Tips Agar Listrik Aman untuk Anak di Rumah

“Awas… nanti disetrum! Jangan dekat-dekat nak, berbahaya… ”Kalimat ini sering digunakan oleh orang dewasa, terutama orang tua kepada anaknya, ketika si kecil berada di dekat sumber listrik.

Banyak kasus yang menyebabkan anak menderita trauma sampai tangan terbakar akibat memasukkan tangan ke stop kotak. Yang lebih mengkhawatirkan, sekitar 12 anak meninggal karena listrik setiap tahun.

Data penelitian di atas mengingatkan kita akan bahaya listrik bagi anak dan pentingnya menciptakan rumah yang aman agar si kecil menjadi lebih leluasa saat bermain. Tentu Anda tidak ingin si kecil menjadi korban berikutnya, bukan? Oleh karena itu, agar hal buruk tidak menimpa anak Anda, sebaiknya ikuti tips berikut ini agar anak aman dari bahaya listrik berikut ini:

Gunakan penutup (penutup) soket

Stopkontak umumnya terletak di dekat lantai dan dapat dijangkau oleh anak-anak. Penempatan soket yang mudah dijangkau ditambah keingintahuan anak yang besar, memungkinkan si kecil bermain dengan stopkontak. Dengan menggunakan pelindung soket maka listrik di rumah anda akan menjadi lebih ramah terhadap anak – anak. Berikut ini adalah jenis-jenis produk penutup soket yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan:

Tamper Resistant Receptacle adalah soket yang memiliki penutup lubang yang terbuat dari plastik dan pegas, yang akan terbuka jika kedua lubang tersebut tertusuk pada saat yang bersamaan (seperti saat Anda memasang steker ke dalam soket). Karena seorang anak belum dapat menekan kedua lubang secara bersamaan, dia tidak dapat menyambungkan sesuatu ke soket.

Di Indonesia, stopkontak tahan rusak dikenal sebagai soket pelindung anak. Pilih soket dengan perlindungan anak bersertifikat SNI.

Tutup stopkontak listrik child proof merupakan penutup soket plastik dengan permukaan rata sehingga menyulitkan anak kecil untuk memegang / membukanya. Jika anak tidak dapat memasukkan sesuatu ke dalam soket, maka dia aman.

Cara pemasangannya sangat mudah, cukup masukkan pin tutup stopkontak ke lubang soket. Jika Anda ingin menggunakan soket, yang harus Anda lakukan adalah melepas tutup stopkontak dari soket.

Cover stopkontak atau pelat brankas baby safe adalah penutup depan soket yang memiliki mekanisme pegas geser, yang mencegah anak kecil memasukkan sesuatu ke dalam stopkontak tersebut.

Cara menggunakan penutup stopkontak pengaman bayi sangat mudah, cukup masukkan pin steker ke lubang penutup stopkontak, lalu geser ke posisi soket. Penutup stopkontak akan kembali ke posisi semula jika Anda melepaskan steker dari soket.

Tutup soket akses dan steker

Bahaya sengatan listrik juga dapat diminimalisir dengan memasang alat khusus untuk menutup akses soket dan colokan yang saat ini terpasang. Dengan alat ini si kecil tidak bisa sembarangan mencabut steker dari soketnya.

Tutup akses terminal listrik

Umumnya, orang tua meletakkan terminal listrik di lantai atau di atas meja yang mudah dijangkau anak. Disadari atau tidak, penempatan terminal secara sembarangan bisa mengundang celaka bagi si kecil jika ia bermain-main dengan kabel nyy 3×2.5 atau lubang terminal.

Gunakan pelindung kabel daya

Gunakan penutup kabel duct (pipa pelindung kabel) atau lakban untuk menutupi / melindungi perpanjangan kabel agar tidak mudah diakses oleh anak-anak.

Lindungi steker menggunakan Plug Lock

Alat kelistrikan ini juga perlu perhatian ekstra. Segera kencangkan menggunakan alat khusus untuk menutup pin steker. Salah satunya, Anda bisa memilih Plug Lock untuk mengunci steker agar tidak tertancap sembarangan ke stopkontak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *