Perbandingan Sewa Rumah dengan Cicilan KPR Rumah?

Untuk jangka pendek, anggaran sewa rumah memang lebih kecil dibandingkan dengan mencicil rumah. Menyewa rumah hanya perlu membayar uang sewa selama setahun atau bahkan bisa dicicil per bulan. Sementara, untuk program cicilan KPR, biasanya di awal kita harus membayar uang muka berkisar 20 persen dari harga rumah. Kemudian, kita harus membayar cicilan dengan bunga tetap atau mengikuti perubahan sukuk bunga selama per bulan.

Namun, untuk jangka panjang, cicilan KPR sudah pasti lebih menguntungkan. Ketika cicilan sudah lunas, rumah akan menjadi hak milik pribadi. Rumah yang kita cicil lunas dengan KPR akan sepenuhnya milik kita dengan status hukum kuat. Seterusnya, tidak perlu memikirkan harga sewa rumah yang selalu naik atau berpindah-pindah kontrakan. Rekomendasi Rumah Jepang BSD

Untuk lebih tahu perbandingan sewa rumah dengan cicilan KPR, berikut penjelasannya.

1. Cicilan

Sekarang ini pembayaran sewa rumah bisa dilakukan dengan cicilan. Ketika kamu ingin sewa selama setahun, metode pembayarannya bisa dilakukan dengan mencicil selama per bulan. Selain itu, waktu sewa rumah juga lebih fleksibel. Jika tidak ingin sewa selama satu tahun, sekarang terdapat pilihan sewa untuk harian, mingguan, dan bulanan.

Sementara itu, biaya cicilan rumah bisa kamu angsur dengan biaya cicilan bunga tetap atau mengikuti perubahan sukuk bunga. Kamu harus mengikuti masa cicilan yang umumnya sangat panjang yakni belasan sampai puluhan tahun.

2. Biaya Perawatan

Biaya perawatan untuk sewa rumah cukup ringan. Selama tinggal, kamu mungkin hanya perlu mengeluarkan biaya perawatan untuk bagian interior dan eksterior rumah. Paling besar mungkin kamu mengeluarkan biaya perbaikan seperti penggantian keran air, cat tembok, atau mengganti engsel pintu.

Sementara itu, untuk rumah pribadi biaya perawatan terbesar ada pada biaya renovasi. Tentu kamu ingin menambah atau merombak bangunan rumah sesuai dengan keinginan. Lain halnya sewa rumah yang umumnya tidak ada biaya renovasi ditanggung penyewa.

3. Harga

Harga memang mahal dan selalu naik. Ketika kamu membeli rumah saat ini tentu harganya akan melesat berkali lipat pada 20 tahun mendatang. Kondisi tersebut menjadi keuntungan kamu memiliki rumah. Meskipun terasa berat selama masa cicilan pada akhirnya rumah tersebut akan menjadi milik kamu. Lebih indahnya lagi, rumah yang sudah dibeli bisa diwariskan ke anak-anak kamu jika sudah berkeluarga.

Sedangkan, harga sewa rumah rata-rata menyesuaikan dengan lokasi dan kondisi bangunan. Harga sewa rumah memang tinggi tetapi bisa kamu bayar dengan cicilan ringan. Namun, sampai kapan pun, rumah yang di sewa bukanlah milik kamu pribadi. Jadi, semua tergantung kamu mau pilih yang mana.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.