Pernah Dengar Tempat Wisata di Muntok, Ini Infonya

Selama ini Pulau Bangka sangat terkenal dengan wisata pantainya yang amat cantik. Namun sejatinya Bangka tidak hanya pantai. Masih ada Muntok untuk anda pecinta wisata sejarah. Di masa lalu, Muntok merupakan kota pengasingan untuk para tokoh kemerdekaan setelah Agresi Militer Belanda I, seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan lainnya. Selain menawarkan wisata sejarah, Muntok juga menawarkan wisata museum, religi, dan bahari. Bagi anda yang hendak melancong ke Muntok, baiknya anda merencanakan untuk mengunjungi 5 tempat menarik di sebagai referensi destinasi wisata di Muntok ini.

1. Pesanggrahan Menumbing
Inilah tujuan wajib di Muntok. Di masa lalu, Pesanggrahan Menumbing merupakan tempat dimana Bung Karno dan Bung Hatta diasingkan agar terisolir dari dunia internasional. Selain kedua proklamator ini, Ali Sastroamidjojo, H. Agus Salim, Moh. Roem, Surya Darma, dan A. Gafar Pringgodigdo juga turut diasingkan ke Pesanggrahan Menumbing. Memasuki pesanggrahan yang dibangun pada tahun 1928 ini, anda akan melewati ruang tamu, aula yang dulu digunakan sebagai penjara bagi para tokoh republic sebelum dijadikan sebagai tempat sidang tentara Beland, dan kamar Bung Karno di pojok ruangan. Anda juga akan melihat mobil Ford Deluxe 8 berplat BN 10 yang dulunya kerap digunakan oleh Bung Hatta. Pada tanggal 6 Juli 1949, semua tokoh kemerdekaan yang diasingkan dikembalikan ke Yogyakarta yang pada saat itu telah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan RI.

2. Pesanggrahan Muntok
Pesanggrahan Muntok dikenal juga dengan nama Wisma Ranggam. Pesanggrahan ini dibangun pada tahun 1827 sebagai tempat peristirahatan para karyawan perusahaan timah BTW. Dulu, Bung Karno juga menempati pesanggrahan ini karena beliau tidak tahan dengan udara dingin di Pesanggrahan Menumbing, ditemani oleh Haji Agus Salim. Selain sebagai tempat pengasingan Bung Karno dan Haji Agus Salim, Pesanggrahan Muntok juga merupakan tempat dilakukannya serah terima surat kuasa pengembalian pemerintahan Ri ke Yogyakarta pada Juni 1949, dimana surat kuasa tersebut di buat konsepnya oleh Bung Hatta di Pesanggrahan Menumbing.

3. Museum Timah
Sejatinya ada dua museum timah di Indonesia dan Bangka, yaitu di Pangkalpinang dan di Muntok. Museum Timah Muntok merupakan salah satu aset perusahaan timah BTW. Adapun museum ini terdiri dari dua lantai. Lantai pertama merupakan galeri pertimahan, sementara lantai dua diisi dengan kantor, perpustakaan, dan auditorium. Selain menceritakan tentang seluk-beluk timah, museum ini juga menyuguhkan surat pengakuan Suster Vivian yang selamat dari pembantaian Jepang saat hendak kembali ke Australia.

4. Mercusuar Tanjung Kelian
Berjarak 7 kilometer dari pusat Kota Muntok, anda akan mendapati Tanjung Kelian yang menjadi tujuan wisata populer di Bangka Barat. Di tempat ini, anda akan menyaksikan kemegahan mercusuar yang dibangun pada tahun 1862 oleh Belanda dengan rancangan arsitek Inggris. Mercusuar Tanjung Kelian memiliki ketinggian kurang lebih 56 meter dan untuk mencapainya, anda harus menaiki 192 anak tangga. Sampai saat ini mercusuar ini masih digunakan untuk memandu sejumlah kapal yang keluar masuk Selat Bangka. Selama anda menaiki anak-anak tangga mercusuar ini, anda harus berhati-hati karena kondisi tangga agak curam dan kurang penerangan. Namun setengah perjalanan selanjutnya, penerangan mulai sedikit terlihat melalui lubang udara yang ada. Setibanya di puncak mercusuar, anda akan menyaksikan pemandangan yang begitu mempesona. Menolehlah ke bawah untuk melihat bangkai kapal Van der Parra di tepian pantai setelah sebelumnya tenggelam akibat bom tentara Jepang. Oh ya, Jangan beranjak sebelum anda menyaksikan matahari kembali ke peraduannya di ufuk barat.

Selain memiliki arti penting bagi sejarah Indonesia, Muntok juga merupakan kota tua yang eksostis. Di dalamnya banyak sekali bangunan peninggalan masa kolonial mengingat Muntok adalah kota pelabuhan yang penting di masa lampau. Bagi anda yang ingin berwisata sejarah, anda harus mengunjungi tiga cluster Kota Muntok, yaitu Kampung Melayu, Kampung Eropa, dan Kampung China, dimana anda akan menemukan rumah-rumah panggung khas Melayu, bangunan bergaya Eropa, dan bangunan berasitektur China. Puas berkeliling Muntok, beralihlah ke wisata kuliner untuk mencicipi getas, lempah kuning, lampek durian, kemplang, empek-empek, dan cempedak goreng. Demikianlah 5 tempat wisata Muntok yang menarik untuk dikunjungi. Semoga dapat membantu anda yang mencari referensi tentang wisata Muntok. Selamat berlibur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *