asa dan cita-cita

Selamat malam rekan-rekan penggemar dunia maya terutama blog
malam ini saya ingin bercerita tentang cita-cita ku yang sejak dari kecil setiap orang pasti menanyakannya. Ketika aku masih kecil, berusia 8 tahun, aku ditanya oleh orang tuaku, mau jdi apa engkau kalau sudah besar nanti? aku menjawab aku belum tahu mau jadi apa karena menurutku aku masih terlalu kecil untuk memikirkan hal itu. berlanjut sampai lulus sd aku ditanya lagi mau jadi apa kamu nanti kalau sudah lulus? lalu kujawab biarlah aku jadi apa yang terjadi nanti, aku belum memikirkannya. dan itu sampai aku lulus SMA. meskipun aku anak seorang petani yang penghasilannya bisa dibilang rendah kebawah, tapi Allah SWT ternyata sangat adil dalam segala hal. aku diberikan kecerdasan yang lebih dibandingkan mereka rekan-rekanku yang punya orang tua yang kaya raya. dengan kemampuan yang demikian ini, membantu saya dalam menuntaskan pendidikan dengan memperoleh beasiswa. bahkan sampai sekarang bisa kuliah di Kampus Ganesha ini.
Lanjut cerita, setelah lulus, saya tidak tahu juga apa sih sebenarnya cita-cita saya? saya hanya mengambil peluang yang ada dan tidak memiliki tujuan yang spesifik. dan sekaran saya sudah masuk di kampus yang katanya tempat perkumpulan siswa siswa terbaik di Indonesia. tekanan kata-kata itu yang embuat saya semakin merasa bahwa kuliah disini sangat berat. dan sekarang saya menadi bagian dari mereka.
Saya Edi Irtanto, Jurusan Teknik Kelautan ITB 2012. entah bagaimana saya bisa termasuk kedalam jurusan ini, padahal sejak dulu saya tidak pernah merencanakan hal ini. didalam benakku ketika dulu aku diatanya hanyalah aku ingin sukses. bisa membahagiakan orang tuaku, dan punya penghasilan yang cukup. tapi aku sekarang disini. apa yang harus aku lakukan supaya aku sukses nanti melalui perguruan tinggi dan jurusan ini? ya sudahlah ini sudah rencana dari yang membuat rencana, aku jalani sisa dari rencana ini. yang jelas dari pengalamanku selam aku hidup ini dari rekan rekan disekitarku. Kenapa orang menanyakan apa cita-citanya nanti? apakah pasti cita2 itu terwujud? yang aku pelajari dari lingkunganku, cita-cita itu hanya milik orang yang punya uang. yang tidak punya uang hanya mengandalkan peluang yang ada karena orang yang tidak punya uang bukan memilih untuk menjadi sesuatu, akan tetapi sesuatulah yang akan memilih dia karena tau dia itu yang terbaik!!!!