama yang dipaparkan oleh para ulama, terutama dalam kajian fikih. Niat juga diibaratkan sebagai posisi akar dari suatu batang, cabang, dan dahan pohon. Maka, bagaimanakah kondisi suatu jasad jika dicabut ruh? Dan bagaimana juga kondisi suatu pohon jika dicabut akarnya?
  2. Kuat (Mampu):
    • Ibadah haji diwajibkan bagi mereka yang mampu pergi ke Tanah Suci untuk mengerjakannya. Mampu di sini maksudnya mampu biaya, mampu fisik dan mampu memahami tata cara melaksanakan haji dengan baik dan benar. Dengan demikian, diharapkan predikat haji mabrur bisa diraih. Dari tanya jawab Pesantren Virtual disebutkan bahwa Ayat 97 surah Ali Imran menjelaskan :”mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup melakukan perjalanan ke Baitullah” Syarat wajib haji adalah mampu “istitha’ah” (mampu ), baik secara financial, fisik maupun memenuhi keperluan perjalanan. Mampu secara finansial, artinya mampu membayar biaya perjalanan dan biaya keluarga yang ditinggalkan. Mampu secara fisik artinya tidak sakit parah dan mampu duduk di kendaraan untuk melewati perjalanan jauh.
      Kemampuan perjalanan artinya mampu untuk memenuhi persyaratan perjalanan haji, seperti keperluan transportasi dan imigrasi serta kondisi perjalanan yang aman. Mampu secara financial artinya memiliki biaya tersebut dari dirinya sendiri.
      Orang yang belum memiliki harta tersebut dari dirinya sendiri belum diwajibkan haji. Bahkan kalau ada orang yang memberinya uang agar berangkat haji dia tidak wajib menerimanya karena itu bukan kemampuan dari dirinya sendiri. Namun orang yang memaksakan dirinya agar bisa berangkat haji, padahal ia belum wajib dengan tanpa menimbulkan mudlarat atau kerugian kepada dirinya atau orang lain, sah hajinya dan mendapatkan pahala. Ini mencerminkan kemauannya yang keras dalam memenuhi perintah Allah. Seseorang yang bisa mendapatkan pinjaman untuk membayar biaya haji, termasuk orang yang mampu, namun kemampuannya tidak sempurna. Ia belum wajib haji namun bila ia berangkat haji dengan uang pinjaman tersebut, sah hajinya dan menggugurkan kewajibannya.
    • Dalam keadaan krisis ekonomi seperti sekarang, sepertinya Ibadah Haji menjadi prioritas nomor sekian dari banyak orang. Pengalaman pribadi, ukuran mampu ini menjadi “subyektif” karena pada saat menunaikan haji tahun 1422 H (2001 M)  saya bertemu dengan  seorang bapak dari Indramayu pada ssat melaksanakan Ibadah Jumrah di Mina….cobak simak ceritanya (summarize)….Saya menunaikan ibadah haji karena merasa inilah adalah salah satu tujuan utama hidup….Biaya haji saya kumpulkan dari menjual kebun mangga di Indramayu karena anak-anak sudah berkeluarga…..Dia menjawab dan yakin bahwa setelah kembali dari Ibadah Haji akan menjadi buruh tani dan mengabdikan diri hanya beribadah pada Allah SWT….Kelihatannya “exxagerated”, namun bercermin dari hal yang agak ekstrim ini mungkin kita bisa bercermin dan menghitung “Cash Flow dan Balance Sheet” apakah sudah sampai Nisab untuk melaksanakan Ibadah Haji.
  3. Sempat:
    • Saat ini komponen waktu menjadi penting bagi kita…Semua prioritas didasarkan pada variabel ini. Aktifitas kita dibidang ibadah, pekerjaan, keluarga, pendidikan, kehidupan bermasyarakat dan lain-lain hanya mempunyai kurun waktu 24 jam sehari yang tidak bisa ditambah atau dikurangi……So…Kita hanya bisa melakukan Ibadah Haji bilamana kita “menyempatkan diri” dan punya komitmen untuk melaksanakan ibadah ini…Prioritas perlu dipikirkan sejak awal agar kita Tawaddu dan siap melaksanakan ibadah besar ini….
    • Menurut KH Quraish Shihab, memahami makna ibadah haji membutuhkan pemahaman secara khusus sejarah Nabi Ibrahim dan ajarannya, karena praktek-praktek ritual ibadah ini dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman yang dialami Nabi Ibrahim as. bersama keluarga beliau. Ibrahim as. dikenal sebagai “Bapak para Nabi”, juga “Bapak monotheisme,” serta “proklamator keadilan Ilahi” kepada beliaulah merujuk agama-agama samawi terbesar selama ini. Demikian sebagian kecil dari keistimewaan Nabi Ibrahim, sehingga wajar jika beliau dijadikan teladan seluruh manusia,seperti ditegaskan al-Qur’an surah al-Baqarah 2:127. Keteladanan tersebut antara lain diwujudkan dalam bentuk ibadah haji dengan berkunjung ke Makkah, karena beliaulah bersama putranya Ismail yang membangun (kembali) fondasi-fondasi Ka’bah (QS. al-Baqarah 2:127), dan beliau pulalah yang diperintahkan untuk mengumandangkan syari’at haji(QS. al-Haj 22:27). Keteladanan yang diwujudkan dalam bentukibadah tersebut dan yang praktek-praktek ritualnya berkaitan dengan peristiwa yang beliau dan keluarga alami, padahakikataya merupakan penegasan kembali dari setiap jamaahhaji, tentang keterikatannya dengan prinsip-prinsip keyakinanyang dianut Ibrahim, yang intinya adalah,

      • Pengakuan Keesaan Tuhan, serta penolakan terhadap segala macam dan bentuk kemusyrikan baik berupa patung-patung, bintang, bulan dan matahari bahkan segala sesuatu selain dari Allah swt.
      • Keyakinan tentang adanya neraca keadilan Tuhan dalam kehidupan ini, yang puncaknya akan diperoleh setiap makhluk pada hari kebangkitan kelak.
      • Keyakinan tentang kemanusiaan yang bersifat universal, tiada perbedaan dalam kemanusiaan seseorang dengan lainnya, betapa pun terdapat perbedaan antar mereka dalam hal-hal lainnya.

Pada beberapa kesempatan lain, bapak sering menegaskan juga perlunya menyatukan 3 (tiga) hal diatas yaitu Niat, Kuat dan Sempat agar kita dapat melaksanakan Ibadah Haji……Tanpa satu komponen itu maka Ibadah Haji kita akan tertunda dan untuk menyatukannnya kembali butuh waktu dan tekad yang kuat……

 
3 Comments

Posted in Ibadah

 

Siapa bilang urang sunda gak bisa ngomong FITNAH

11 Nov

Dari warung sebelah:

Siapa bilang urang sunda gak bisa ngomong FITNAH


 
 

Akhirnya Wisuda juga

07 Nov
Alhamdulillah…. Beberapa hari yang lalu, saya diwisuda di Institut Manajemen Telkom Program Manajemen Bisnis Telekomunikasi. Tuntas sudah perjuangan sementara dalam meneruskan jenjang pendidikan setelah bergulat untuk menyelesaikan Tesis dengan judul “Peranan Pemangku Kepentingan Grameen Telkom Terhadap Efektifitas Strategi Manajemen”.Mengenai Tesisnya bisa dilihat di:

Rencananya setelha ini, saya tertarik untuk mengikuti PROGRAM DOKTOR (S3) Non-Reguler Program Studi: Manajemen Pendidikan atau Teknologi Pendidikan……Maksudnya bisa melengkapi jenjang pendidikan seteleah merengkuh Bidang Teknik (Telekomunikasi) dan Manajemen (Bisnis Telekomunikasi).

Beritanya ada di Pikiran Rakyat 26 Oktober 2008:

Media Mendorong Masyarakat untuk Memanfaatkan ICT

BANDUNG, (PR).-

Keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi masyarakat mendorong tingkat pemanfaatan Information Communication Technology (ICT) sebagai kunci akselerasi bisnis ICT. Media sebagai pendorong perubahan masyarakat memiliki peran dalam pergerakan ini.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Pikiran Rakyat H. Syafik Umar saat menyampaikan orasi ilmiah “Peran Komunikasi dan Informasi Media dalam Mendukung Akselerasi Bisnis ICT”, pada acara Wisuda Program Strata 2 dan Strata 1, Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), di Gedung Saraswati Telkom Learning Center (TLC), Jln. Gegerkalong Hilir No. 47, Bandung, Sabtu (25/10).

Menurut Syafik, peran media adalah mendukung kecepatan dan penerimaan masyarakat dalam mengadopsi setiap inovasi ICT. “Dalam hal ini, masyarakat juga harus memiliki kemampuan mengakses media secara aktif serta meningkatkan kualitas citizen journalism bahwa setiap orang juga bisa menjadi jurnalis untuk segera mengabarkan berita,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut Syafik, media dituntut melakukan peningkatan kapasitas content media milik masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan “PR” dengan membuka ruang akses lebih luas, program rutin citizen journalism, serta peningkatan kualitas media bagi publik, dan pemerintahan dengan melakukan training, seminar, maupun diskusi.

“Di media cetak pun, porsi informasi semakin diperluas dengan suplemen terbuka bagi publik. Sedangkan di online dibuka ruang bagi berbagai komunitas untuk saling berinteraksi,” kata Syafik. Bahkan untuk ke arah konvergensi, teknologi “PR” online hingga “PR” mobile sudah dapat dinikmati publik saat ini.

Namun Syafik mengingatkan, informasi berlimpah juga mudah membuat kita kehilangan fokus dan tersesat di rimba informasi yang detil dan deras. Dari catatan media habit, meski penduduk Indonesia sudah lebih dari 90% mengakses media, tetapi kontras pemanfaatannya yang bersifat membaca rata-rata di bawah satu persen.

Menanggapi perkembangan industri ICT yang kreatif dan inovatif, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Telkom Tbk. Faisal Syam mengatakan, hal tersebut tidak ditunjang dari nilai IPK (indeks prestasi kumulatif) seseorang saja. “Tuntutannya, kita harus mampu mengevaluasi untuk memetakan potensi diri yang mana kemampuan soft skill dan mana hard skill. Sebaliknya kita harus mampu membenahi kekurangannya,” ucapnya.

Selanjutnya, sebagai Senior Faculty Member IM Telkom, Yudi Pram mengatakan, peluang IM Telkom untuk terserap di industri ICT yang sedang revolusi dengan pemanfaatan teknologi komprehensif ini akan semakin membutuhkan SDM yang kompeten. “Dalam hal ini, IM Telkom mampu mencetak SDM yang tidak dari sisi konvensional saja dari sisi isi, tetapi juga dari sisi teknik serta teknologi,” ujarnya. (CA-169)***