Akuntasi mendengar kata tersebut mungkin bagi beberapa orang terkesan berat karena prakteknya yang selalu berhubungan dengan angka, uang dan perhitungan. Akuntasi sendiri dilihat dari proses kerja merupakan proses mencatat, mengklasifikasi, merangkum hingga menyajikan informasi finansial yang berkaitan dengan transaksi di perusahaan untuk dapat dipahami oleh penggunanya, baik pihak internal atau eksternal. Dalam proses mencatat tersebut biasanya ditulis di sebuah jurnal yang dikenal dengan istilah jurnal umum. Jurnal umum merupakan tempat melalukan pencatatan segala jenis transaksi kuangan dalam suatu periode perhitungan tertentu misal satu bulan, 6 bulan atau tahunan. Mencatat di jurnal umum harus dicatat secara urut dan keterangan yang rinci. Untuk mengisi jurnal umum menggunakan sistem double entry atau berpasangan. Sistem berpasangan ini memiliki dua sisi, yaitu sisi kiri untuk debit dan sisi kanan untuk kredit. Jurnal ini sendiri memiliki cara membuat jurnal umum yang sebelumnya wajib diketahui oleh pembuatannya. Pembuatan jurnal umum sendiri pun biasanya dilakukan oleh orang yang sudah memahami dasar-dasar ilmu akuntansi.

Nama Perusahaan

Jurnal umum periode : (bulan & tahun)

 

Tgl Keterangan Debit Kredit Saldo
         
         
         
         
         
         
Total      

 

Setelah mengetahui gambaran dasar mengenai jurnal umum. Anda juga harus mengetahui fungsi utamanya yaitu, fungsi pencatatan (pencatatan berbagai transaksi keuangan pada bagian debit dan kredit serta keterangan yang jelas), fungsi analisis (sebagai penentu dalam memperkirakan bagian debet dan kredit sesuai saldo), fungsi historis (mencatat bukti transaksi berdasarkan waktu secara kronologis), fungsi informatif (memberikan informasi untuk pencatatan bukti transaksi yang ada karena kegiatan bertransaksi). Berikut adalah gambaran umum mengenai cara membuat jurnal umum yang sangat dasar :
Dengan bentuk tabel dasar cara membuat jurnal umum diatas, Anda bisa mulai untuk mengisinya sesuai transaksi yang Anda lakukan, sebagai contoh :

Pada tanggal 3 Mei 2017 perusahaan Intan memiliki uang sebesar Rp. 1000.000 (dituliskan di dalam debit) lalu pada tanggal 4 Mei 2017 perusahaan tersebut membeli kursi duduk sebanyak 6 buah dengan jumlah Rp. 600.000 (dituliskan dalam kredit) maka tinggal Rp. 400.000 (dituliskan dalam saldo) lalu pada tanggal 5 Mei 2017 mngeluarkan dana lagi untuk perlatan kantor sebanyak Rp. 200.000 (dituliskan dalam kredit) maka sisa Rp. 200.000 (ditulis pada saldo) lalu pada tanggal 6 Mei 2017 membeli pulsa listrik bulan Mei sebesar Rp. 200.000 (ditulis dalam kredit). Setelah di total maka bernilai Rp. 0 pada saldo. Untuk total bagian debit dan kredit bisa dijumlah seluruhnya lalu agar mengetahui nilainya seimbang maka bisa diperiksa dengan menyesuaikan nilai akhir saldo.

Perusahaan Intan

Jurnal umum periode : Mei 2017

 

Tgl Keterangan Debit Kredit Saldo
3/5/17 Saldo awal 1000.000    
4/5/17 Kursi duduk 6 buah @100.000   600.000 400.000
5/5/17 Peralatan kantor   200.000 200.000
6/5/17 Pulsa listrik Mei   200.000 0
         
         
Total 1000.00 1000.000 0

 

Setelah merubah kalimat soal diatas maka kita bisa langsung menuliskannya pada jurnal umum sesuai table diatas. Setelah selesai memindah ke dalam jurnal umum maka kita bisa melihat keseimbangan pada bagian total yaitu pada bagian kredit sebesar Rp. 1000.000, kredit Rp. 1000.000 dan saldo 0 (habis). Maka jurnal umum tersebut sudah dikatakan baik atau sesuai karena adanya keseimbangan tersebut.

Dalam cara membuat jurnal umum, transaksi pengeluaran dan penerimaan transaksi perusahaan adalah hal dasar yang harus diteliti walaupun bernilai kecil karena jka salah maka akan menyebabkan hilangnya keseimbangan uang yang dimiliki dan menyebabkan jurnal umum yang merupakan dasar laporan keuagan perusahaan akan berantakan dan menyebabkan masalah bagi bagian keuangannya.

Demikianlah pembahasan tentang jurnal umum, untuk dapat mempelajari materi akuntansi lebih mendalam khususnya akuntansi dagang, silahkan anda menuju blog http://akuntansidagang.blogspot.co.id/