Halo para kawan-kawan Unikom. Apakah Kalian suka dengan pelajaran matematika?
Matematika secara singkatnya adalah disebut sebagai ilmu hitung. Dimana didalamnya terdapat tugas untuk menghitung angka, simbol, huruf, yang diselesaikan dengan rumus matematika.

Beberapa orang suka dengan pelajaran matematika, namun ada juga orang yang benci dengan matematika. Orang yang suka matematika pastilah Dia suka berhitung dan suka memecahkan masalah. Sedangkan orang yang tidak suka matematika pastilah Dia malas berhitung dan menganggap matematika itu sulit. Tapi sebenarnya matematika itu cukup gampang, jika Kita tahu rumusnya dan menyelesaikan tugas matematika dengan rumus matematika yang benar.

Matematika telah diajarkan sejak menginjak SD (sekolah dasar). Pelajaran matematika dimulai dari yang sederhana, seperti belajar menghitung angka, dari 1 sampai 10 atau dari 1 sampai 100. Kemudian kemudian dilanjutkan dengan pelajaran pertambahan agka, pengurangan angka, perkalian anga, pembagian angka. Selanjutnya ada pelajaran matematika tingkat lanjut seperti menghitung luas atau dimensi bangunan. Ada juga akar kuadrat dan lain sebagainya.
Pelajaran matematika memang sangat penting bagi kehidupan manusia. Tanpa matematika, manusia akan kesulitan untuk menjalani aktivitas kehidupan. Karena pada dasarnya hampir semua pekerjaan manusia saat ini, sangat bergantung pada matematika. Contoh simple dari pekerjaan manusia yang bergantung pada matematika adalah jual beli atau perdagangan. Untuk itu matematika memang harus diajarkan sejak anak menginjak sekolah dasar.
Apakah Kamu suka dengan matematika? Karena Saya akan memberikan beberapa rumus matematika yang biasa diajarkan saat SD. Hal ini dalam upaya untuk mengajarkan matematika. Kamu bisa mengingat kembali rumus pelajaran matematika yang mungkin telah lama Kamu lupakan. Atau Kamu punya adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar? nah Kamu bisa menunjukkan adikmu beberapa rumus matematika berikut ini.
Dibawah adalah gambar rumus matematika sd yang diajarkan saat sd.

Operasi Bilangan Bulat

Ada 4 sifat yang harus diingat:

1. Sifat Komutatif Penjumlahan

Rumus: d + e = e + d

Contoh: 23 + 4 = 4 + 23 = 27

2. Sifat Komutatif Perkalian

Rumus: d x e = e x d

Contoh: 150 x 2 = 2 x 150 = 300

3. Sifat Asosiatif Penjumlahan

Rumus: (d + e) + f = d + (e + f)

Contoh:

(100 + 4) + 9 = 100 + (4 + 9)

(104) + 9 = 100 + (13) = 113

4. Sifat Asosiatif Perkalian

Rumus: (d x e) x f = d x (e x f)

Contoh:

(2 x 31) x 10 = 2 x (31 x 10)

62 x 10 = 2 x 310 = 620

5. Sifat Distributif Perkalian terhadap Penjumlahan

Rumus: d x (e + f) = (d x e) + (d x f)

Contoh:

3 x (5 + 20) = 3 x 5 + 3 x 20

3 x 25 = 15 + 60 = 75

6. Sifat Distributif Perkalian terhadap Pengurangan

Rumus: d x (e – f) = (d x e) – (d x f)

Contoh:

3 x (9 – 2) = (3 x 9) – (3 x 2)

3 x (7) = (27) – (6) = 21

7. Operasi Hitungan Bilangan Campuran

Operasi Hitung Bilangan Campuran memiliki 2 ketentuan:

  1. Jika terdapat tanda kurung (), kerjakan yang ada di dalam tanda kurung terlebih dahulu.
  2. Jika tidak ada tanda kurung (), kerjakan perkalian dan pembagian dahulu. Kemudian, kerjakan penjumlahan dan pengurangan.

Contoh: 2000 – 40 x 10 : 4 – (10 + 50)

= 2000 – 40 x 10 : 4 – 60

= 2000 – 400 : 4 – 60

= 2000 – 100 – 60

= 1840

FPB & KPK

  1. Rumus Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)
  • Cari faktor prima masing-masing bilangan.
  • Tentukan faktor persekutuan masing-masing bilangan tersebut.
  • Kalikan faktor persekutuan yang berpangkat paling kecil.
  1. Rumus Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK)
  • Cari faktor masing-masing bilangan dengan faktorisasi prima.
  • Kalikan semua faktor.
  • Jika ada faktor yang sama, pilih yang pangkatnya paling tinggi.

Contoh:

24 = 23 x 3

81 = 34

108 = 22 × 33

FPB: 3

KPK: 23 x 34 = 8 × 81 = 648

Satuan Berat

Satuan Volume

Contoh

1 x 10-9 hm3 = 0.000001 hm3 = 0.001 dam3 = 1 m3 = 1.000 dm3 = 1.000.000 cm3 = 1.000.000.000 mm3

Satuan Waktu

1 Menit = 60 Detik

1 Jam = 60 Menit

1 Hari = 24 Jam

1 Minggu = 7 Hari

1 Bulan = 30 / 31 Hari

1 Bulan = 4 Minggu

1 Tahun = 12 Bulan

1 Tahun = 52 Minggu

1 Windu = 8 Tahun

1 Dekade = 10 Tahun

1 Dasawarsa = 10 Tahun

1 Abad = 100 Tahun

1 Milenium = 1.000 Tahun

Luas Bangun Datar

  • Persegi: L = s²
  • Persegi Panjang: L = panjang x lebar
  • Segitiga: L = ½ alas x tinggi
  • Lingkaran: L = π x r²
  • Trapesium: L = ½ tinggi × (a + b)
  • Jajar genjang: L = alas x tinggi
  • Layang-layang dan belah ketupat: L = ½ x d1x d2

Volume Bangun Ruang

  • Tabung: V = πr² x t
  • Prisma tegak segitiga: V = luas alas x t

Menghitung Skala

  • Skala =
  • Jarak pada peta atau gambar = skala x jarak sebenarnya
  • Jarak sebenarnya =

Penyajian dan Pengolahan Data

  • Pengurutan Data

Contoh:

7 8 6 9 8 8 7 9 6 10

10 8 7 6 7 9 6 10 8 9

Nilai Frekuensi
6 4
7 4
8 5
9 4
10 3
Total 20
  • Nilai maksimum: Nilai tertinggi dari semua data
  • Nilai minimum: Nilai terendah dari semua data
  • Mean/rata-rata:
  • Median: Nilai tengah
  • Modus: Nilai yang paling banyak muncul

Untuk data di atas:

  • Nilai maksimum: 10
  • Nilai minimum: 6
  • Mean/rata-rata: (6 x 4 + 7 x 4 + 8 x 5 + 9 x 4 + 10 x 3) : 20 = 7,9
  • Median: 8
  • Modus: 8

Sistem Koordinat

  •  Koordinat Cartesius terbentuk dari 2 sumbu:
  1. x: Absis / Sumbu Mendatar
  2. y: Ordinat / Sumbu Tegak
  • Pada titik 0:
    • Nilai positif: absis mengarah ke bagian kanan, ordinat mengarah ke bagian atas
    • Nilai negatif: absis mengarah ke bagian kiri, ordinat mengarah ke bagian bawah

Baca juga rumus matematika untuk anak SMP.

Operasi Hitung Pecahan

Menyederhanakan Pecahan

Caranya yaitu dengan membagi bilangan pembilang dan penyebut pecahan dengan FPB kedua bilangan.

Contoh:

Mengurutkan Pecahan

Cara mengurutkan pecahan:

  1. Tentukan KPK dari semua penyebut pecahan yang akan diurutkan
  2. Samakan penyebut pecahan yang akan diurutkan dengan mengalikan penyebut dengan KPK
  3. Kalikan pembilang setiap pecahan dengan KPK semua penyebut
  4. Jika penyebutnya sudah sama, urutkan pembilangnya

Contoh:

KPK dari 9, 4, dan 3 adalah 36. Maka:

Urutan dari paling kecil ke paling besar :

Urutan dari paling besar ke paling kecil:

Mengubah Pecahan Ke Desimal

Caranya adalah:

  1. Jadikan penyebut menjadi kelipatan sepuluh
  2. Kalikan juga pembilangnya
  3. Tarik koma ke kiri sesuai dengan jumlah angka nol di penyebut

Contoh:

Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

Untuk melakukan penjumlahan dan pengurangan, penyebut pecahan harus disamakan dulu.

Contoh:

Perkalian dan Pembagian Pecahan

Caranya adalah mengalikan pembilang pecahan pertama dengan pembilang pecahan kedua, dan penyebut pecahan pertama dikalikan dengan penyebut pecahan kedua. Jangan lupa menyederhanakan hasil perkalian jika bisa.

Contoh:

Untuk pembagian, pecahan dikalikan dengan kebalikan dari pecahan pembagi.

Contoh:

Mengalikan dan Membagikan Pecahan dengan Bilangan Bulat

Untuk perkalian, pecahan bisa langsung dikalikan dengan bilangan bulat.

Untuk pembagian, bilangan bulat diubah menjadi pecahan dahulu.

Itulah beberapa rumus matematika untuk anak sd yang wajib kamu hapalkan. Semoga rumus Matematika dasar di atas bisa membantu kamu dalam belajar.

Selamat Menghitung 🙂

 

Comments are closed.

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.