Ini Dia 4 Tahap Gejala Penyakit Difteri yang Harus Diketahui

Difteri merupakan salah satu wabah penyakit yang mengintai masyarakat Indonesia. Dimana penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya dan bahkan juga bisa mengakibatkan kematian. Sehingga sebelum terlambat maka sebaiknya penyakit difteri ini ditangani dengan baik agar tidak menjadi terlalu mematikan untuk penderitanya. Difteri sendiri merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphtheriae. Selain menyerang saluran pernafasan, apabila sudah parah nantinya juga akan menyerang bagian tubuh penting lainnya seperti jantung, kulit, hingga sistem saraf otak.

Penyakit difteri sendiri rentan diderita oleh anak-anak kurang dari 12 tahun, tetapi juga tidak mustahil orang dewasa yang mempunyai kekebalan tubuh bagus juga bisa terserang penyakit difteri. Oleh karena itulah Anda bisa melakukan berbagai macam pencegahan dan juga pengobatan yang tepat apabila terserang penyakit ini. Dan salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengetahui tahap gejalanya agar bisa melakukan pengobatan dengan segera. Adapun tahapan gejala difteri adalah sebagai berikut ini:

Penyakit Difteri

1. Tahap awal

Gejala pertama yang akan dirasakan apabila Anda terserang difteri adalah badan yang terasa lemah dan lesu. Sehingga seperti kehilangan tenaga seperti apabila sakit pada umumnya. Selain itu pada tahap ini juga akan mengalami radang tenggorokan sehingga membuat tenggorokan tidak nyaman. Karena penyakit difteri ini menyerang sistem pernafasan sehingga tidak heran apabila radang tenggorokan merupakan gejala yang dirasakan. Dalam tahap ini Anda juga akan merasakan demam hingga tubuh menggigil.

2. Tahap kedua

Tahap selanjutnya setelah mengalami gejala yang normal seperti pada sakit lainnya adalah saatnya menyerang sistem pernafasan. Dimana hal tersebut menandakan bahwa bakteri sudah memproduksi racun dan menyerang sistem pernafasan. Hal tersebut akan membuat jaringan dan sel-sel yang sehat yang ada pada sistem pernafasan menjadi rusak. Sehingga muncul selpaut lendir yang akan dialami setidaknya 2 hingga 3 hari.

3. Tahap ketiga

Tahap selanjutnya setelah muncul lendir yang dapat menyebabkan saluran pernafasan terganggu adalah munculnya lapisan tebal berwarna abu-abu yang disebut pseudomembrane. Lapisan tersebut apabila tidak ditangani dengan tepat bisa menutup saluran hidung, amandel, tenggorokan, hingga kotak suara. Sehingga hal ini akan menyebabkan Anda yang terserang difteri mengalami kesulitan bernafas dan juga kesulitan menelan.

4. Tahap keempat

Dan tahap terakhir setelah menyerang sistem pernafasan adalah akan menginfeksi kulit. Sehingga sebelum tahap ini sebaiknya Anda segera berobat ke dokter agar bisa cepat sembuh dengan penanganan yang tepat. Akan tetapi apabila dibiarkan maka penderita difteri akan mengalami kulit yang tampak kemerahan, terasa sakit apabila dipegang, dan juga bengkak. Sehingga nantinya kondisi tersebut membuat luka basah seperti borok yang dapat meninggalkan bekas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *