Salah, pemain Mesir yang pindah ke Fiorentina dari klub Inggris Chelsea, sudah menjadi bintang besar di Liga Italia sesudah mencetak 9 gol dalam 12 perlombaan terakhir sejak Februari sampai April 2015, Worldbulletin melaporkan.

Penyerang Tim sepak bola Italia Fiorentina Mohamed dilaporkan sudah banyak memberikan bantuan bagi Muslim Italia. Salah pernah memberi bantuan senilai (60 ribu Euro bagi umat Muslim Florence di kawasan Tuscany. Salah menawarkan bantuan untuk mengkoreksi masjid di provinsi Barat Italia ini.

Uniknya dari salah satu bait dari lagu hal yang demikian seandainya para fans akan berbondong-bondong masuk agama Islam apabila Mohamed Salah terus mencetak gol sampai akhir musim.

Banyaknya penggemar sepak bola membuat olahraga ini menjadi bisnis yang benar-benar menjanjikan. Klub-klub besar tak segan memberikan gaji selangit untuk pemain yang bisa memberikan prestasi gemilang untuk klub. Klub-klub hal yang demikian malahan berani jor-joran membuat akademi sepak bola terbaik untuk mendapatkan benih-benih pemain yang nantinya menjadi idola bagi para penggemar.

Liverpudlian yang mana sebutan dari klasifikasi sporter fanatik klub sepak bola Liverpool kembali membuat kejutan. Lagu ini mereka bakal meniru agama dari salah seorang pemain bernama Mohamed Salah.

Tribes tenar dengan kata mualaf? Ya, mualaf adalah sebutan bagi orang-orang yang non-muslim yang bermigrasi keyakinan untuk masuk agama Islam. Diinformasikan dari Wikipedia, ada tiga alasan utama kenapa seseorang menjadi mualaf. Yang pertama merupakan karena pernikahan, yang kedua yakni sebab belajar di lingkungan yang akademis, serta yang ketiga merupakan sebab mendapatkan hidayah segera seperti mimpi atau sebagainya.

Sepak bola menjadi olahraga yang paling diminati masyarakat dunia. Bukan saja diminati dari satu kalangan masyarakat, tetapi hampir semua kalangan suka laga si kulit bundar ini. Laki-laki, perempuan, si kecil-anak, pedagang asongan, hingga presiden menyukai sepak bola. Tercatat penggemar sepak bola sekitar 3,5 miliar orang atau hampir setengah jumlah penduduk dunia menyukainya[1]. Kecuali karena lapangan perlombaan yang luas, yang memungkinkan jumlah penonton yang banyak, namun juga makna filosofis sepak bola yang dapat diterima banyak orang.

Nama M. Salah Salah tengah menjadi buah bibir yang tapil gemilang di musim ini dengan menjadi mesin gol untuk Liverpool.

Setelah pertandingan, salah seorang Liverpudlian menghasilkan sebuah lagu khusu yang dialamatkan untuk Mohamed Salah. tersebut terinspirasi dari lagu berjudul Sit Down milik penyanyi Inggris, James yang hanya diubah liriknya saja.

Nah, di Kota Liverpool sana, sepertinya penyebab utama orang menjadi mualaf merupakan kehadiran seorang pesepak bola asal Mesir. Ya, benar, absensi penyerang sayap lincah bernama Mohamed Salah sepertinya kapabel membuat banyak orang di Liverpool, terlebih pendukung The Reds, masuk Islam!

Pemain yang kerap sujud syukur setelah mewujudkan gol ini juga banyak disambut oleh komunitas Muslim. Salah berupaya menonjolkan citra Islam yang sesungguhnya dan jauh dari citra ‘teroris’ yang kerap diperkenalkan oleh media.

Nyanyian ini sendiri informasinya dihasilkan setelah Kopites mengetahui adat istiadat Salah untuk pergi ke masjid pasca-perlombaan. Hal ini mendapatkan apresiasi dari Football Against Racism in Europe (FARE), sebuah badan non-profit yang bertujuan untuk membasmi diskriminasi di sepak bola.

sumber: indo agen bola