Buku Kedua : Sistem Informasi

Ini adalah buku kedua saya yg berjudul Sistem Informasi Teori Dan Praktek Berbasiskan Open Source. Tebalnya 600 halaman plus DVD praktek berisi os Linux dan aplikasi – aplikasi open source.

Buku ini cocok dibaca bagi dosen, mahasiswa/i, guru, siswa, maupun masyarakat umum yg ingin belajar teori dan praktek mengenai sistem informasi.

isinya sbb :

Bab 1 :
Bab 1 menjelaskan tentang perkembangan komputer, perangkat keras komputer (hardware), dan perangkat lunak komputer (software) dari masa ke masa. Dimulai dengan pendahuluan mengenai perkembangan komputer, perangkat keras (hardware), dan perangkat lunak (software). Kemudian dilanjutkan dengan definisi komputer, yang terdiri atas definisi awal komputer dan definisi komputer di masa kini menurut para ahli. Kemudian berlanjut ke sejarah perkembangan komputer di tiap generasi. Meliputi : Generasi Komputer Pertama (1941 – 1952), Generasi
Komputer Kedua (1952/1956), Generasi Komputer Ketiga (1958 – 1970), Generasi Komputer Keempat (1970 – 1980), Generasi Komputer Kelima (1980 – saat ini), Generasi Komputer Keenam (Masa Depan). Selanjutnya dibahas secara detail mengenai perkembangan perangkat keras komputer (hardware), yang terdiri atas pemakaian tabung (tube) vakum, pemakaian transistor, dan pemakaian Integrated Circuit (IC). Pembahasan kemudian dilanjutkan ke Mobile
Computing, yang meliputi pendahuluan, definisi Mobile Computing, delapan elemen utama pada Mobile Computing (Program Management, IT Strategy, Process Transformation, Business Strategy, Analytic and Business Intelligence, Social Media, Change Management, Enterprise Architecture), Mobile Computing Android, tiga unsur utama pada Mobile Computing, dan faktor – faktor yang membatasi penggunaan Mobile Computing. Pembahasan selanjutnya adalah perkembangan perangkat lunak komputer (software), yang mencakup : perkembangan Sistem Operasi (Serial Processing, Simple Batch System, Multiprogrammed Batch System, Time Sharing System, Sistem Operasi Masa Kini), perkembangan aplikasi, model pengembangan perangkat lunak (model pengembangan struktural dan model pengembangan berbasis objek/Object Oriented).

Bab 2 :
Bab 2 menjelaskan tentang masyarakat, Internet, dan komputer. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, masyarakat, definisi masyarakat, syarat – syarat terbentuknya suatu masyarakat, enam buah etika di dalam masyarakat, hukum di dalam masyarakat, definisi internet, sejarah internet di dunia, sejarah internet di Indonesia, manfaat adanya internet (manfaat internet untuk dunia pendidikan, manfaat internet untuk pemerintahan, manfaat internet untuk industri/swasta/wirausaha/bisnis, manfaat internet untuk masyarakat umum), perkembangan teknologi di internet, perkembangan teknologi di internet, bentuk interaksi komputer dan manusia, bentuk interaksi komputer dan internet, serta bentuk interaksi internet dan masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai hubungan antara masyarakat, internet, dan komputer. manusia sebagai makhluk sosial, internet sebagai gabungan dari jaringan komputer sedunia, komputer digunakan di berbagai bidang kehidupan manusia, terciptanya masyarakat internet, masyarakat digital, dan masyarakat informasi, serta contoh interaksi masyarakat, komputer, dan internet (di bidang pemerintahan, di bidang pendidikan, di bidang pertahanan keamanan atau militer, dan di bidang ekonomi).

Bab 3 :
Bab 3 menjelaskan Digital Divide dan Knowledge Divide. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan mengenai Digital Divide, definisi Digital Divide, beberapa contoh nyata Digital Divide di Indonesia. Kemudian berlanjut dengan faktor – faktor penyebab Digital Divide di Indonesia yang meliputi penyediaan infrastruktur yang belum merata, pembangunan yang belum merata, kurangnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan akademisi, kurangnya kepedulian masyarakat, perbedaan pola hidup masyarakat, serta regulasi yang berbeda di setiap daerah. Kemudian dilanjutkan dengan Digital Inequality sebagai dampak dari Digital Divide, serta Digital Divide pada negara – negara lain di dunia. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Knowledge Divide yang meliputi definisi Knowledge Divide, faktor – faktor penyebab Knowledge Divide, hubungan antara Digital Divide dan Knowledge Divide, serta upaya – upaya di dalam menghapus Digital Divide dan Knowledge Divide (gerakan Internet Masuk Desa, sosialisasi penggunaan perangkat lunak Open Source, perbaikan dan penambahan infrastruktur oleh pemerintah, sosialisasi baca tulis dan digitalisasi ke masyarakat, serta semangat untuk belajar dan berbagi pengetahuan pada masyarakat).

Bab 4 :
Bab 4 menjelaskan tentang Digital Literacy, definisi Digital Literacy, tiga buah definisi Digital Literacy (University Of Illinois USA), definisi Digital Literacy secara umum, Digital Literacy di dalam kehidupan sehari – hari (Digital Literacy pada dunia kerja dan wirausaha, Digital Literacy pada dunia pendidikan, digital Literacy di dalam masyarakat atau masyarakat digital), dampak global dari Digital Literacy, beberapa buah sertifikasi di bidang Teknologi Informasi terkait dengan Digital Literacy (CEH, RHCE Linux, MCTS, OCP, CWNP, CCENT, dan NCLA), serta dampak global dari Digital Literacy. Pembahasan dilanjutkan mengenai Information Literacy yang meliputi definisi Information Literacy, serta Information Literacy dan kaitannya dengan Digital Literacy. Kemudian berlanjut ke pembahasan mengenai E-Skill yang dimulai dari definisi E-Skill, Digital Literacy dan E-Skill, Digital Literacy dan peranan kita sebagai masyarakat dunia (aktif di dalam menulis artikel online atau Online Sharing, menjadi tenaga pengajar dan peneliti, ikut di dalam Relawan TIK pada daerah manapun, serta menulis buku cetak maupun elektronik).

Bab 5 :
Bab 5 membahas tentang E-Commerce. Pembahasan dimulai dari pendahuluan, definisi E- Commerce, faktor – faktor pendukung E-Commerce, alur pada E-Commerce, faktor – faktor pendukung E-Commerce, dua jenis pembagian E-Commerce (Business to Business atau B2B, retail atau Business To Customer), serta 14 buah layanan pada E-Commerce (Product Management, User Management, Cross Sell And Up Sell, Catalog Management, Content Management, Order Management, Inventory Management, Payment Service, Personalization, Campaign Management, Loyalty Management, Customer Service, Search Service, Reporting And Data Analysis). Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan E-Business yang dimulai dengan definisi E-Business, tujuh buah elemen pada E-Business beserta peranannya (Competitive Strategy, Business Strategy, Value Chain, Employees, Customer, Market Segment, dan Business Unit), empat buah persamaan antara E-Commerce dan E-Business (kesamaan proses yang dimiliki di dalamnya, peran serta di dalam Value Chain, interaksi dengan konsumen dan pelanggan, interaksi dan komunikasi dengan rekan bisnis dan supplier), perbedaan antara E- Commerce dan E-Business (perbedaan antara proses eksternal dan proses internal, perbedaan cakupan proses eksternal dan proses internal, perbedaan kompleksitas strategi, dan perbedaan jumlah integrasi di dalamnya), hubungan antara E-Commerce dan E-Business, permasalahan – permasalahan yang terjadi pada E-Commerce (kejahatan pada transaksi di dunia digital, perlindungan hukum terhadap transaksi bisnis digital), contoh – contoh aplikasi dan layanan E- Commerce yang meliputi contoh – contoh aplikasi E-Commerce (CMS untuk E-Commerce, ERP, CRM, EAI, SCM) dan contoh – contoh layanan untuk E-Commerce (A,azone, Toko Bagus atau OLX, dan Bhinneka). Pembahasan dilanjutkan dengan keamanan pada E-Commerce (celah keamanan pada E-Commerce, pengamanan pada E-Commerce menggunakan Sertifikasi SSL).

Bab 6 :
Bab 6 menjelaskan tentang Search Engine Optimization (SEO). Pembahasan dimulai dari pendahuluan, definisi Search Engine, definisi Search Engine Optimization (SEO), tujuan Search Engine Optimization (SEO), proses pada SEO (Search Engine Optimization), tujuh elemen utama di dalam meraih sukses SEO (Content, Design, HTML, Key Word, Back Links, Strategy, Marketing), panduan untuk menggunakan dan menerapkan SEO (panduan SEO dasar, panduan SEO tahap selanjutnya). Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan Webmaster, Search Engine, dan Search Engine Optimization (SEO) yang meliputi definisi Web Master, hubungan antara Web Master, Search Engine, dan SEO. Selanjutnya dibahas tentang Etika dan Legalitas di dalam Search Engine Optimization (SEO) yang meliputi Sistem Page Rank, empat buah kecurangan terhadap Sistem Page Rank (Link Farming, Doorway Page, Keyword Stuffing, Auto Generate Page atau Scraper Page), hukuman terhadap kecurangan SEO terkait etika dan legalitas, Search Engine Optimization (SEO) dan strategi pemasaran global, kaitan antara Search Engine Optimization (SEO) dan Bisnis Online, pengaruh peringkat atas hasil pencarian terhadap bisnis, dan ditutup dengan pembahasan tentang menggunakan Google AdWords.

Bab 7 :
Bab 7 menjelaskan tentang Social Media dan Social Network. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, definisi Social Media, definisi Social Network, perbedaan mendasar antara Sosial Media dan Social Network. Berlanjut ke pembahasan untuk kategori utama Social Network : Social Connection, Multimedia Sharing, Professional, Informational, Educational, Hobbies, dan Academic. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai kategori jajaran atas Social Media : Blog dan Micro Web, Wiki, Citizen Journalism Portal, Video Sharing, Picture Sharing, Link Sharing, Music Sharing, Slideshow Sharing, Product Feedback Sharing, Forum, Video Forum, Instans Messaging (IM), Voice Over Internet Protocol (VOIP), Social Networking, Niche Social Networking, Micro Publication, Social Agregation, Livecast Hosting, Mobile Equivalent, Virtual World, 3D Chat, Virtual Universe, Social Gaming, Casual Gaming, Social Network Enable Game, Massively Multiplayer Online (MMO), Massively Multiplayer Online Role Playing Game (MMORPG).

Bab 8 :
Bab 8 menjelaskan tentang Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, definisi Kekayaan Intelektual, definisi hak, definisi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), latar belakang adanya HAKI (adanya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual, pengorbanan di dalam penyediaan sebuah kekayaan intelektual, nilai dari sebuah kekayaan intelektual), tujuan dan manfaat HAKI (tujuan adanya HAKI, manfaat adanya HAKI, motivasi berkat adanya HAKI, perlindungan hukum dengan adanya HAKI, penghargaan, menghargai, dan menghormati), ruang lingkup Hak Atas Kekayaan Intelektual (Hak Cipta atau Copy Right, Hak Kekayaan Industri atau Industrial Property Right), Hak Kekayaan Industri dan pembagiannya (paten, merek atau Trademark, desain industri, sirkuit terpadu, desain tata letak, rahasia dagang), Paten Law (definisi Paten Law, Inventor, Invensi), tiga kelompok subjek intelektual yang dapat dipatenkan (proses, mesin, barang yang diproduksi dan digunakan).

Bab 9 :
Bab 9 menjelaskan mengenai Cyber Crime. Pembahasan dimulai dari pendahuluan, definisi Cyber Crime, dan faktor – faktor penyebab timbulnya Cyber Crime. Kemudian dilanjutkan dengan pengelompokan Cyber Crime yang meliputi : akses ilegal (Unathorized Access), konten ilegal (Illegal Content), pemalsuan data (Data Forgery), mata – mata (Cyber Espionase), sabotase dan perusakan (Cyber Sabotage And Extortion), pelanggaran HAKI (Offense Again Intellectual Property), pencurian data dan informasi (Infringement Of Privacy), pencurian kartu kredit (Carding/Credit Card Fraud), peretasan sistem secara ilegal (Cracking), Phising, dan Hijacking. Pembahasan selanjutnya adalah mengenai sistem pengamanan data (Firewall, kriptografi, Secure Socket Layer), Membedakan Hacking, Cracking, Hacker, Cracker (Dilihat Dari Definisinya, Dilihat Dari Tujuannya), Penegakan Hukum Terhadap Cyber Crime (Hukum Di Dunia Digital Indonesia atau UU ITE, Perlunya Penegakan Hukum Terhadap Cyber Crime), Beberapa Kasus Cyber Crime Di Indonesia (Kasus Pencurian Kartu Kredit atau Carding, Kasus Peretasan situs Presiden SBY, Kasus Penyadapan Oleh Badan Intelijen Australia).

Bab 10 :
Bab 10 membahas tentang Etika Komputer. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, definisi Etika, definisi Etika Komputer, tahap – tahap perkembangan Etika Komputer ke dalam enambuah tahap (dimulai dari tahap pertama di tahun 1940 – 1950, kemudian di tahun 1960, tahun 1970, 1980, tahun 1990, hingga di tahun 2004), manfaat Etika Komputer, Etika Komputer di Internet (Netiket) yang meliputi Milis (Mailing List), Forum, Jejaring Sosial (Social Network). Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan Etika Komputer dan Cyber Crime : penemuan celah keamanan sistem (Bugs), pencurian data dan informasi, perusakan layanan umum.

Bab 11 :
Bab 11 membahas tentang Kebebasan Informasi dan Privasi. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan mengenai definisi Kebebasan, definisi Informasi, definisi Kebebasan Informasi, definisi Privasi, kebebasan Informasi dan Privasi, ciri – ciri Kebebasan Informasi (keterbukaan informasi, kewajiban untuk menyebar luaskan informasi, adanya biaya untuk memperoleh informasi, keterbukaan informasi menjadi prioritas utama, perlindungan hukum terhadap saksi pengungkap informasi, kemudahan di dalam memperoleh dan mengakses informasi, pemerintahan yang terbuka), perkembangan Teknologi Informasi dan kaitannya dengan privasi (manusia sebagai makhluk dengan ruang private dan ruang publik, berkurangnya ruang privat), fenomena di masyarakat sehari – hari (reality show di televisi, kamera dan alat rekam tersembunyi), privasi dan kewajiban beserta contoh (Studi Kasus : KPK/Komisi Pemberantasan Korupsi, Studi Kasus : Badan Intelijen CIA, FBI), contoh penyalah gunaan privasi dalam kehidupan sehari – hari (penyalah gunaan kamera dan video rekam pada handphone, penyalah
gunaan GPS/Global Positioning System, penyalah gunaan CCTV), penyalah gunaan privasi pada jejaring sosial (memposting gambar, memposting kata/kalimat/berita), pengawasan, dan dampak Kehilangan Privasi.

Bab 12 :
Bab 12 membahas tentang Masyarakat Informasi. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, definisi Masyarakat, definisi Informasi, Masyarakat Agraris dan Masyarakat Industri (Masyarakat Agraris, Masyarakat Industri, Masyarakat Informasi), mengenal Masyarakat Informasi, Masyarakat Informasi dan Pemerintah, nilai penting dari Masyarakat Informasi, dampak negatif Masyarakat Informasi.

Bab 13 :
bab 13 membahas tentang E-Government dan E-Governance. Pembahasan dimulai dari E- Government, yang meliputi definisi E-Government, tujuan E-Government, manfaat E-Government, tiga elemen utama pada E-Government. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai E-Governance, mengenal E-Governance, manfaat E-Governance, tiga pelaku utama di dalam E-Governance, empat buah model di dalam E-Governance. Selanjutnya dibahas mengenai
perbedaan antara E-Government dan E-Governance, proses komputerisasi di pemerintahan (latar belakang, manfaat komputerisasi di pemerintahan, beberapa contoh nyata pemanfaatan komputer di pemerintahan).

Bab 14 :
Bab 14 membahas tentang Profesi dan Etika Profesi. Pembahasan dimulai dengan pendahuluan, definisi Etika, Etika dan Etiket, definisi Profesi, definisi Etika Profesi, peranan Etika Profesi di dalam Profesi, Kode Etik, definisi Kode Etik, Kode Etik dan Etika Komputer, Tanggung Jawab Profesi, definisi Tanggung Jawab Profesi, serta kaitan antara Tanggung Jawab Profesi, Etika Profesi, dan Profesi.

Dapat diperoleh di toko – toko buku terdekat seluruh Indonesia (Toga Mas, Gramedia, Gunung Agung, Karisma, BI Obses, dll), atau secara online di biobses.com/penulis-201-i_putu_agus_eka_pratama.html

bukusisteminformasi

IMG2886

Buku Pertama : Smart City

Ini adalah buku pertama saya yg berjudul Smart City Beserta Dengan Cloud Computing Dan Teknologi – Teknologi Di Dalamnya. Tebalnya 600 halaman plus DVD praktek berisi os Linux dan aplikasi – aplikasi open source.

Buku ini cocok dibaca bagi dosen, mahasiswa/i, guru, siswa, maupun masyarakat umum yg ingin belajar teori dan praktek mengenai smart city beserta dengan teknologi2 di dalamnya (cloud computing, cluster computing, grid computing, near field communication, augmented reality, RFID, intelligent transport system, dll).

isinya sbb :

Bab 1 :
Bab 1 ini menjelaskan mengenai perkembangan komputer dari masa ke masa, perkembangan jaringan komputer, layering pada jaringan komputer, serta protokol pada jaringan komputer. Diharapkan melalui bab 1 ini pembaca dapat memperoleh pengetahuan mengenai sejarah perkembangan komputer, sejarah perkembangan jaringan komputer, konsep dasar jaringan komputer (layering dan protokol di dalam jaringan komputer), yang penting sebagai dasar di dalam mempelajari Cloud Computing dan Smart City pada buku ini. Pada setiap penjelasan disajikan contoh dan bagan untuk membantu anda makin memahami materi yang disajikan.

Bab 2 :
Bab 2 ini mulai menjelaskan mengenai teknologi Cloud Computing. Di dalamnya dijelaskan mengenai definisi Cloud Computing, tiga jenis layanan yang disediakan oleh Cloud Computing (IAAS, PAAS, SAAS), empat model deployment pada Cloud Computing (Private Cloud, Public Cloud, Community Cloud, Hybrid Cloud), serta bagaimana tips di dalam memilih layanan pada Cloud Computing. Pada setiap penjelasan disajikan contoh dan bagan untuk membantu anda makin memahami materi yang disajikan.

Bab 3 :
bab 3 ini menjelaskan tentang Smart City. Penjelasan dimulai dari definisi Smart City menurut IBM, perbedaan smart dan intelligence, enam jenis pembagian Smart City (Smart Economy, Smart People, Smart Governance, Smart Mobility, Smart Environment, dan Smart Living), enam poin utama pada Smart City, tiga dimensi pada Smart City (Technology, People, Community), karakteristik aplikasi berbasis Smart City (Sensible, Connectable, Accessible, Ubiquitous, Sociable, Sharable, Visible/Augmented), Smart City di Indonesia, dan event – event Smart City di Indonesia (Bandung Awan Pengetahuan, ICCCSN, EII).

Bab 4 :
Pada bab 4 ini dijelaskan mengenai sejumlah teknologi yang berkaitan dengan Cloud Computing dan Smart City. Teknologi – teknologi tersebut antara lain : Grid Computing, Cluster Computing, Green Computing, RFID, NFC, Augmented Reality, dan Machine to Machine/Internet Of Things. Diberikan penjelasan dan contoh untuk setiap teknologi tersebut serta penjelasan contoh untuk kaitan antara teknologi – teknologi tersebut dengan Cloud Computing dan Smart City.

Bab 5 :
Bab 5 menjelaskan tentang kaitan antara Cloud Computing dan Smart City. Disajikan juga contoh – contoh penerapannya ke dalam bidang Enterprise Resource Planning (ERP), E- Goverment, E-Governance, Smart Education, Intelligence Transport System, dan Customer Relationship Management (CRM).

Bab 6 :
Bab 6 menjelaskan tentang praktek langsung di komputer anda tentang aplikasi – aplikasi Cloud Computing menggunakan sistem operasi linux, web dan database server XAMPP linux, serta aplikasi – aplikasi open source berupa Eye OS, Owncloud, Phreedom, dan Sugar CRM. Melalui praktek yang disajikan dengan penjelasan yang lengkap beserta capture, diharapkan dapat membantu anda untuk makin memahami mengenai teknologi Cloud Computing.

Bab 7 :
Bab 7 menjelaskan tentang praktek tambahan mengenai panduan cara menginstal dan mengkondfigurasi XAMPP Linux. XAMPP Linux merupakan aplikasi web dan database server yang bermanfaat untuk membantu anda di dalam mengaktifkan dan menjalankan layanan berbasis web yang digunakan di Bab 6 (praktek aplikasi – aplikasi Cloud Computing).

Bab 8 :
Bab 8 menjelaskan tentang praktek tambahan mengenai perintah – perintah dasar di sistem operasi Linux. Diharapkan bab 8 ini dapat membantu anda untuk lebih memahami mengenai sistem operasi Linux beserta dengan perintah – perintah dasarnya di terminal, sebagaimana yang sering disajikan pada bagian praktek di bab 6 dan 7 di buku ini.

Bab 9 :
bab 9 ini menjelaskan tentang praktek tambahan mengenai sistem operasi linux IGOS Nusantara. Diharapkan bab 9 ini dapat membantu anda untuk lebih memahami mengenai sistem operasi Linux IGOS Nusantara beserta dengan sejumlah kelebihan dan fitur – fitur yang ditawarkannya. Linux IGOS Nusantara dipakai untuk praktek pada buku ini. Pembahasan mencakup tata cara instalasi (di harddisk, di USB flashdisk), cara menggunakan distro Linux IGOS Nusantara untuk server dan penggunaan sehari – hari.

Bab 10 :
Panduan mengenai koneksi internet di Linux memanfaatkan koneksi modem USB, wireless, dan modem ADSL. Pentingnya koneksi internet dan mudahnya memperoleh jalur koneksi internet, menjadikan penulis perlu menambahkan bab ini untuk memudahkan anda (khususnya pengguna sistem operasi Linux) di dalam melakukan koneksi internet.

Bab 11 :
Penutup dari pembahasan pada buku ini.

Album online :
https://www.facebook.com/media/set/?set=a.3859933433079.1073741853.1720735023&type=3

Dapat dibeli di toko – toko buku seluruh Indonesia (Gramedia, Toga Mas, Gunung Agung, Karisma, BI Obses, dll) atau secara online di biobses.com/penulis-201-i_putu_agus_eka_pratama.html

Cover Smart City

IMG2888

Kalkulus di Linux

Buat yg trauma ama kalkulus dan aljabar, maupun yg belajar/kuliah dan mengajar mata kuliah ini. Bisa memanfaatkan bbrapa tool open source di linux ini, biar belajar dan mengajarnya terbantu 🙂

http://maxima.sourceforge.net/
http://www.linuxjournal.com/content/maximum-calculus-maxima
http://lci.sourceforge.net/
http://pwet.fr/man/linux/commandes/calculus
http://www.linuxlinks.com/article/20110905143307852/CalculusTools.html

bberapa industri IT maupun non IT jg mmanfaatkan penerapan ilmu kalkulus dan aljabar.

Fuzzy Logic di Linux

Ada yg mau mempelajari fuzzy logic? salah satu bagian dlm materi kecerdasan buatan (artificial intelligence) 🙂
http://en.wikipedia.org/wiki/Fuzzy_logic

Berikut senjata2 yg bs agan2 gunakan klo pengen belajar di linux dan open source 🙂
https://code.google.com/p/lifebridge/
https://code.google.com/p/fuzzylite/
http://atoms.scilab.org/toolboxes/sciFLT
http://jfuzzylogic.sourceforge.net/html/index.html
http://linux.softpedia.com/get/Utilities/Fuzzy-logic-trees-22707.shtml

smg bermanfaat buat agan2 yg sekolah/kuliah/ngajar/kerja di bidang industri IT 🙂

Expert System di Linux

Ada yang berkecimpung di bidang expert system (sistem pakar) ga? biasanya di Informatika, ini adalah salah satu mata kuliah yg diajarkan.
https://en.wikipedia.org/wiki/Expert_system

Sebagai pembantu agan2 semua di dlm pembelajarannya dgn menggunakan linux dan open source. Silahkan bagi siapapun yg tertarik.
http://freecode.com/projects/mindmeld
http://freecode.com/projects/knowledgeroot
http://freecode.com/projects/lore
http://freecode.com/projects/aphpkb

Beasiswa S1 Linux STT Terpadu Nurul Fikri

INFO BEASISWA
STT Terpadu Nurul Fikri memberikan 120 beasiswa pendidikan hingga 100% bagi SDM yang memiliki kemauan keras untuk mengikuti perkuliahan jenjang S1 jurusan Teknik Informatika (TI) dan Sistem Informatika (S1) dengan spesialisasi di bidang Teknologi Open Source.

Syarat mendapatkan beasiswa Khusus STT-TERPADU Nurul Fikri

* Lulusan SMK / SMA / MA atau sederajat, maksimal Tahun Pelajaran 2009 – 2010
* Membutuhkan beasiswa pendidikan
* Memiliki kesungguhan untuk menyelesaikan perkuliahan hingga selesai
* Rata – rata Nilai UN lebih dari atau sama dengan 7,5
* Sehat jasmani dan rohani
* Mengikuti tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris
* Mengikuti tes wawancara

Bagi yang berminat bisa menghubungi STT Terpadu Nurul Fikri
Jl. Margonda Raya No. 522 Depok 16424
T. 021 7874223 – 7874224 – 7874226
F. 021 7874225
E. info@nurulfikri.com
w. www.nurulfikri.ac.id