Beberapa waktu belakangan ini , Tik Tok menjadi aplikasi yang paling sering diperbincangkan, terutama oleh para netizen di Indonesia. Pro kontra tidak lepas dari keberadaan aplikasi itu. Bagi pengguna Tik Tok yang sebagian besar adalah kaum anak-anak hingga remaja, aplikasi tersebut sangat bermanfaat, tetapi bagi orang-orang yang lebih dewasa, aplikasi itu dinilai sangat tidak berguna dan menghabiskan banyak waktu.

Tik Tok adalah aplikasi asal Tiongkok yang pada awalnya hanya tersedia dalam bahasa Mandarin. Aplikasi yang tersedia untuk platform Android tersebut lalu disambut hangat oleh publik publik negeri tirai bambu itu yang menghantarkan pihak pengembang untuk kemudian melakukan ekspansi dengan menyediakan Tik Tok berbahasa Inggris untuk dapat digunakan oleh seluruh pengguna di dunia.

Aplikasi Tik Tok sendiri adalah sebuah aplikasi di mana pengguna dapat berkreasi dalam membuat sebuah video klip dengan dukungan latar belakang beraneka lagu. Arsip lagu latar yang disediakan sangat beragam dan bervariasi dari genre dan bahasa. Setelah diluncurkan versi resmi dari TikTok dan menambah platform untuk IOS, aplikasi Tik Tok kian menanjak https://188spesial.com/ tajam.

Pembaruan versi Tik Tok pun dibekali dengan penambahan teknologi Artificial Intelegence (AI) atau kecerdasar buatan, ByteDance, yang menambahkan fitur pengenalan wajah dan sensor gerak pengguna sehingga pemakainya dapat melakukan permainan mirip dengan just dance, di mana lagu latar akan diputar disertai instruksi untuk diikuti, lalu tiap gerakan akan diketahui fitur teknologi itu nantinya.

Cara mudah menggunakan aplikasi TikTok

User interface Tik Tok didesain cukup simpel agar mudah digunakan. Jika ingin menggunakan aplikasi yang tengah digemari di belahan dunia ini, dapat mendownload melalui Play Store maupun App Store. Setelah berhasil, jalankan aplikasi tersebut. Pengguna diwajibkan untuk mendaftar lebih dulu dengan menggunakan akun sosial media atau e-mail.

Jika sukses, pengguna akan masuk ke semacam timeline yang berisi video-video Tik Tok kreasi pengguna lain berikut urutan terpopulernya. Jika ingin membuat kreasi video, pengguna tinggal memilih musik latar yang diinginkan dan memulai rekaman. Setelah selesai direkam, pengguna dapat langsung mengupload video tersebut di akun jejaring sosial media.

Di Indonesia sendiri, Tik Tok pada awalnya diperkenalkan oleh selebritis melalui video Tik Tok buatan mereka yang diunggah ke akun sosial media, terutama Instagram. Awalnya, Tik Tok menarik perhatian berbagai kalangan yang layak untuk mengunggah video Tik Tok kreasi mereka, tetapi kebiasaan tersebut rupanya lebih menulat kepada anak-anak dan remaja.

Anak-anak dan remaja di Indonesia sangat menggemari aplikasi Tik Tok yang kemudian memunculkan istilah baru, Seleb Tik Tok, sebagaimana dulu Selebgram mulai ditemukan. Video para selebritis dadakan ini memiliki jumlah penonton yang sangat besar di mana turut berimbas pada meningkatnya pengikut di akun sosial media. Tetapi, hal ini juga yang memicu banyak permasalahan.

Seleb Tik Tok yang dinilai sejatinya tidak memiliki bakat selain beraksi di depan kamera sesuai lagu yang sedang diputar, terjangkit penyakit star syndrome sehingga melakukan gelaran fanmeeting dengan menjual tiket masuk mencapai harga. 500.000,- per orang yang kemudian membuat keberadaan aplikasi ini diserang arus protes dan bahkan petisi pemblokiran.

Dibalik dari semua kontroversinya, sebenarnya Tik Tok sangat menghibur karena banyak pengguna yang mengunggah video-video lucu mereka, terutama pengguna asal luar negeri yang dapat digunakan sebagai pedoman para pengguna Indonesia untuk memahami tujuan dari aplikasi Tik Tok sebagai sarana hiburan dan dapat membatasi diri sendiri agar tidak yang aneh-aneh.