• thank you ^^
    semoga jadi pengalaman untuk permasalahan selanjutnya…

  • Kehabisan akal, program lulus compile tetapi output salah. Ini terjadi saat praktikum PTI.
    Permasalahan sebenarnya sangat sederhana, hanya mencari jumlah total nilai dari Array (Larik). namun mungkin karena ketidaktahuan sebelumnya, hal sepele ini jadi masalah yang tidak biasa.

    Dengan sedikit eksperimen yang memakan cukup banyak waktu, akhirnya masalah ini terselesaikan.
    Awalnya ada sebuah array of real disinialisasilan bernilai A[1..100] dan anggap sudah terisi, aku berpikir indeks A dimulai dari 1, memang benar indeks array dimulai dari 1. Namun apa yang terjadi ketika ada sebuah fungsi misalkan SUM(T : array of real) : real; lalu dilakukan pemangilan SUM(A); , ternyata pemikiran ini salah. Yang terjadi adalah didalam fungsi SUM, pada dasarnya array T isinya berasal dari array A dengan kata lain T = A, namun ada yang berbeda yaitu indeks awal dari array T. Pada array T indeks awal berubah menjadi 0. jadi nol??? Mengapa? idk. -_-

    Lihat analogi dibawah

    Array A
    indeks 1  2  3  4  5  6  7  8  9  10
    nilai     5  2  3  5  7  8  9  0  9  3

    jika dilakukan pemanggilan SUM(A)
    maka didalam fungsi SUM array T menjadi

    Array T
    indeks 0  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10
    nilai     5  2  3  5  7  8  9  0  9  3  –

    Hal inilah yang menyebabkan perhitungan menjadi salah, karena asumsi awal, indeks dimulai dari 1 tetapi, didalam fungsi ternyata indeks dimulai dari 0, maka
    jika didalam fungsi menggunakan statement dibawah
    for i:= 1 to N do jumlah := jumlah + T[i];
    potongan diatas hanya akan menjumlahkan nilai array A dari indeks 2 hingga N+1 , dimana indeks N+1 tidak didefenisikan, indeks N+1 akan dianggap bernilai default oleh array T sehingga pada akhirnya penjumlahan diatas hanya menghitung
    SUM = A[2] + A[3] + … + A[N]
    array A[1] kemana ? => hilang? o.O

    Siapa yang salah ? disini diajarkan dan disarankan array dimulai dari 1, maka dari itu biasakanlah menggunakan array dengan indeks awal dari 0 (nol).

    Selamat praktikum !

  • 3D printing, bukan lagi hanya sebuah status yang dipajang di facebook, tetapi akhirnya bisa kulihat langsung dan it’s awesome…

    American ambassador

    Narasumber American ambassador

    Lantai 1 perpustakaan pusat hari ini cukup penuh dengan pengunjung yang menyaksikan seminar 3D printing show dan Ekonomi kreatif oleh kerjasama antara perpustakaan itb dan kedutaan besar amerika serikat. Dihadiri oleh duta besar Amerika serikat untuk indonesia dan satu orang lagi (* aku lupa namanya siapa XD ), selain itu seminar ini juga dihadiri oleh sebuah startup dari Cimahi yaitu CCA (* lupa lagi kepanjangannya XD ). Berbicara tentang 3D printing, ada beberapa hasil kreasi yang sudah jadi seperti miniatur patung liberty, miniatur molekul benzena, miniatur ikan paus, gelang tangan, dan ada lagi beberapa hiasan-hiasan yang semuanya dicetak dengan printer 3 dimensi. Sebenarnya cara kerja dari printer 3 dimensi ini hampir sama dengan printer biasa, hanya saja jika pinter mencetak pada posisi datar saja, tetapi printer 3D mencetak sambil bergerak keatas dan tinta yang digunakan (material raw) itu berupa plastik polimer yang saat pencetakaannya dipanaskan namun dengan cepat mengering (* kata si bapak yang tadi, cmiiw). Juga dikatakan bahwa bahan dasar yang digunakan dalam cetakan printer 3D belum ada dari logam ( bayangkan memanaskan/mencairkan logam dengan cepat itu sangat sulit *katanya ). Satu hal yang hebat tadi adalah drone karya mahasiswa aerospace (FTMD) yang katanya badan dan sayap pesawatnya dicetak dengan 3D printer *cmiiw, miniatur roket milik Lapan, dan miniatur jet yang dicetak juga dengan 3D printer. Bagaimana membuat karya 3D dengan 3D printer? “You can use Blender, it’s Open Source – i recommended you to use Linux”.

    Berbicara tentang Ekononomi kreatif, kita sendiri dapat memanfaatkan 3D printer yang ada saat ini untuk mengembangkan kreatifitas juga bisa bernilai ekonomis. Salah satu industri kreatif yang sudah berkreasi dengan 3D printer adalah startup CCA ( animasi kreatif Cimahi ). Mereka berkarya dengan beberapa miniatur yang mereka ciptakan dan karya terbaik mereka ada sebuah alat monitoring hewan called “pets”.
    Tentang penggunaan 3D printer di ITB sendiri katanya free use namun harus dibawah pengawasan dosen atau harus memiliki izin/rekomendasi untuk menggunakan 3D printer tersebut alasannya bahan baku mahal *katanya.

  • Ketika menonton film bergenre science-fiction, kamu pernah melihat tampilan komputer yang super canggih di masa depan. Ternyata semua itu bisa dilakukan dengan Linux, disini saya menampilkan bebrapa screenshot desktop Ubuntu 14.04 yang telah kuoprek.

    Ini buktinya!

    Cyanogen theme wallpaper

    Screenshoot bebas

    cyanogen theme wallpaper-4

    Screenshoot saat membuka berkas PDF

    cyanogen theme wallpaper-5

    Screenshoot saat di menu Start

    cyanogen theme wallpaper-3

    Screenshoot saat membuka Text-Editor(gedit)

    cyanogen theme wallpaper-2

    Screenshoot saat berada di pengolahan berkas (nautilus)

    cyanogen theme wallpaper-1

    Screenshoot saat membuka browser firefox

    cyanogen theme wallpaper-0

    Screenshot Desktop

    Apa lagi yang kamu takutkan dengan Linux?
    Tampilan linux bisa jauh lebih bagus daripada OS lain bahkan lebih cantik dari Mac OS.

    Budayakan penggunaan opensource, kita harus bersama mengurangi pembajakan software.

    Salam Opensource.

  • sama sama

  • Mahasiswa TPB khususnya STEI mungkin sebagian besar agak terkejut dengan apa yang mereka temukan saat perkenalan praktikum PTI-B beberapa hari yang lalu. Menulis kode program di pascal sebenarnya mudah, tetapi hal itu menjadi sulit ketika harus di kerjakan di sebuah lingkungan baru yang tidak familiar dengan yang biasa mereka gunakan, linux distro Fedora. Dari beberapa teman, mengatakan yang menjadi permasalahannya adalah terminal. Jika di windows compile dilakukan dengan satu klik menggunakan IDE Pascal, maka di terminal harus melalui beberapa proses di terminal, lain lagi tulisan error dan warning berbaris-baris di terminal yang tidak ditemui di IDE Pascal windows. Beberapa hal ini bisa memicu diri sendiri menjadi malas bekerja di linux akibat panik dengan terminal.

    P : Apa yang harus kulakukan? Aku tidak mengerti cara compile kode pascal di terminal linux.
    J : Pelajari, ada banyak tutorial di internet, lalu praktikkan langsung di terminal linux.

    P : Tapi aku tidak punya linux, bagaimana caranya?
    J : Install linux!

    P : Laptop ku sudah ada windows, kalau windows nya hilang bagaiamana?
    J : Jangan takut windows hilang, linux bisa digunakan dual boot dengan windows, artinya ketika komputer pertama kali hidup kamu memilih menggunakan linux atau windows.

    P : Pemasangan linux bagaimana caranya?
    J : Linux bisa dipasang menggunakan CD/ DVD/ Flashdisk/ Internet, yang paling populer itu pemasangan melalui flashdisk karena lebih murah. Cara pemasangannya ada sangat banyak diinternet. Atau bisa langsung saja minta tolong kepada teman yang menggunakan linux.

    P : Harddisk ku sudah penuh, bagaimana ini?
    J : Linux itu fleksibel, bisa dipasang dimana saja termasuk flashdisk.

    P : Dimana aku bisa mendapatkan linux?
    J : simak dbawah ini!
    Sudah mahasiswa itb tentunya harus tahu tentang ftp. Banyak teman yang tahu tentang ftp di itb tetapi mereka hanya tahu satu alamat ini ftp://167.205.22.102/ . Apa itu? Itu alamat ftp untuk mengunduh film-film movie, mungkin milik LFM.
    Ftp yang aku maksud adalah http://ftp.itb.ac.id , disini ada berbagai macam berkas termasuk ISO-Linux, lebih lengkapnya http://ftp.itb.ac.id/pub/ISO-IMAGES/linux/
    Ada banyak distro linux yang disediakan, walaupun beberapa dari distro itu sepertinya sudah out of date karena sepertinya jarang diupdate. Dari distro tersebut ada beberapa distro lokal seperi igos(IGN Nusantara) dan Dodolinux, kamu mungkin harus mencobanya itu karya anak bangsa.
    Catatan : akses ke ftp itb tidak akan mengurangi kuota akun INA di wifi Hotspot-ITB

    P : Linux mana yang harus kugunakan?
    J : simak lagi!
    Pada dasarnya semua distro linux itu sama, jadi Linux yang manapun yang kamu gunakan semuanya memiliki terminal, yang berbeda hanya keyword untuk memasang paket aplikasi. Namun untuk belajar pascal bisa menggunakan segala macam linux.

    P : Bahasa pemrograman apa saja yang sudah tersedia ketika linux sudah terinstall?
    J : dibawah lagi!
    C/C++ dan bash. Untuk pascal harus dipasang lagi, caranya mudah(untuk Ubuntu dan turunannya) :
    0. Pastikan terhubung ke internet.
    1. Buka terminal, ketik ‘sudo apt-get install fpc’ enter
    2. Masukkan password
    3. Jika ada permintaan yes/no [Y/N] , ketik ‘Y’ enter
    4. Tunggu lalu selesai

    ———————————–
    Apapun kesulitan yang kamu temui di Linux, itu bukan lah kelemahan linux tapi itu akan mengajarimu segala hal dasar yang selama ini tidak bisa kamu dapatkan di OS yang kamu pelajari ketika SMP. Solusi terbaik mengatasi berbagai kesulitan yang ada dilinux adalah ‘bertanya’ , baik secara langsung atau cari di Google.

  • Apa itu linux?
    Linux itu salah satu sistem operasi seperti Windows yang ada di komputer kamu tapi linux bukan Windows. Linux merupakan salah satu sistem operasi yang dikembangkan berbasiskan Unix. Saat ini ada banyak sistem operasi yang berbasiskan Unix, contoh paling populer di masyarakat adalah MacOS Apple, Android, Blackberry, dan Linux.
    Untuk apa menggunakan Linux?
    “Smart User” adalah kata kuncinya. Ketika sudah familiar dengan linux, maka anda terkategori sebagai pengguna pintar. Di Linux pengguna terbiasa dengan terminal (seperti CMD – windows) karena pada dasarnya semua pekerjaan Linux dikerjakan melalui terminal namun saat ini telah dipermudah dengan tampilan desktop yang cantik, jadi jangan takut dengan terminal linux.
    Apa kelebihan linux?
    Ada banyak kelebihan linux, namun belum kelihatan jika baru pertama kali menggunakannya. Linux adalah sebuah sistem operasi yang stabil, semua pekerjaan di linux dijamin lancar 99%. “Not Responding” tidak akan ditemukan di linux. No Virus hingga saat ini, sekejam apapun virus windows tidak berlaku di linux sebenarnya karena linux berbeda dengan windows. Everything free 98% perangkat lunak linux itu gratis, tidak ada istilah serial number atau sejenisnya. Salah satu keunikan linux adalah banyaknya macam pilihan OS linux. Linux itu tidak hanya satu macam sistem operasi tapi ada bermacam-macam bahkan ratusan turunan linux dan tidak ada sistem operasi yang namanya “Linux”. Sistem operasi turunan linux sering disebut dengan nama distro (singkatan distribution). Distro linux yang terkenal diantaranya Linux Mint, Ubuntu, Fedora, Debian, OpenSuse, Deepin, dan banyak lagi selengkapnya bisa dilihat di http://distrowatch.com . Selain pilihan OS yang banyak, terdapat juga pilihan desktop yang banyak dan lebihnya lagi satu OS itu bisa diisi lebih dari satu tampilan desktop jadi kamu bisa ganti suasana desktop setiap login ke OS kamu. Desktop di linux sangat beragam, yang terkenal dan cantik diantaranya KDE, Unity, Gnome, OpenBox, dan banyak lagi. Lebih lengkapnya tentang desktop di linux bisa gabung di grup https://www.facebook.com/groups/linuxart kamu bisa bertanya sepuasnya tentang cara mengoprek desktop di linux. Satu pilar yang menghidupi linux adalah komunitasnya yang sangat banyak dan beragam dimana komunitas linux termasuk komunitas yang sangat aktif dimana-mana. Sebagai contoh nyata, hampir di setiap kampus di Indonesia ini memiliki POSS (penggerak open source software).
    Sifat linux yang terbuka dan pengembang yang tersebar di seluruh dunia membuat linux disarankan terhubung ke Internet untuk memasang sebuah aplikasi. Pemasangan aplikasi di Linux bukanlah seperti windows dengan klik “next” dan “finish”. Linux lebih mudah, cukup terhubung internet lalu pilih perangkat lunak yang diinginkan melalui terminal atau software center nya dan menunggu proses unduhan dan pemasangan otomatis maka selesai.
    Untuk nge-game? Ada steam-OS, tinggal pasang aplikasinya atau OS nya sekalian, lalu tinggal main game dan gamenya legal.
    Apa keuntungan menggunakan linux di ITB?
    Beberapa pengguna merasa susah dengan pemasangan aplikasi linux yang biasanya harus online (kuota minim :D). Namun begitu selalu ada cara lain untuk menghindari pemakaian kuota, yaitu dengan memanfaatkan jaringan POSS kampus. Beberapa kampus yang mendukung POSS biasanya menyediakan repository(singkat – repo) untuk pengguna linux. Seperti di kampus ini ada ftp itb yang menyediakan repo secara bebas dengan memanfaatkan hotspot wifi gratis, info lebih lengkap http://riochr17.wordpress.com/2014/09/01/menambahkan-repository-itb-di-ubuntu/ . Ini artinya kamu tidak perlu mengeluarkan kuota moden atau kuota akun INA untuk mengunduh/memasang aplikasi linux di itb, cukup gunakan repo itb kamu bisa memasang aplikasi sepuasmu. Satu lagi, semua produk linux -> legal, berkreativitas dengan mengoprek perangkat lunak orang lain tidak masalah selama masih di linux.
    Linux paling cocok untuk ngoding. Ada ribuan tools, IDE, simulator, dll yang mendukung semua pekerjaan programming termasuk ribuan komunitas Online yang selalu membantu.
    Penggerak Linux, relawan Linux, Linux untuk kreativitas.

  • Lulus SMA rasanya sangat senang, tapi ada satu hal yang dikuatirkan “seleksi perguruan tinggi”. Aku masih ingat saat itu banyak dari temanku yang tingkahnya mulai aneh sejak kelulusan SMA. Banyak opini, sedikit […]

  • Rio Chandra R changed their profile picture 3 years, 2 months ago

  • Rio Chandra R became a registered member 3 years, 2 months ago

Share