Beberapa Faktor yang Bisa Tingkatkan Resiko Terkena Hepatitis

Banyak orang yang kerap heran dimana di dunia yang serba modern ini, justru kian banyak penyakit yang muncul. Bahkan jika melihat dari data kesehatan, justru orang di dunia modern ini banyak sekali yang terkena penyakit-penyakit berbahaya dan mematikan dibandingkan dengan orang zaman dulu.

Mungkin faktor gaya hidup menjadi hal terbesar yang membuat resiko penyakit yang menyerang manusia di zaman modern ini menjadi kian besar juga. Salah satu penyakit yang banyak ditakuti yakni penyakit hepatitis B.

Penyakit hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan karena virus hepatitis B atau biasa disebut dengan virus HBV. Penyakit hepatitis B ini mampu menyebabkan kondisi yang akut serta kronis pada pasiennya. Penyakit hepatitis B adalah termasuk penyakit yang sangat mudah menular sehingga wajib diwaspadai.

Penularannya bisa lewat kontak dengan perantara darah ataupun cairan tubuh penderita lainnya. Resiko ini bisa kian tinggi jika Anda tak mempunyai kekebalan tubuh pada penyakit hepatitis B ini. Menyeramkan bukan?

Meski termasuk penyakit yang berbahaya, ternyata ada fakta mengejutkan di balik hepatitis B ini. Faktanya, ternyata banyak sekali penderita penyakit hepatitis B ini tak menyadari jika dirinya terinfeksi oleh virus hepatitis B.

Berikut ini beberapa hal yang mampu tingkatkan resiko Anda terkena hepatitis B di diri Anda misalnya:

● Jika Anda berbagi sikat gigi, handuk, hingga alat cukur yang telah terkontaminasi dengan adanya darah yang terinfeksi.

● Memakai obat terlarang (narkoba) serta berbagi jarum suntik dimana bisa jadi kontak darah dengan penderita hepatitis B.

● Anda pun akan bisa meningkatkan faktor resikonya jika berhubungan seks dengan para pengguna narkoba atau obat terlarang yang menggunakan hingga berbagi jarum suntik.

● Memiliki luka yang terbuka dan kemudian terjadi kontak dengan darah yang sudah terinfeksi dengan virus hepatitis B.

● Bekerja atau mungkin berurusan dengan darah dalam kondisi seperti apapun. Beberapa paramedis hingga staf laboratorium memiliki resiko tinggi dalam hal ini karena kemungkinan ketidaksengajaan tertusuk dengan jarum suntik dari bekas penderita hepatitis B sangat tinggi.

● Jika Anda menjalani transfusi darah pun juga bisa meningkatkan resikonya dimana kemungkinan ada pendonor darah yang menderita hepatitis B. Itulah mengapa seluruh darah yang didonorkan wajib untuk di tes lebih dulu sehingga lebih aman untuk semua pihak.

● Menjalani perawatan gigi hingga pengobatan yang peralatannya tidak steril juga bisa jadi meningkatkan faktor resiko Anda terkena hepatitis B.

● Bertindik atau bertato juga bisa jadi sebab terkena hepatitis B jika peralatan tidak higienis.

● Tak hanya yang berhubungan dengan darah saja, ternyata cairan yang ada di tubuh juga bisa jadi perantara untuk penularan penyakit hepatitis B ini. Anda pun bisa beresiko untuk terkena penyakit hepatitis B, apabila melakukan hubungan seks dengan tanpa kondom baik oral seks atau anal seks terutama jika pasangan telah terinfeksi, memiliki pasangan seksual yang lebih dari 1 orang dan jika menjadi pekerja seks komersial tak peduli pria atau wanita.

Itulah beberapa faktor resiko yang bisa tingkatkan penularan pada penyakit hepatitis B. Oleh karena itu semua orang wajib untuk waspada. Hal ini lantaran semua orang juga bisa terkena penyakit ini baik dari unsur kesengajaan hingga ketidaksengajaan karena penderita hepatitis B tidak bisa langsung terlihat ciri-cirinya. Untuk itu tetap berhati-hati dan waspada selalu. Untuk informasi yang lebih komprehensif lagi mengenai penyakit ini, ada baiknya jika Anda langsung menghubungi dokter untuk berkonsultasi maupun bertanya apabila Anda merasakan gejala seperti yang dijelaskan diatas.

Tags:
Profile photo of rendrasaputra

About rendrasaputra