Senja Tenggelam

Sejak siang kita disini

Duduk memangku khayalan yang tak henti

Menyambut matahari yang akan pergi

Langit kian menghitam

Senja pun tenggelam

Aku hanya bisa diam

Seiring meluruhnya kepedihan hari itu

Saat pertokoan mulai menyalakan lampu

Aku bangkit menjejaki jalan berbatu

Mengakhiri kisah melodi merah semu

Menyembunyikan rindu dalam temaram

Menghapus bayang kelam

Ah, akan berakhir hari yang suram

Saatnya kini

Berjalan bak sepasang merpati

Lalu pulang ke peraduan sepi

 

Nb: Teruntuk seseorang yang menemaniku menikmati keindahan senja

3 thoughts on “Senja Tenggelam

  1. Gina

    Saya suka senja…

    ketika matahari yang biru bercampur hijau
    dengan awan-awan tipis seperti selendang

    dan

    cahaya mataharinya yang berkilau seperti emas.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *