Pada awal saya mulai menulis di Hipwee, saya pernah menulis berjudul “Perkembangan eSport di Dunia, Semakin Diminati dari Masa ke Masa”. Salah satu poin yang dibahas adalah beberapa klub sepak bola knowledgeable masuk dalam bisnis eSport. Klub-klub Sepak Bola dunia seperti Manchester City dan Valencia sudah menggaet beberapa gamer knowledgeable.

Pada kali ini saya akan membahas lebih factor tentang klub sepak bola yang memiliki tim eSport. Melihat perkembangan olahraga elektronik yang begitu pesat, membuat klub sepak bola tidak mau ketinggalan. Dengan basis massa besar dan managemen yang dimiliki masing-masing klub membuat mereka yakin dengan peluang membentuk tim eSport. Berikut klub sepak bola knowledgeable yang memiliki tim eSport.

Sama halnya dengan tim sepakbolanya yang penuh pemain bintang. Tim eSport PSG juga tidak mau kalah. Juara five kali European League of Legends champion Bora YellowStar Kim. FIFA international champion August Agge Rosenmeier dan emerging famous person asal Perancis Lucas DaXe Cuillerier. Ketiga pemain tersebut diperkenalkan pada publik bersama President Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi dan CEO Fimalac, Marc Ladreit de Lacharrire di Parc des Princes.

“Memutuskan untuk berinvestasi pada eSport dan mengantar tim kami dalam dua sektor online game paling ikonik (FIFA dan League Of Legends). Keputusan dan proyek ini adalah sebagai representasi Paris Saint Germain yang baru untuk followers sendiri dan salah satu kunci untuk memperbesar pasar. kami mempunyai rencana besar dalam tiga tahun depan.” Ujar Presiden Klub Al-Khelaifi.

Klub Serie A, Sampdoria berhasil mendatangkan juara 6 kali FIFA Italia yang bernama Mattia Lonewofl92 Guarracino. Ia bukan hanya juara 6 kali FIFA Italia. Guarracino juga mendapat prestasi berupa Mendali Perunggu di World Cyber Games dan Samsung Euro Championship, serta European ESL Major Series IX champion.

Tim Sampdoria eSports juga menggandeng beberapa sponsor diantaranya Massimo Ferrero Cinemas dan Rome Gaming Academy. Tak ketinggalan juga Samsung Italia, Microsoft dan AOC.

“Italia adalah salah satu negara dengan perkembangan eSports sangat kecil. Dengan kami merekrut salah satu pemain eSports FIFA terbaik yang dimiliki Italia, diharapkan akan banyak tim-tim eSports baru bermunculan di Italia”

“Sedangkan di Eropa, Sampdoria tertinggal dengan West Ham dan Wolsburg yang sudah mulai duluan dan merekrut beberapa pemain FIFA. Saya adalah pemain eSport pertama dari Italia. Ini adalah pasar baru bagi semua. eSports berkembang pesat dari tahun ke tahun, khususnya di Sampdoria” Pemuda berusia 22 tahun ini sudah lima tahun bermain FIFA ditingkat profesional. Berkat permainnannya, Ia bisa mewakili Inggris di turnamen FIFA Interactive World Cup dan sudah berpergian ke Las Vegas, New York dan Rio de Janeiro. Ia juga tidak mengira bisa bergabung dengan klub sepak bola profesional dan dikontrak sama seperti pemain knowledgeable lainnya. Mulanya hanya bermain FIFA bersama teman-temannya, menjadi yang terbaik diantara temannya dan tiba-tiba dikontrak oleh Wolfsburg.

David menuturkan, bergabungnya ia dengan Wolfsburg bukanlah berita besar untuk saat ini. Namun dalam beberapa tahun kemudian, berita tentang Klub sepak bola memasuki pasar eSport akan menjadi berita besar. Pasalnya setiap tahun perkembangan eSports akan meningkat setiap tahunnya dan Pemain FIFA akan mendapatkan yang sejajar dengan pemain eSports lainnya seperti qqpoker.

Klub sepak bola asal Belanda ini pada Agustus 2016 mengumungkan pada media akan membentuk tim eSport FIFA 17. Dalam www.gfinity.net , Selain mengikuti jejak Manchester City yang sudah membentuk tim.Marketing dan Manager Media PSV, Guus Pennings menuturkan “Perkembangan eSports dalam beberapa tahun terakhir ini. Ditambah lagi banyak followers PSV Eindhoven yang mengikuti turnamen eSports atau sekedar mengikuti perkembangan eSports. Alasan inilah yang membuat kami membentuk tim eSports”

Pennings menambahkan bagi siapapun yang bergabung dengan tim eSports akan mendapatkan fasilitas gaming dan jersey PSV Eindhoven. Untuk merealisasikan pembentukan tim eSport PSV Eindhoven, PSV Eindhoven membuat turnamen FIFA 17 di markas tim PSV Eindhoven, Philips Stadiun. Turnamen tersebut terbuka untuk siapapun dengan usia minimum sixteen tahun. Hingga sekarang mereka masih belum menemukan pemain yang bisa dikontrak, apakah kamu berminat?

Juara 23 kali Eredivisie ini mengambil langkah baru dengan membentuk tim eSports. Koen Weijland, pemain asal Belanda ini diperkenalkan pada publik bersama dengan direktur dan mantan pemain Ajax Amsterdam, Edwin Van Der Sar dengan nomor jersey 39.

Sepamjang umur saya menjadi pendukung tim Ajax dan saya bangga bisa mewakilli tim ini dalma turnamen FIFA. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Perjalanan Ajax membuatku terinspirasi dan saya ingin membantu mengkoordinir aktivitas pemain muda antara gaming dengan olahraga fisik. Saya berharp dengan posisi saya sebagai atlit FIFA dapat menginspirasi seperti pemain Ajax lakukan.

Koen sudah beberapa kali juara FIFA yang telah menginspirasi anak muda dan memiliki karakter yang sama dengan klub Ajax. Kami selalu mencari cara untuk mengaet para followers-followers yang masih muda. Kami akan mendukung Koen tidak hanya dalam turnamen besar saja, tetapi juga aktivitas yang berhubungan dengan followers kami. Kami percaya mendorong eSport dan sepak bola bersamaan sama pentingnya.

Itulah beberapa tim sepak bola knowledgeable yang sudah memasuki dunia eSports. Diantaranya sudah mendapatkan prestasi dikancah internasional. Kita berharap dengan ini akan ada tim sepak bola Indonesia juga melakukan hal serupa. Membentuk tim eSports dan membawa nama Indonesia pada kancah internasional.