Pahami Arti Kode Warna Kabel Berikut

Terkadang kita dihadapkan pada kondisi dimana kita harus memasang sendiri peralatan instalasi listrik kita karena terkendala untuk menghubungi kontraktor hvac atau kontraktor listrik. Nah dalam proses pemasangannya selain harus teliti dan cermat juga membutuhkan ilmu yang mumpuni.

Misalnya anda harus mengetahui arti dari warna kabel yang akan anda gunakan. Nah buat kamu yang membutuhkan informasi ini, silahkan langsung simak penjelasannya di bawah ini!

Arti Kode Warna Kabel Listrik

Ada beberapa jenis warna kabel saat ini yang di gunakan Pembagian kabel multi-warna ini bukannya tanpa tujuan.

Setiap Harga Kabel NYY memiliki fungsinya masing-masing. Dengan membedakan warna dari kabel ini akan membuat instalasi akan semakin mudah dan bisa membedakan dari masing masing kabel.

Adapun pengertian dari masing-masing warna kabel power tersebut adalah sebagai berikut:

Kabel kuning, hitam, dan merah.

Kabel ini di gunakan untuk menghantarkan arus positif, fasa, atau listrik yang bersumber dari kabel PLN pada tiang listrik maupun dari ganset. Ketiga kabel ini memiliki karakteristik dapat tersengat atau tersengat listrik saat bersentuhan dengan kulit. Saat di uji menggunakan tespen kabel ini akan bisa menyalakan tespen.

Kabel berwarna biru.

Kabel biru mengandung listrik negatif atau disebut juga aliran netral. Sumber yang di dapatkan dari kabel biru ini adalah yang erasal dari PLN atau dari genset yang di gunakan sebagai sumber listrik.

Ketika bersentuhan dengan kulit, kecil kemungkinannya menyebabkan syok atau syok. Salah satu cara untuk mengidentifikasi kabel ini adalah ketika diuji dengan taspen, taspen tidak mau menyala.

Kabel strip kuning hijau.

Kabel kuning dengan strip hijau merupakan kabel yang berfungsi sebagai kabel pembumian. Artinya kabel ini digunakan untuk menghantarkan muatan listrik ground yang berasal dari penanaman instalasi listrik pipa logam pada ground yang dipasang pada terminal outlet.

Biasanya kabel strip berwarna kuning hijau ini dipasang di soket. Namun untuk menghemat kabel, kontraktor hvac yang juga menangani instalasi kelistrikan akan menyambungkan kabel strip kuning hijau ini dengan kabel biru.

Meskipun metode ini dapat menghemat penggunaan kabel, Anda harus tahu bahwa metode ini dapat mengurangi kualitas aliran pentanahan. Jadi alangkah baiknya jika Anda membuat jalur grounding Anda sendiri.

Tips Cara Memilih Ukuran Kabel Listrik

Anda juga harus memperhatikan ukuran kabel yang akan anda guanakan agar sesuai dengan fungsinya dan tidak salah pilih. Agar tidak salah dalam memilih ukuran, perahatikan beberapa tisp berikut:

  1. Perhatikan dan pilih ukuran kabel yang sesuai dengan kapasitas daya listriknya. Ukuran kabel yang tidak tepat dapat menyebabkan kabel menjadi panas jika terkena arus listrik yang melebihi CRC.

Jika panas pada kabel telah melebihi batas tahanan isolasi maka kabel tersebut berpotensi terbakar dan dapat menyebabkan seluruh bangunan hangus menjadi merah.

  1. Sebaiknya gunakan kabel yang besar untuk mengantisipasi bila suatu saat akan menambah daya listrik
  2. Gunakan kabel 2,5 mm sebagai kabel utama untuk menghantarkan arus. Dan untuk menghantarkan arus ke MCB, pilih kabel berukuran 4 mm. Terakhir, untuk sakelar dan percabangan lampu, gunakan kabel berukuran 1,5 mm.

Nah informasi mengenai seluk beluk pengertian kode warna kabel power dan tips memilih ukuran yang bisa kami sampaikan untuk anda. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda tidak salah menginstalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *