Panduan Membuat Makalah dalam Tugas Kuliah

Sering membuat dan mendapatkan tugas artikel atau makalah ilmiah, tapi masih bingung bagaiamana langkah yang tepat untuk membuatnya? Hal semacam ini memang kerap terjadi, bahkan mahasiswa yang sudah kuliah beberapa tahun pun masih banyak yang bingung untuk memulai membuat tugas makalah ilmiah.

Jika kita artikan, makalah merupakan hasil karya ilmiah berupa tulisan yang memiliki beberapa penjelasan dan bagian yang terstruktur. Makalah sendiri sebelumnya belum pernah dipublikasikan dan merupakan hasil dri pemikiran orang terhadap suatu hal.

Berdasarkan opini dari W.J.S. Poerwadarminta (1994), pengertian makalah adalah pembahasan yang lebih lanjut dari pemikiran yang dikemukakan secara tertulis.

6 Cara Membuat Makalah Ilmiah yang Tidak Bikin Ribet

Sebagian orang beranggapan bahwa membuat karya ilmiah itu ribet dan sulit untuk menentukan langkah atau cara yang lebih terstruktur dalam membuatnya.

Contoh makalah ilmiah: Makalah paragraf narasi, makalah paragraf eksposisi, makalah paragraf deskripsi

Padahal, jika diperhatikan, cara membuat makalah ilmiah itu sangat mudah, dengan syarat kita sudah tahu langkah-langkah apa saja yang harus diambil. Berikut adalah cara bagaiamana membuat sebuah makalah ilmiah dengan lebih mudah.

  • Tentukan Tema Makalah

Penentuan tema dalam sebuah makalah adalah cara awal untuk mulai menyusun karya tulis ilmiah. Hal ini dapat menjadi penentu apakah tulisan tersebut dapat diselesaikan dengan mudah atau tidak.

Biasanya dosen ataupun gurulah yang menentukan tema umum dari tugas makalah, sehingga siswa dapat mengembangkan tema utama tersebut sesuai dengan topik yang mereka kuasai dan mudah untuk dipahami.

Sebagai contoh guru memberikan tema pasar tradisional untuk tugas mata pelajaran ekonomi, maka siswa bisa membuat subtema mengenai perbedaan harga dari suatu produk di beberapa pasar tradisional.

Untuk pemilihan tema dari sebuah makalah ilmiah sebaiknya jangan sampai salah memilih, karena hal tersebut akan berpengaruh pada pembuatan makalah yang sulit diselesaikan.

  • Judul yang Jelas

Tema merupakan pokok pikiran dari makalah ilmiah, sedangkan fungsi dari judul adalah bingkai isi makalah. Alasan kenapa penentuan judul harus jelas adalah untuk penyusun memfokuskan pada satu pembahasan dan tidak melebar sampai ke pembahasan lain, bahkan melenceng dari tema utama.

Tentukan judul yang lebih spesifik dari tema yang Anda pilih agar pembahasan tetap sesuai dengan judul yang jelas. Judul juga akan menyempitkan penelitian yang harus Anda lakukan.

  • Kumpulkan Referensi

Dengan mencari sumber atau bahan referensi yang banyak, Anda tidak akan kesulitan dalam menyusun setiap bagian dari makalah ilmiah. Jika Anda sudah memiliki banyak referensi yang lengkap, dasar pemikiran dalam bab pendahuluan dari makalah ilmiah Anda akan lebih menjanjikan.

Referensi dapat Anda cari di berbagai sumber seperti Koran, majalah, internet, buku, dan media lain. Pastikan sumber referensi yang dipakai adalah sumber yang kredible. Sehingga jika ditanya dan dipertanggungjawabkan, Anda akan lebih mudah untuk menjawabnya.

  • Lihat Makalah Lain yang Memiliki Tema Sama

Sebagai contoh dari sebuah makalah, sebaiknya Anda membaca beberapa makalah referensi yang memiliki tema yang sama atau mendekati sama. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran, pemahaman dan penalaran tentang bagaimana penulis nanti menyusun sebuah makalah ilmiah.

Meskipun Anda diperbolehkan untuk melihat beberapa referensi dari makalah lain, sebaiknya hindari untuk menjiplak isi dari makalah lain.

Tentu saja ini akan merugikan Anda dan orang lain karena sudah menggunakan kekayaan intelektual orang lain tanpa persetujuan dari pemiliknya.

Tulisan selengkapnya: 6 Tahap Membuat Makalah Anti Ribet