Archive for November 25, 2012

Burned down!

Bagi sebagian besar penghuni hutan, api akan membawa kematian. Namun bagi yang lain, api adalah kehidupan.

Meruntuhkan yang bobrok, menghilangkan yang rusak.

Memberikan jalan bagi yang murni untuk tumbuh sekarang. Meski dengan bernafas abu berbalut arang …

Seorang Teman, dan Sebuah Ketertutupan

Seseorang yang saya anggap teman menyatakan bahwa, “Saya tidak akan membantu Anda tidak meminta bantuan”, dengan indikasi bahwa bahkan saat dia tahu pun bahwa sesuatu berjalan tidak sebagaimana mestinya … dia diam. Baru mengatakannya sebagai teguran keras di akhir cerita.

Sejujurnya, pertama-tama saya kecewa karena kami bekerja dalam tim, kami satu perahu, dan dia membiarkan perahu nyaris karam karena kekhilafan saya. Dia berkata-kata seolah dia dan saya adalah berbeda, kami tidak berada di perahu yang sama.

Tapi kemudian, saya kecewa karena saya yang “kaku” ini, tidak mampu mengungkapkan bahwa saya butuh bantuan. Mungkin karena egois, mungkin karena tidak enak hati, atau memang saya total khilaf sampai tidak menyadari ada suatu kekurangan yang terjadi. Saya harap saya adalah orang yang lebih terbuka … yang lebih fleksibel seperti yang dia kata.

Di akhir, saya menyadari bahwa tidak ada perahu yang nyaris karam. Yang ada adalah dua pihak yang berbeda titik berat cara memandang suatu keadaan. Perahunya baik-baik saja. Hanya lautan memang beriak bergelombang membuat bahtera selalu terayun di sekitar kesetimbangan. Dalam beberapa poin pemikiran dia benar, tapi saya sadari sekarang kata-kata menyakitkan yang dia sampaikan sama sekali tidak konsisten, dan tidak berdasar. Pun, jika ada konsistensi di dalamnya, itu adalah karena pernyataan-pernyataan itu … menyakitkan.

Dan saya, dalam beberapa poin saya salah, dalam hal-hal lain, meski orang lain keberatan, jika dipikir, itu adalah hal benar yang paling mungkin dilakukan. Dan jika ada hal yang paling salah yang saya lakukan adalah karena saya menaruh kepercayaan pada pedang yang akhirnya menikam diri saya sendiri. Yet, somehow … saya tidak mati.

Well, setidaknya saya bersyukur saya dibukakan mata bahwa saya mempercayai orang yang kurang tepat di saat yang … jika pun terjadi kekacauan, saya tidak akan hancur total. Dan, saya juga diingatkan bahwa sifat introvert saya, se-terkubur apapun itu, tetap masih jadi bagian jatidiri saya.

 

Ya … saya memahami diri saya sebagai orang yang ternyata, hingga detik ini, masih tertutup. Saya sempat berpikir bahwa ketertutupan saya mulai longgar di tahun-tahun belakangan. Namun, ternyata itu hanya sesuatu yang … semu. Kini, saya memahaminya sebagai “bentuk pemuasan terhadap pihak lain agar tidak meminta lebih”.

Saya menyadari bahwa saya masih sulit tersenyum, dan memuaskan orang-orang sekitar dalam keceriaan tawa, yang kadang palsu tidak terkira.

Saya bersikap ramah, sopan, memberikan apa yang diminta orang sekitar agar mereka tidak perlu berlama-lama bergaul dengan saya hanya untuk menagih sesuatu yang trivial. Saya mengurangi intensitas perjumpaan agar mereka tidak perlu sampai menyadari apa yang benar-benar saya pikirkan.

Saya menyembunyikan kesedihan dalam tawa.

Saya membaurkan air mata dalam hujan.

Saya menyangkal dengan pandangan diam.

Dan seperti sekarang, lebih memilih menuliskan dibanding berbincang tentang sesuatu yang cukup … menyita perasaan.

Dan saat merasakan kecewa atas seseorang yang dipercaya, saya mulai tidak mempercayai orang-orang sekitar, orang-orang terdekat, orang-orang yang selama ini pernah saya anggap sebagai sahabat.

I want to say sorry. Yet I couldn’t say “please forgive me”.

Since it’s yet for me to decide whether or not it’s wrong to doubt.

“Cause it was hard to build such confidence.

Then that blow was hard enough to break it all …

 

Hujan sudah reda beberapa menit yang lalu. Tapi nampaknya jalan untuk kembali “percaya” masih panjang di depan mata.

Sekalipun pathetic, tapi mungkin tawa palsu akan cukup membantu.

Hm, nampaknya harga diri saya terlalu tinggi untuk membiarkan orang menyadari bahwa saya sedang kembali kepayahan berjalan mendaki. Menuju titik awal dimana saya bisa kembali mempercayai.  

Daftar Burung Pananjung-Pangandaran dan Batu Karas (2011)

Hasil Kuliah Lapangan Biosistematik (BI-2104)

Biologi – Institut Teknologi Bandung

 

No.

Family

Species

Nama lokal

1 Acanthizidae Gerygone sulphurea Rametuk laut
2 Accipitridae Buteo buteo Elang Buteo
3 Accipitridae Haliaeetus leucogaster Elang laut perut putih
4 Accipitridae Ictinaetus malayensis Elang hitam
5 Accipitridae Spilornis cheela Elang ular bido
6 Accipitridae Spizaetus cirrhatus Elang brontok
7 Acrocephalidae Acrocephalus stentoreus Kerakbasi Ramai
8 Aegithinidae Aegithina tiphia Cipoh Kacat
9 Alcedinidae Alcedo coerulescens Cerulean Kingfisher
10 Alcedinidae Halcyon cyanoventris Raja Udang
11 Alcedinidae Halcyon pileata Cekakak cina
12 Anatidae Dendrocygna javanica Belibis batu
13 Apodidae Collocalia esculenta Walet Sapi
14 Ardeidae Ardeola speciosa Blekok sawah
15 Ardeidae Bubulcus ibis Kuntul kerbau
16 Ardeidae Dupetor flavicollis Bambangan Hitam
17 Ardeidae Egretta intermedia Kuntul perak
18 Ardeidae Egretta sacra Kuntul Karang
19 Ardeidae Ixobrychus cinnamomeus Cinnamon britle
20 Bucerotidae Anthracoceros albirostris Kangkareng perut putih
21 Bucerotidae Buceros rhinoceros Rangkong Badak
22 Charadriidae Charadrius alexandrinus Cerek tilil
23 Charadriidae Charadrius mongolus Cerek pasir mongolia
24 Cisticolidae Prinia flaviventris Perenjak rawa
25 Columbidae Geopelia striata Perkutut Jawa
26 Columbidae Treron oxyura Punai Salung
27 Coraciidae Eurystomus orientalis Tiong lampu Biasa
28 Corvidae Corvus enca Gagak hutan
29 Dicaeidae Dicaeum trigonostigma Cabai bunga api
30 Estrildidae Lonchura leucogastroides Bondol jawa
31 Estrildidae Lonchura maja Bondol Haji
32 Fregatidae Fregata andrewsi
33 Fregatidae Fregata minor Cikalang besar
34 Hirundinidae Hirundo rustica Walet Gudang
35 Laridae Gygis alba Dara laut putih
36 Laridae Sterna bergii Dara laut jambul
37 Motacillidae Motacilla flava Kicuit kerbau
38 Muscicapidae Copsychus saularis Kucica kampung
39 Muscicapidae Cyanoptila cyanomelana Sikatan Biru Putih
40 Muscicapidae Cyornis banyumas Sikatan Cacing
41 Muscicapidae Ficedula westermanni Sikatan Belang
42 Muscicapidae Muscicapa dauurica Sikatan bubik
43 Muscicapidae Rhinomyias olivacea Sikatan rimba dada coklat
44 Nectariniidae Cynniris jugularis Burung madu sriganti
45 Nectariniidae Prionochilus thoracius Pentis Kumbang
46 Phalacrocoracidae Phalacrocorax niger Pecuk-padi kecil
47 Podicipedidae Tachybaptus ruficollis Titihan telaga
48 Pycnonotidae Hypsipetes flavala cinereus Brinji Kelabu
49 Pycnonotidae Pycnonotus aurigaster Cucak kutilang
50 Ramphastidae Megalaima javensis Takur Tulung-tumpuk
51 Scolopacidae Calidris sp. Kedidi
52 Scolopacidae Numenius minutus
53 Scolopacidae Tringa brevipes Trinil ekor kelabu
54 Scolopacidae Tringa stagnatilis Trinil Rawa
55 Sylviidae Orthotomus sepium Cinenen jawa
56 Zosteropidae Zosterops flavus Kacamata Jawa
57 Zosteropidae Zosterops pelpebrosus Kacamata Biasa
Dari daftar di atas, beberapa masih diragukan validitasnya. Jadi … harap maklum kalau menemukan spesies-spesies aneh.
Semoga kuliah lapangan minggu depan bisa melengkapi daftar ini. Biar enak laporan ke BKSDA-nya. Ada progress, gitu …
Kontributor: asisten dan praktikan Biosistematik 2011.
Thanks …