Skip to content


Selamat Pulang, Para Jawara Robotika ITB

Saat hendak pulang dari kampus tadi saya berpapasan dengan bus besar di gerbang depan ITB beserta kumpulan orang banyak. Seperti rombongan yang pulang dari karyawisata, mereka sibuk mengangkut barang keluar dari bus. Dari barang-barang yang diangkut itu banyak di antaranya adalah….. robot.

Sejujurnya saya tidak tahu robot-robot di atas ini fungsinya apa. Tapi keliatannya sangat keren!

Saya bertanya ke salah satu mahasiswi yang ada di kerumunan tersebut, ada apa gerangan, kok ada robot-robot diangkut. Rupanya rombongan ini adalah para mahasiswa (kemungkinan besar) Elektro ITB yang kemarin mengikuti kompetisi robot tingkat nasional KRI/KRCI. Dari hari Sabtu lalu hingga Minggu kemarin, mereka berkompetisi menghadapi ratusan peserta dari puluhan universitas di Indonesia. Kompetisi ini mengambil lokasi di UGM, Yogyakarta. Dan tim dari ITB sendiri meraih juara 1 di kategori Robot Pemadam Api.

Saya merasa salut dengan dedikasi dan semangat berkompetisi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan di program studi Elektro ITB. Setiap tahunnya mereka selalu mengikuti sangat banyak lomba-lomba baik itu di tingkat nasional hingga tingkat internasional. Dan lomba-lomba yang diikuti pun sangat beragam mulai dari lomba desain VLSI hingga lomba robot. Saya kebetulan, yang tidak suka mengikuti kompetisi, tahun lalu sempat jadi finalis INAICTA dan APICTA 2011 tidak lain karena dijebak oleh kegigihan rekan-rekan lain satu tim: Benny, Iqbal, dan Adieb yang semuanya mahasiswa Elektro.

Kalau saya tidak salah, karena seringnya mengikuti lomba ini (atau mungkin ini dampaknya), mahasiswa-mahasiswa Elektro ITB sendiri sampai membentuk kelompok-kelompok khusus bidang tersebut. Sebagai contoh, tadi saya lihat beberapa mahasiswa mengenakan jaket yang bertuliskan ROBOTIKA. Sepertinya memang ada unit robotika di ITB, ya? Selain itu juga ada kenalan saya yang membentuk komunitas untuk VLSI, berhubung beliau dan teman-temannya sangat berambisi dalam desain VLSI dan juga didorong oleh prestasi mereka di lombanya di Jepang.

Di program studi Informatika ITB pun baru beberapa tahun ini mengikuti variasi lomba yang lebih banyak ketimbang Imagine Cup. Tahun lalu sempat ada lomba dari IBM yang salah satu juaranya adalah mahasiswa IF. Dua tahun terakhir pun mahasiswa IF mendapat peringkat yang membanggakan di ACM ICPC. Dan awal tahun ini pun ada beberapa kompetisi dari Nokia, Fasilkom UI, dan Gemastik yang diikuti oleh mahasiswa IF.

Meski saya secara pribadi tidak terlalu suka (dan tidak benci juga sih) mengikuti kompetisi, tapi menurut saya semakin banyak kompetisi di tingkat mahasiswa ini akan berdampak sangat baik. Dengan adanya kompetisi, para mahasiswa bisa saling bersilaturahmi dengan rekan-rekan yang memiliki minat yang sama, robotika misalnya, dan bisa bertukar informasi terkini tentang minat mereka tersebut. Selain itu juga mereka bisa saling mengukur kemampuan dan berusaha untuk meningkatkan kemampuan sehingga dapat menjadi yang terbaik di tahun berikutnya.

Link terkait:

  • Berita di kompas [link].
  • Hasil penjurian [link].

Posted in Acara, Kampus, Mahasiswa, Prestasi.

Tagged with , , , , .


2 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Joice says

    tau gak kenapa robotnya diangkut dari depan?
    karena bis yang bawa rombongan mahasiswa ini gak diperbolehkan masuk ke dalam –> kan bikin repot –”
    gimana sih kampus ini

  2. Adam Muhammad says

    Apapun tetap mantaplah.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.