Kota Bekasi ialah salah satu kota yang berlokasi di provinsi Jawa Barat, negara Indonesia. Namanya sendiri “Bekasi” berasal dari sebuah kata “bagasasi” yang bermakna sama dengan kata “candrabaga” yang tertulis di dalam bangunan Prasasti Tugu era Kerajaan Tarumanegara, yaitu sebuah nama sungai yang melewati kota ini.

Motto dari Kota Bekasi ini adalah : Bekasi Maju, Sejahtera dan Ihsan. Sensus penduduk yang dilakukan pemerintah indonesia pada tahun 2020, tercatat berpopulasi sekitar 2.464.719 jiwa, menduduki peringkat 12 kota terpadat di Indonesia.

Untuk para pemuda pemudi yang ada di Bekasi, Apakah Anda ingin segera melakukan pernikahan? Pernikahan itu diharuskan jika Kamu ingin melanjutkan hubungan yang lebih serius. Syarat untuk melangsungkan pernikahan memang terbilang cukup rumit. Beberapa orang mungkin tidak bisa melangsungkan pernikahan karena suatu alasan tertentu. Tapi jika Kamu kebelet menikah, mungkin Kamu bisa mencoba dengan nikah siri. Eits tunggu, sebelum itu Kamu harus paham betul apa itu nikah siri.

Kata Nikah Siri sebenarnya diambil dari bahasa arab, yang memiliki arti sebagai nikah rahasia. Artinya pernikahan ini sedikit tertutup jika dibandingkan dengan pernikahan biasa. Namun pernikahan siri ini tetap dianggap sah di mata agama jika memenuhi syarat tertentu, singkatnya saja seperti: harus ada 2 pihak pasangan laki dan perempuan yang sama sama islam, Wali pernikahan, saksi, dan mahar. Namun walaupun begitu KUA tidak akan mencatat pernikahan siri.

Apakah Kamu sedang berdomisili di bekasi dan ingin mencoba nikah siri? Mungkin Kamu membutuhkan jasa nikah siri bekasi yang akan membantumu. Tapi sebelum itu mari kita simak Syarat-syarat dari nikah siri dibawah ini, supaya Kamu siap mental dan raga.

6 Syarat Nikah Siri

1. Harus memenuhi lima rukun nikah (mempelai pria, mempelai wanita, wali nikah, dua orang saksi, dan diucapkannya ijab kabul.)
2. Bagi calon mempelai pria diharuskan supaya tidak boleh memiliki empat istri. Kalau sudah ada 4, silahkan dikurangi kurang dari empat.
3. Wali dari mempelai wanita telah memberikan izin (ayah kandung, saudara laki-laki sekandung, saudara laki-laki dari pihak ayah).
4. Tidak diperkenankan dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi (tetap tidak diperkenankan dilakukan secara sembunyi-sembunyi dari pihak keluarga mempelai wanita.)
5. Tidak dilakukan secara terpaksa (Kedua mempelai harus atas dasar ihklas tanpa paksaan).
6. Tidak dikerjakan dalam keadaan sedang ihram atau umrah.

 

Comments are closed.

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.