Bolehkah Kita Belajar Sambil Mendengarkan Lagu?

Bolehkah Kita Belajar Sambil Mendengarkan Lagu?

Yeah Mungkin pertanyaan diatas sering ditanyakan oleh seorang pelajar / mahasiswa. Sebagian orang mungkin berfikir jika belajar itu membosankan sedangkan mendengarkan lagu itu menyenangkan. Walaupun begitu, belajar itu adalah hal yang penting bagi mahasiswa, apalagi Kita adalah mahasiswa ITB, karena ITB (Institut Tekonologi Bandung) adalah salah satu kampus terbaik dan terpopuler di Indonesia. Jadi teman-teman ITB harus rajin belajar ya.

Karena aktivitas belajar dianggap membosankan, maka akhirnya beberapa orang tersebut mulai mencari sesuatu agar suasana belajar tidak jadi membosankan. Lalu akhirnya Mereka mulai menyalakan mp3 player dan mulai mendengarkan lagu sambil belajar. Biasanya sih Mereka itu mendengarkan lagu yang paling disukai. Namun apakah benar jika mendengarkan lagu saat belajar itu bisa membantu Kita dalam proses belajar? Alih-alih ingin mendapatkan suasana belajar yang nyaman, ternyata belajar sambil mendengarkan lagu itu memberikan dampak yang negatif.

Dampak Negatif Belajar Sambil Mendengarkan Lagu

  1. Belajar jadi tidak bisa konsentrasi.
  2. Bukannya fokus belajar malah fokus mendengarkan lagu.
  3. Bukannya belajar malah tambah ikut nyanyi.
  4. Karena tidak fokus belajar, akhirnya nilai  ujian jadi hancur.

Pendapat tentang belajar sambil mendengarkan lagu itu buruk, bukanlah pendapat pribadi semata, melainkan sudah ada bukti ilmiahnya. Bukti ilmiah ini sudah dibuktikan oleh beberapa ahli.

Sebuah penelitian oleh jurnal Applied Cognitive Psychology,  melakukan percobaan dengan meminta peserta mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dikerjakan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.

Dan ternyata hasilnya adalah: kemampuan mengingat peserta buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.

Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff,  mempublish di Health24, pada Jumat (6/8/2010). Bahwa,  “Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan,”

Nick Perham menjelaskan bahwa untuk mengingat data juga diperlukan kemampuan untuk mempertahankan kontrol informasi dalam jangka pendek, yaitu melalui pengulangan memori.

Tetapi hal itu tidak akan terjadi saat lingkungan belajar atau tempat untuk mengingat mengalami variasi akustik atau perubahan bunyi, seperti dengan latar belakang musik.

Nick Perham merekomendasikan: “Ketika Anda belajar dengan tujuan untuk mengingat, maka carilah lingkungan yang tenang,”

Nah hayo, sudah ada bukti ilmiahnya jika belajar sambil mendengarkan lagu itu tidak baik. Apakah Anda masih melakukan kegiatan belajar sambil memutar lagu? Sebaiknya Anda hentikan sekarang juga. Belajar ya belajar, mendengarkan lagu ya mendengarkan lagu, jadi jangan digabungkan.