Mengenal Apa Itu Penyakit Gallstone dan Penyebabnya

Dengan mengetahui gallstone, Anda akan lebih tahu tentang bahaya dari penyakit ini. Apabila seseorang memiliki batu pada kantung empedunya, berbagai jenis masalah kesehatan bisa muncul. Salah satunya adalah penyakit yang muncul pada sistemĀ  pencernaan.

Batu empedu tidak terbentuk dengan cepat. Biasanya kondisi ini akan berjalan cukup lambat sehingga hampir sebagian besar orang tidak menyadarinya. Agar bisa lebih waspada dengan kondisi ini, simak ulasan berikut dengan seksama.

Mengenal Apa Itu Gallstone dan Gejala

Gallstone atau batu empedu adalah gangguan yang disebabkan adanya kristalisasi di saluran empedu. Akibat kristalisasi ini, batu jadi muncul dan memicu terjadinya penyumbatan pada kantung empedu.

Kantong empedu adalah organ yang digunakan untuk melakukan proses pencernaan termasuk melakukan pencernaan pada kolesterol. Apabila cairan empedu tidak bisa masuk ke dalam pencernaan, masalah akan muncul seperti perubahan warna pada feses.

Salah satu gejala atau tanda yang bisa menjadi petunjuk jika seseorang mengalami batu empedu terdiri dari:

  • Mual dan perasaan ingin muntah.
  • Sering mengalami nyeri pada perut.
  • Mengalami maag.
  • Terjadi penumpukan udara di dalam saluran pencernaan dan memicu kembung.

Gejala di atas umumnya tidak hanya muncul sekali saja. Namun, bisa terjadi hingga berkali-kali.

Penyebab Gallstone

Hingga saat ini batu pada empedu bisa muncul akibat beberapa masalah kesehatan yang tidak diketahui. Namun, beberapa kondisi yang paling sering memicu terjadinya dan diduga memicu proses kristalisasi pada kantung empedu adalah tingginya kadar kolesterol dalam tubuh dan bilirubin.

Gallstone
Gallstone

Dua hal ini menyebabkan banyak sekali partikel masuk ke dalam kantung empedu. Seiring dengan berjalannya waktu terjadilah pengendapan sehingga muncul batu. Kondisi ini yang menyebabkan terjadinya penyumbatan. Selain penyebab di atas, faktor risiko di bawah ini juga mempengaruhi:

  • Berusia 40 tahun ke atas.
  • Berjenis kelamin wanita.
  • Mengalami obesitas.
  • Konsumsi makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi.
  • Menderita diabetes.
  • Pernah mengalami gangguan pada hati seperti hepatitis.

Lihat pula: Teknik Pengambilan Sampel

Penanganan Gallstone

Secara umum ada dua pengobatan yang bisa dipilih. Pertama adalah pengobatan dengan melakukan proses operasi.

Biasanya tindakan ini dilakukan dengan prosedur yang minim sekali invasif seperti laparoskopi. Proses ini dilakukan dengan memberikan sayatan kecil pada perut tanpa harus membukanya.

Cara kedua dilakukan dengan mengonsumsi obat tertentu. Dokter akan meresepkan obat yang digunakan untuk melakukan proses pelarutan batu empedu. Proses ini biasanya tidak di stan dan butuh waktu hingga 1 tahun untuk berhasil melarutkan semuanya.

Setelah mengenal apa itu gallstone, Anda jadi lebih paham jika masalah pada batu empedu sangatlah berbahaya. Untuk itu, Anda disarankan untuk lebih bisa menjaga gaya hidup agar tidak terjadi pengendapan pada kantung empedu yang akhirnya menyebabkan terjadinya penyumbatan.

Apabila hal itu terjadi, beberapa gejala seperti nyeri di perut akan sering muncul. Kondisi ini umumnya hanya bisa diatasi dengan melakukan operasi terlebih dahulu. Prosedur ini aman meski masih memiliki beberapa risiko apalagi jika dilakukan dengan prosedur invasif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *