Ciri Fisik Sapi Belgian Blue dan Kestimewaannya

Sapi belgian blue. Hanya mendengar namanya saja sudah ketahuan kalau sapi ini berasal dari Belgia. Dibanding jenis sapi lainnya, belgian blue punya banyak keunggulan yang cukup mendominasi.

Kadar gizi yang terkandung di dalam daging sapi ini juga tidak main-main. Mulai dari tingginya zat besi, protein yang melimpah, hingga rendah kolesterol.

Ciri Fisik Sapi Belgian Blue

Kalau ingin mengenal sapi belgian blue lebih jauh, yuk simak dulu bagaimana karakteristik plus keunggulannya.

Berotot Kekar

Ngeri tidak sih kalau dekat-dekat dengan sapi yang berotot kekar? Khawatirnya, ketika temperamen naik, siapa pun yang ada di dekatnya langsung kena seruduk.

Faktanya, walau sapi ini begitu kekar dan mirip binaragawan, tetapi punya sifat dan sikap yang ramah pada manusia. Dengan kata lain, sapi belgian blue mudah dijinakkan dibanding jenis sapi lain.

Pada sapi belgian blue yang sudah dewasa, bobotnya rata-rata 1.100 kg hingga 1.250 kg. Namun, ada pula yang mampu mencapai 1.300 kg ketika mendapat perawatan yang bagus.

Gara-gara berotot kekar inilah si sapi belgian blue punya daging berkualitas tinggi dengan kadar karkas lebih dari 80%.

Berjiwa Tenang dan Mudah Beradaptasi

Menjadi besar, kuat, dan kekar, bukan berarti mudah mengamuk seperti banteng-banteng yang beradu dengan matador. Buktinya, sapi belgian blue tidak mudah menyeruduk si empunya ketika diberi makan ataupun diperah susunya.

Selain itu, sapi belgian blue juga punya kemampuan beradaptasi dengan baik. Untuk itulah mengapa pemerintah Indonesia memasukkan sapi-sapi ini ke dalam program swasembada daging sapi mulai dari tahun 2021-2026.

Berkat kerja keras tim penelitian mengenai inseminasi buatan, akhirnya sosok keturunan sapi belgian blue yang pertama pun lahir di Indonesia. Namanya Gatot Kaca.

Sedikit Makan, Banyak Mencerna

Kalau di dunia manusia, ada istilah “sedikit bicara, banyak bekerja”, maka di dunia sapi ada istilah “sedikit makan, banyak mencerna”. Maksudnya, walaupun porsi makan sapi belgian blue lebih sedikit dari pada jenis sapi lain, tetapi bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

Bukankah sapi belgian blue punya otot kekar dan kuat? Dari mana ia dapatkan kesempurnaan semacam itu kalau bukan dari makanan dalam jumlah besar?

Seringkali, banyak orang salah paham. Banyak makan, belum tentu banyak menghasilkan daging. Para binaragawan atau olahragawan yang kekar-kekar itu juga sedikit makan sudah bisa punya otot besar. Kuncinya ada pada kemampuan mencerna dan mengonversi makanan menjadi otot dan daging.

Sapi belgian blue juga begitu. Dengan kata lain, ia memiliki kecerdasan fisik karena sudah mencapai tataran sedikit makan dan banyak mencerna. Sebagai konsekuensinya, ia tentu memerlukan makanan bergizi untuk menunjang kesuburan otot dan tubuhnya.

Melewati Masa Kehamilan dalam Waktu Singkat

Inilah yang membuat pemerintah Indonesia sangat tertarik ingin mengembangbiakkan jenis sapi belgian blue secepat mungkin. Tujuannya tentu agar kebutuhan pangan bergizi tinggi bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan.

Anak-anak sapi belgian blue yang baru berusia 4-6 minggu pun sudah memiliki double muscling dengan tingkat pertumbuhan yang mengagumkan. Mudah-mudahan program tersebut berjalan lancar dan segera terealisasi.

Itulah beberapa ciri fisik serta keunggulan yang dimiliki oleh sapi belgian blue. Bagi penikmat daging sapi berkualitas, pasti sudah tidak sabar menunggu tanggal edarnya aneka masakan berbahan utama dari belgian blue.