Daftar Aplikasi Android Terbaik Untuk Kalian Yang Telah Kecanduan Akan Smartphone

Smartphone saat ini telah menjadi sebuah alat yang tidak gampang untuk dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di jaman yang sudah serba teknologi seperti sekarang ini. Mungkin pada awalnya, kita hanya menggunakan kurang lebih beberapa menit atau jam saja. Tapi semakin lama, penggunaan yang lama akan menjadi kecanduan yang sangat susah untuk dikontrol.

Meskipun banyak cara telah dilakukan untuk mengurangi efek kencanduan tersebut, khususnya kalangan anak-anak di bawah umur, tapi tetap saja kebiasaan memakai smartphone kembali lagi. Jika sudah kecanduan, banyak akibat yang akan timbul, seperti terkena dampak radiasi, malas belajar, malas bersosialiasi, dan efek buruk lainnya.

Agar bisa mengurangi rasa candu terhadap smartphone, sebaiknya Anda pakai saja beberapa aplikasi berikut ini. Pasang aplikasi di bawah ini pada smartphone Android Anda.

  • Aplikasi bernama Checky

Aplikasi bernama Checky ini adalah aplikasi yang bisa memberikan analisa aktivitas Anda selama menggunakan smartphone. Analisa-analisa itu kelak akan dinotifikasi dan Anda bisa melihat lama waktu pemakaian dan aplikasi apa saja yang sudah Anda pakai pada waktu itu. Dengan begitu situs judi pkv terbaik 2020, Anda akan lebih menyadari waktu pemakaiannya dan akan diberi beberapa pilihan untuk mengaktifkan batas waktu pemakaian hariannya. Aktifkan saja fitur tersebut agar Anda tidak terlalu lama memakai smartphone.

  • Aplikasi AppBlock Stay Focused

Jika anda sangat susah untuk fokus pada kegiatan yang sedang dilakukan dan hanya berkutik pada smartphone saja, lebih baik biasakan memakai aplikasi AppBlock Stay Focused. Anda yang memakai aplikasi ini akan melatih kefokusan Anda terhadap lingkungan sekitar, seperti mengerjakan tugas kuliah atau pekerjaan kantor.

Kalau Anda terlalu sering membuka sebuahaplikasi, misalnya aplikasi game, maka secara otomatis, AppBlock Stay Focused akan memblokir aplikasi itu agar tidak bisa digunakan. Aplikasi ini sangat sesuai untuk Anda yang kurang fokus dan lebih menyukai membuka smartphone dibandingkan mengerjakan sesuatu yang memang harus diutamakan.

  • Aplikasi Forest: Stay Focused

Aplikasi yang satu ini akan memaksa Anda untuk membuka aplikasinya agar pohon yang Anda tanam dapat semakin besar. Pertumbuhan pohonnya akan semakin cepat jika Anda sering membuka aplikasi ini.

Jadi, kalau Anda membuka aplikasi lain, seperti media social atau game, pohon itu tidak akan tumbuh. Tapi kalau membuka aplikasi Forest-nya, pohon akan semakin bertambah besar. Aplikasi yang satu ini pas digunakan untuk anak-anak karena memiliki fitur yang sangat menarik tersebut.

  • Aplikasi Offtime

Offtime adalah sebuah aplikasi yang bisa memberikan Anda waktu istirahat sebentar dari penggunaan smarthpone. Fitur di aplikasi ini sangat bermanfaat sekali bagi Anda, misalnya menganalisa aktivitas Anda selama menggunakan smartphone. Setelah dianalisa, notifikasi akan keluar dan memperlihatkan semua kegiatan Anda. Di notifikasi itu pula Anda akan diberi saran untuk menghentikan aplikasi-aplikasi yang terlalu membuang-buang waktu Anda. Blokirlah aplikasi-aplikasi itu agar kecanduan Anda bisa teratasi.

  • Aplikasi Moment

Aplikasi Moment saat ini telah mulai banyak dipakai di Indonesia, terlebih bagi anak-anak yang kecanduan bermain smartphone. Namun sayangnya, aplikasi ini belum banyak yang tau sebelumnya. Gunakan fitur pengatur batas pemakaian yang Anda mau. Kalau sudah dekat dan melewati batasnya, akan muncul notifikasi yang memperingatkan Anda untuk segera menghentikannya.

Jika Anda tidak ingin kecanduan smartphone lagi, beberapa aplikasi di atas akan dapat membantu Anda menguranginya. Lebih baik mengurangi kecanduan penggunaan smartphone daripada Anda harus menerima akibat yang kurang bermanfaat. Lakukan saja aktivitas yang lebih positif agar tubuh dan pikiran jauh lebih sehat.

Intip Apa Saja Beberapa Fitur Baru Yang Terdapat Di OS Android Tercanggih, Android Q

Meskipun Android Pie belum lama diperkenalkan, Google sudah bersiap-siap untuk kembali memperkenalkan sistem operasi terbaru mereka yaitu Android Q atau Android 10. Jadwal rilis yang semakin dekat, karena Google telah merilis versi beta dari Android Q beberapa waktu lalu. Pengguna smartphone Google Pixel menjadi yang pertama diberi kesempatan untuk mengatakan selamat tinggal pada Android Pie serta siap mencoba Android Q.

Google telah memberikan timeline tahap perilisan Android Q mulai dari versi beta hingga versi akhirnya. Versi beta pertama sudah diluncurkan pada 13 Maret lalu. Versi beta 2 juga sudah dirilis pada 3 April lalu. Developer beta 3 akan hadir di awal Mei. Pembaruan tambahan akhir, beta 4, telah hadir di awal bulan Juni. Calon rilis (RC) beta 5 dan beta 6 akan segera hadir. Dan waktu perilisan resmi Android Q akan dimulai pada bulan Agustus mendatang

Perilisan resmi di bulan Agustus bukan berarti seluruh ponsel Android akan memiliki Android Q pada bulan tersebut. Perilisannya ke ponsel Android lain akan ada di sepanjang tahun 2019 dan bahkan sampai pada tahun 2020 karena berbagai produsen pastinya memberikan banyak fitur dan antarmuka mereka sendiri pada sistem operasi ini. Ada kemungkinan kamu wajib menunggu berbulan-bulan setelah perilisan awal Android Q sebelum dapat melihat pembaruan OS di perangkat milikmu.

Dalam versi beta yang sudah diperkenalkan oleh Google, Android 10 dilengkapi dengan berbagai fitur canggih. Di bawah ini adalah ulasannya :

  • Adanya fitur bawaan Android Q untuk dapat merekam layar

Fitur bawaan Android Q untuk merekam layar ini adalah fitur yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh pengguna Android. Dengan fitur ini kamu dapat merekam layar dan juga suara. Di versi beta user wajib untuk masuk ke Developer Options atau Opsi Pengembang untuk mengaktifkannya. Google kemungkinan akan menambahkan cara Poker 88 yang lebih gampang untuk mengaktifkan fitur ini di build yang akan datang.

  • Pengoptimalan aplikasi file pada Android Q menjadi lebih baik

Aplikasi file Google sebelumnya biasa-biasa saja, dan bahkan tidak mempunyai shortcut di app drawer. Menariknya, aplikasi file Android Q sedikit ada di atas versi sebelumnya. Aplikasi baru ini tidak hanya punya shortcut, tetapi juga menawarkan UI yang lebih baik, search bar di bagian atas, serta akses cepat ke aplikasi lain.

  • Fitur baru yang bernama Bubbles

Google telah mengadopsi fitur yang disebut “Bubbles” ke dalam sistem notifikasi. Bubbles pada dasarnya akan muncul di atas konten lain di layar dan memungkinkan user dapat melakukan hal-hal dengan cepat dan mudah seperti membalas pesan. Bubbles dapat diperbesar saat user ingin menggunakannya, dan dihilangkan saat tidak ingin dipakai.

  • Adanya kontrol privasi yang lebih bagus dan canggih lagi

Menurut informasi dari banyak situs, privasi pengguna menjadi fokus utama dari Android Q. Google menawarkan izin atau permission baru untuk aplikasi sehingga user dapat lebih mengontrol jumlah informasi yang dibagikan melalui aplikasi. Misalnya, aplikasi sekarang memerlukan izin eksplisit untuk melacak lokasi pengguna di background. Dengan fitur seperti izin runtime, pengguna dapat mengizinkan akses lokasi saat aplikasi tengah berjalan dan membatasi jumlah informasi yang dapat dikumpulkan background app tertentu. Kamu juga bisa mengatur akses aplikasi ke file foto, audio, dan video memakai izin runtime yang baru ini.

  • Dapar berbagi fitur Wi-Fi menjadi lebih gampang dengan kode QR

Dengan Android Q, kamu kelak dapat dengan gampang berbagi detail Wi-Fi untuk pengguna lain menggunakan kode QR. Saat kamu memilih salah satu jaringan Wi-Fi untuk melihat detail lebih lanjut, kamu akan melihat opsi untuk membagikan detail Wi-Fi memakai kode QR. Kamu harus mengautentikasi menggunakan PIN agar muncul kode QR do layar ponsel.

Mungkin di antara kalian ada yang telah familiar dengan fitur ini karena pabrikan-pabrikan asal China telah menawarkan fitur serupa sebelumnya. MIUI memiliki fitur berbagi Wi-Fi memakai kode QR sejak tahun 2014. Namun tentunya ini adalah kabar baik karena Google akhirnya meluncurkan fitur ini sebagai fitur bawaan standartnya.