Pertumbuhan E-Commerce di Indonesia tumbuh semakin cepat setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena sudah banyak orang yang bisa menggunakan internet dan memanfaatkan Internet. Salah satu cara memanfaatkan internet adalah melakukan perdagangan digital atau lebih dikenal dengan sebutan e-Commerce.

Kemudahan dalam melakukan transaksi digital, turut serta dalam mempercepat perkembangan dunia e-Commerce. Sudah banyak pula para UKM yang memulai bisnisnya menggunakan media digital modern. Dan tentunya sudah banyak pula yang telah suskes dengan berbisnis secara online.

Biasanya, para pebisnis itu tidak mempunyai ruangan atau tempat khusus untuk menyimpan barang dagangannya. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibutuhkanlah jasa Fullfillment. Sebelum melangkah jauh tentang dunia bisnis e-Commerce, lebih baik lagi jika Anda mengenal tentang Fullfillment. Para pebisnis biasanya  Karena biasanya dunia e-Commerce itu tak lepas dari istilah Fullfillment.

Apa itu Fullfillment
“Fullfillment” jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, memiliki arti sebagai “pemenuhan”. Istilah Fullfillment ini mengacu kepada rumah atau gudang yang berfungsi untuk menyimpan barang. Namun dalam fungsinya, bukan cuman untuk menyimpan barang jasa, melainkan juga pengelolaan barang, pengepakan barang, dan pengiriman barang.

Fungsi Fullfillment
Fullfillment adalah sebuah jasa yang berfungsi untuk membantu para pebisnis agar lebih fokus kepada penjualan atau dagangan. Jika Anda sebagai pebisnis menggunakan jasa Fullfillment, maka semua barang Anda akan dikelola oleh penyedia jasa Fullfillment. Jasa Fullfillment menyediakan gudang, yang berfungsi untuk menyimpan barang-barang Anda dengan aman dan nyaman. Proses packing atau pengemasan barang juga akan dikelola oleh jasa Fullfillment. Bukan hanya itu, proses pengiriman juga akan dilakukan oleh jasa Fullfillment lewat bantuan jasa ekspedisi.

Cara Kerja Fullfillment
Untuk cara kerjanya, pertama-tama Kamu harus menyewa jasa fullfillment indonesia, contohnya seperti gudangku. Customer hanya perlu menyiapkan barang yang ingin di Stock atau di simpan di gudang Fullfillment. Lalu pihak jasa Fullfillment akan ketempat Anda untuk mengambil barang tersebut (picking). Pada tahap ini sebenarnya Customer sudah tidak terlalu memikirkan lagi barangnya, dan bisa fokus ke data penjualan, sebab barang sudah disimpan, dikelola, didata, dan dikelola oleh pihak Fullfillment. Jika nanti terdapat panggilan pesanan barang dari sisi customer, maka customer bisa menghubungi pihak jasa fullfillment untuk mengirim barang tersebut kepada pembeli. Dan pihak Fullfillment akan mempacking barang tersebut, dan terakhir barang tersebut akan dikirimkan via ekspedisi, agar sampai ke pembeli.

 

 

Comments are closed.

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.