Mengenal Biologi Sebagai Ilmu

Tanpa disadari setiap manusia selalu memiliki hubungan dengan biologi dalam kehidupannya sehari-hari entah itu dari tubuh manusia itu sendiri atau di lingkungan sekitarnya. Contohnya penerapan biologi sebagai ilmu seperti energi manusia yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Energi tersebut dihasilkan dari proses biologi yang diperoleh dari makanan bernutrisi yang dikonsumsi setiap hari. Bukan hanya itu saja, terdapat berbagai hewan dan tumbuhan mulai dari yang sederhana hingga kompleks yang berada di lingkungan sekitar. 

Istilah biologi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu bios dan logos. Bios artinya hidup dan logos artinya ilmu. Jadi jika diartikan maka biologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dan juga kehidupannya. Di dalam biologi terdiri dari banyak kajian tentang aspek kehidupan seperti pertumbuhan, struktur, persebaran, fungsi, evolusi, dan taksonomi. 

Objek Kajian Biologi

Objek kajian biologi meliputi keseluruhan dalam kehidupan mulai dari mikroorganisme hingga makroorganisme dan juga dari tingkatan keluarga organisme yang berbeda dan lebih kompleks. Seiring berkembangnya zaman maka objek biologi dan perkembangan ilmu pengetahuan juga ikut mengalami perkembangan. 

Pada awalnya makhluk hidup hanya terdiri dari dua kingdom yaitu kingdom animalia dan kingdom plantae. Hanya saja ilmu pengetahuan yang semakin berkembang membuat makhluk hidup terbagi menjadi 5 kingdom menurut Robert H. Whittaker yaitu kingdom animalia, plantae, protista, fungi, dan monera. Sedangkan klasifikasi terbaru menurut Carl Woese yaitu kingdom animalia, plantae, protista, fungi, archaebacteria dan eubacteria. 

Lihat pula: Referensi Lengkap Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Seluruh objek kajian biologi dapat dikaji mulai dari tingkatan atau yang dinamakan hierarki kehidupan atau organisasi kehidupan yaitu :  

  • Molekul : partikel-partikel penyusun organisme yang tersusun dari atom-atom. 
  • Sel : setiap tubuh makhluk hidup terdiri dari sel. Sel adalah unit fungsional dan struktural paling kecil dari setiap makhluk hidup untuk menjalankan aktivitas kehidupan.
  • Jaringan : kumpulan sel yang memiliki fungsi dan bentuk yang sama. Jaringan pada tumbuhan seperti jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan meristem, xilem, floem, jaringan kolenkim, dan jaringan sklerenkim dan jaringan pada hewan yaitu jaringan saraf, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan epitel.
  • Organ : kumpulan jaringan yang memiliki fungsi tertentu seperti otak, jantung, pankreas, dll.
  • Sistem organ : kumpulan organ yang bersatu untuk menjalankan fungsi tertentu dengan tujuan untuk membentuk suatu sistem seperti organ hati, pankreas, lambung, dll yang membentuk sistem pencernaan.
  • Organisme / individu : kumpulan sistem organ yang bekerja sama untuk menyusun tubuh organisme. Organisme / individu merupakan makhluk hidup tunggal.
  • Populasi : kumpulan individu satu spesies yang hidup di satu wilayah tertentu dan saling berinteraksi. 
  • Komunitas : kumpulan populasi dari berbagai spesies yang hidup di wilayah tertentu dalam kurun waktu yang sama dan saling berinteraksi.
  • Ekosistem : seluruh komunitas dan lingkungan fisik atau abiotik yang saling berinteraksi.
  • Bioma : tipe ekosistem regional dengan komunitas yang serupa seperti tundra, taiga, hutan hujan tropis, gurun, dan padang rumput. 
  • Biosfer : seluruh organisme atau seluruh bioma beserta tempat hidupnya seperti atmosfer, hidrosfer, dan litosfer. 

Makhluk hidup yang merupakan objek yang dipelajari dalam ilmu biologi memiliki ciri-ciri tersendiri sehingga dapat memberikan kemudahan dalam membedakannya dengan objek-objek ilmu sains lainnya. Ciri-cirinya yaitu tumbuh dan berkembang, membutuhkan makanan, peka terhadap rangsangan, melakukan metabolisme, bergerak, dan bereproduksi. 

Meskipun begitu, sebenarnya biologi sebagai ilmu memiliki kedudukan yang sama dengan ilmu lainnya seperti matematika, fisika, dan kimia. Jadi walaupun ciri-cirinya berbeda, karakteristik biologi dengan ilmu sains lainnya tetap sama yaitu objektif, rasional, empiris, dan akumulatif.