Generasi Milenial: Jadi Model dan Mahasiswa Kenapa Tidak?

Menyukai Modeling sebagai Hobi

Menggabungkan hobi modeling dan pendidikan dalam kehidupan sehari-hari tidaklah menjadi penghalang. Terbukti Joya Iffyni Alayka salah satu mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia yang memiliki hobi di dunia modeling ini dalam membagi pengalamannya dalam membagi waktu antara hobi dan pendidikan.

Simak Tips Menjadi Model dan Mahasiswa berikut

Joya menjelaskan, belajar di Universitas Teknokrat Indonesia ini menyenangkan. Ia mengatakan, suasana pembelajaran seperti itu sangat dibutuhkan. Apalagi selama masa pandemi di mana semua mata kuliah dijelaskan dosen dengan cara daring. “Enggak masalah daring juga. Asal dosen dan semua mahasiswanya siap, pembelajaran bisa berjalan dengan baik,” kata dia.

Joya menuturkan, dosen di Universitas Teknokrat Indonesia sangat kompeten di bidangnya. Dengan begitu, penguasaan materi oleh dosen sangat baik. Karena itulah penerimaan mahasiswa juga maksimal. Pihak kampus memberikan peluang seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan hobinya. Termasuk dalam dunia fotografi baik menjadi fotografer maupun model, apalagi itu juga ikut menambah pengalaman dalam dunia kerja.

Selain itu, dosen-dosen juga diberikan keleluasaan dalam hal penyelenggaraan pembelajaran secara daring.  Segala aktivitas mahasiswa di luar yang positif berdampak pada nama baik almamater sehingga sepenuhnya semua aktivitas mahasiswa akan terus mendapatkan dukungan selagi masih bisa menyeimbangkan antara studi dan hobi.

Dalam menggeluti dunia modelling, perlu diperhatikan juga bahwa mahasiswa harus bisa mengatur dan memahami kiat-kiat dalam menggeluti dunia modelling. Simak kiat-kiat berikut:

1. Penampilan Menarik

Salah satu syarat menjadi model catwalk yang sudah diketahui orang banyak yaitu memiliki wajah menarik dan tubuh proporsional. Sudah menjadi hal lumrah di mana model baik pria maupun wanita harus identik dengan wajah cantik rupawan beserta tubuh yang ideal.

2. Kepribadian dan Karakter

Menjadi seorang model yang ideal harus didukung dengan kepribadian dan karakter yang kuat. Kepribadian di sini merupakan hal penting di mana seorang mahasiswa harus bisa menjaga tutur bicara perkataan, gestur tubuh, dan kesesuaian sikap dalam berkomunikasi. Sedangkan karakter akan memberikan kesan unik sehingga karir model akan menjadi lebih tahan lama karena keunikan karakter tersebut.

3. Disiplin dan Kerja Keras

Tidak bisa dipungkiri bahwa disiplin dan kerja keras dalam dunia model maupun kampus menjadi kunci kesuksesan. Tidak banyak model sekaligus mahasiswa bisa menjalankan tugas secara bersamaan. Namun dengan kedisiplinan dan kerja keras mahasiswa itu akan mencari cara agar terus dapat mengelola waktu dengan baik, mempelajari hal-hal baru yang berguna bagi karir modelingnya dan memberikan yang terbaik untuk setiap event-event yang diikutinya.

One Reply to “Generasi Milenial: Jadi Model dan Mahasiswa Kenapa Tidak?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *