Seminar 3D printing at American Corners Indonesia ITB

3D printing, bukan lagi hanya sebuah status yang dipajang di facebook, tetapi akhirnya bisa kulihat langsung dan it’s awesome…

American ambassador
Narasumber American ambassador

Lantai 1 perpustakaan pusat hari ini cukup penuh dengan pengunjung yang menyaksikan seminar 3D printing show dan Ekonomi kreatif oleh kerjasama antara perpustakaan itb dan kedutaan besar amerika serikat. Dihadiri oleh duta besar Amerika serikat untuk indonesia dan satu orang lagi (* aku lupa namanya siapa XD ), selain itu seminar ini juga dihadiri oleh sebuah startup dari Cimahi yaitu CCA (* lupa lagi kepanjangannya XD ). Berbicara tentang 3D printing, ada beberapa hasil kreasi yang sudah jadi seperti miniatur patung liberty, miniatur molekul benzena, miniatur ikan paus, gelang tangan, dan ada lagi beberapa hiasan-hiasan yang semuanya dicetak dengan printer 3 dimensi. Sebenarnya cara kerja dari printer 3 dimensi ini hampir sama dengan printer biasa, hanya saja jika pinter mencetak pada posisi datar saja, tetapi printer 3D mencetak sambil bergerak keatas dan tinta yang digunakan (material raw) itu berupa plastik polimer yang saat pencetakaannya dipanaskan namun dengan cepat mengering (* kata si bapak yang tadi, cmiiw). Juga dikatakan bahwa bahan dasar yang digunakan dalam cetakan printer 3D belum ada dari logam ( bayangkan memanaskan/mencairkan logam dengan cepat itu sangat sulit *katanya ). Satu hal yang hebat tadi adalah drone karya mahasiswa aerospace (FTMD) yang katanya badan dan sayap pesawatnya dicetak dengan 3D printer *cmiiw, miniatur roket milik Lapan, dan miniatur jet yang dicetak juga dengan 3D printer. Bagaimana membuat karya 3D dengan 3D printer? “You can use Blender, it’s Open Source – i recommended you to use Linux”.

Berbicara tentang Ekononomi kreatif, kita sendiri dapat memanfaatkan 3D printer yang ada saat ini untuk mengembangkan kreatifitas juga bisa bernilai ekonomis. Salah satu industri kreatif yang sudah berkreasi dengan 3D printer adalah startup CCA ( animasi kreatif Cimahi ). Mereka berkarya dengan beberapa miniatur yang mereka ciptakan dan karya terbaik mereka ada sebuah alat monitoring hewan called “pets”.
Tentang penggunaan 3D printer di ITB sendiri katanya free use namun harus dibawah pengawasan dosen atau harus memiliki izin/rekomendasi untuk menggunakan 3D printer tersebut alasannya bahan baku mahal *katanya.

This entry was posted in Kampusku and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Seminar 3D printing at American Corners Indonesia ITB

  1. Atu says:

    Salah satu teknologi yang sedang berkembang nih, 3D Printer!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *