Lebih Dekat dengan Budaya Indonesia: Reog Ponorogo Bujang Ganong

Reog Ponorogo, salah satu kesenian tradisional yang tak hanya terkenal seantero negeri saja, tetapi juga telah melambung ke mancanegara. Berkaitan dengan hal ini, Apakah Anda mengetahui secara keseluruhan tentang Reog Ponorogo?

Kota Asal Reog

Sebenarnya, Reog sendiri terdapat 3 macam dengan ciri khas masing-masing. Yakni Reog Ponorogo yang berasal dari Ponorogo Jawa Timur, Reog Sunda dari Jawa Barat, dan Reog Banjarharjo dari Brebes Jawa Tengah. Namun konon kota asal Reog yang sebenarnya adalah Ponorogo.

Alur Cerita Reog Ponorogo

Terdapat beberapa versi yang menceritakan tentang alur Reog Ponorogo. Namun secara resminya yakni menceritakan kisah tentang Putri Singgi langit yang berasal dari Kerajaan Kediri, yang memberikan persyaratan kepada dua raja yakni, Raja Klono Sewondono dari Kerajaan Bantarangin Ponorogo dan Raja Singo BarongĀ  dari Kediri, untuk menampilkan pertunjukan 140 kuda kembar yang disertai dengan seekor hewan berkepala dua.

Dari persyaratan tersebut, Klono Sewandono berhasil terlebih dahulu mengumpulkan 140 kuda kembar, namun belum disertai dengan hewan berkepala dua. Singa Barong yang mendengar kabar tersebut pun menyerang Klono Sewondo.

Dengan kesaktiannya, tentu jasa Klono Sewondo menyerang balik Singa Barong, dimana saat itu Singa Barong sedang duduk bersama burung merak yang berada di atas kepalanya diserang hingga si burung berak tersebut menempel dengan kepalanya.

Tak sampai disitu, Singa Barong masing belum menyerah dan masih menyerang menggunakan kerisnya. Namun, perlawanan tak berhasil, malah Klono Sewondo menyerang menggunakan cambuknya hingga SIngo Barong terlempar jauh, dan ia berubah menjadi hewan berkepala dua yakni Singa dan Merak.

Ini artinya berhasilah Klono Sewondo menampilkan pertunjukan 140 kuda kembar dan hewan berkepala dua sesuai dengan permintaan Putri Songgo Langit.

Permainan Reog di Ponpes Gontor (Gontor TV)
permainan Reog di Ponpes Gontor

Tokoh Dalam Pertunjukan

Ada beberapa tokoh penting dalam Reog Ponorogo, yakni:

  1. Penari, dimana antar satu penari dengan penari lainnya saling berpasangan
  2. Warok, yang artinya seseorang yang memiliki tekad suci, perlindungan, serta tuntunan. Sehingga seseorang yang menjadi warok karena bisa memberikan pengajaran serta petunjuk pada orang lain agar hidup dengan baik
  3. Dada merak atau barongan yang biasanya dibuat dari rotan dan bambu sebagai tempat untuk menata bulu merak
  4. Prabu Klono Sewondo, yang digambarkan menggunakan gerak tari lincah dan berwibawa
  5. Bujang Gandong, yakni menggambarkan Patih Pujangga Anom dengan menggunakan tokoh energi, kocak serta memiliki keahlian bela diri yang bagus.

Reog Ponorogo menjadi sebuah tarian tradisional yang patut dilestarikan. Jika Anda tak bisa memeragakannya, setidaknya tahu atau mengenal jauh tentang Reog Ponorogo.