Reaksi Nuklir !

Perkembangan teknologi nuklir ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh reaksi neutron dengan bahan bakar nuklir pada reaktor tetapi juga dipengaruhi oleh reaksi Masyarakat. Reaksi masyarakat, atau reaksi kontra nuklir dan yang lebih keren lagi dinamakan dengan reaksi yang datang dari Greenpeace Indonesia, yang mendesak pemerintah indonesia membatalkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).
Indonesia sebagai negara berkembang telah menyiapkan diri semenjak tahun 70-an untuk menyambut pembangunan PLTN di negeri ini. Dibawah naungan BATAN membibit generasi muda yang ahli teknologi nuklir selama 50 tahun dan telah mengoperasikan reaktor riset lebih dari 40 tahun dengan aman dan selamat tanpa kecelakaan. Tetapi hal ini belum cukup menjadi alasan untuk pemerintah Indonesia merealisasikan pembangunan PLTN dan menarik perhatian lebih dari masyarakat untuk tidak gregetan atau ketakutan ketika mendengar kata nuklir.Mari sejenak renungkan arti kata nuklir dan followersnya :DNuklir berarti inti. Inti pusat sebuah atom yang mengandung sebagian besar massanya. Inti ini bermuatan positif dan mengandung satu nukleon atau lebih (proton atau neutron).Reaksi nuklir sendiri terbagi menjadi dua yaitu (1) Fisi nuklir yaitu reaksi nuklir yang melibatkan pembelahan sebuah inti berat (seperti uranium) menjadi dua bagian (hasil fisi) yang kemudian memancarkan dua atau tiga neutron, sambil melepaskan sejumlah energi yang setara dengan selisih antara massa diam neutron dan hasil fisi dengan jumlah massa diam inti awal. Fisi dapat terjadi spontan atau sebagai akibat irradiasi neutron. (2) Fusi nuklir yaitu jenis reaksi nuklir yang melibatkan penggabungan inti-inti atom dengan nomor atom kecil untuk membentuk inti yang lebih berat dengan melepaskan sejumlah besar energi.

Jadi.. walaupun fisi bersifat membagi satu bagian utuh menjadi 2 bagian, dan fusi menggabungan 2 bagian menjadi satu kesatuan,  keduanya akan mampu menghasilkan energi yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan :)Serukan ?? lanjutkan yaaa,,, ^_^Energi nuklir yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir sebuah atom uranium menghasilkan sekitar 3,2 x 10-11 joule, sementara pembakaran satu atom karbon menghasilkan sekitar 6,4 x 10-19 joule. Untuk jumlah massa yang sama, uranium menghasilkan 2.500.000 kali lebih banyak energi dengan proses fisi daripada pembakaran karbon. Fusi nuklir deuterium (D atau 2H atau air berat) untuk menghasilkan helium melepaskan energi kira-kira 400 kali jumlah energi yang dibebaskan pada fisi uranium (untuk jumlah yang sama).

Jangan berhenti disini. Tarik nafas dan Tersenyumlah 🙂 en suite !
Bahan bakar nuklir akan menyebabkan suatu reaksi berantai berlangsung sendiri, sehingga bahan ini dapat digunakan sebagai sumber energi nuklir. Bahan bakar nuklir terbagi menjadi material fisil dan material fertil. Material fisil adalah nuklida suatu unsur yang mengalami pembelahan inti secara spontan atau bila diirradiasi dengan neutron. Nuklida terfisikan, seperti uranium-235 dan plutonium-239. Sedangkan material fertil disebut juga material subur merupakan nuklida yang dapat menyerap sebuah neutron untuk membentuk bahan fisil. Misalnya, uranium-238 menyerap sebuah neutron untuk membentuk uranium-239. Inti paling berat yang ada di alam adalah uranium-238, terdiri dari 92 proton dan 146 neutron. Lambang yang digunakan untuk nuklida ini adalah (_92^238)U, angka disebelah atas merupakan nomor nukleon dan angka disebelah bawah merupakan nomor atom. Pada semua inti, nomor nukleon (A) sama dengan jumlah nomor atom (Z) dan nomor neutron (N), dengan kata lain A = Z+N.Satu followers lagi, kita akan kembali ke kehidupan…. allez y !!

Reaktor nuklir merupakan peralatan tempat berlangsungnya reaksi berantai fisi nuklir terkendali untuk menghasilkan energi nuklir, radioisotop atau nuklida baru. Reaktor fisi berdasarkan perbedaan spektrum energi neutron dapat dibedakan atas reaktor cepat dan reaktor termal. Pada reaktor termal, neutron diperlambat oleh tumbukan dengan atom moderator yang ringan (seperti grafit, deuterium, atau beryllium). Neutron bersama atom ini akan berada dalam kesetimbangan termal dengan bahan sekitar dan disebut sebagai neutron termal. Contoh jenis reaktor ini: reaktor air didih (boiling-water reactor (BWR)) dan reaktor air tekan (presurized-water reactor (PWR)). Pada reaktor cepat yang tidak memiliki moderator, temperaturnya lebih tinggi dan digunakan bahan pendingin logam cair, biasanya natrium cair. Beberapa reaktor cepat digunakan sebagai konverter atau pembiak. Reaktor konverter ialah reaktor yang mengubah bahan fertil menjadi bahan fisil. Reaktor pembiak menghasilkan bahan fisil yang sama dengan yang digunakannya. Misalnya reaktor pembiak cepat (Fast breeder reactor(FBR)) menggunakan uranium yang diperkaya dengan 239Pu sebagai bahan bakar akan menghasilkan 239Pu yang lebih banyak daripada digunakan untuk mengubah 238U menjadi 239Pu.

Reaktor riset, reaktor daya dan bom nuklir dibedakan dari faktor multiplikasi (k) reaktor yaitu parameter penting untuk menunjukkan generasi neutron pada setiap proses fisi. Reaktor riset (k kecil dari 1) artinya terlalu sedikit neutron untuk memulai fisi baru, maka reaksi akan diperlambat dan kemudian berhenti (sub-kritis). Reaktor daya (k sama dengan 1), bila tepat sebuah neutron per fisi menimbulkan fisi lain, sehingga energi terlepas dengan laju konstan (kritis). Bom nuklir (k besar dari 1), frekuensi fisi bertambah setiap saat sehingga energi yang terlepas bertambah dengan cepat dan bila kondisi ini berlangsung terus dapat memicu ledakan (super kritis).

Nah kenapa bagi sebagian orang nuklir begitu menakutkan ? atau hanya sebagian masyarakat yang beranggapan bahwasanya nuklir bisa dimanfaatkan?Saia, menyimpan kata terimakasih dan mengungkapkan sedikit kesedihan dan luapan kegembiraan setelahnya, atas ledakan bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki, kekacauan yang terjadi di negeri sakura, menarik pukul pasukan tentara untuk kembali ke negerinya dan membiarkan Indonesia untuk mengungkapkan kata “MERDEKA”. {kriminal banget gak ya ?? }Masa depan Indonesia terletak di tangan generasi muda, generasi yang peduli bangsa, generasi yang paham ketika bahan bakar nuklir direaksikan dengan neutron akan dihasilkan panas yang akan menguapkan air dan berperan sebagai pemutar turbin dan generator dan membangkitkan energi listrik, yang akan menerangi setiap sudut pedesaan dengan cahaya. Generasi muda yang berhati-hati dalam melangkah karena setiap tapak yang dilangkahi bisa saja akan membawa negeri ini menjadi kota mati, kota penuh radiasi bahkan menularkan penyakit seperti kecelakaan Three mile island, Chernobyl, dan bencana Fukushima daichi, peristiwa besar dalam sejarah reaktor nuklir di Planet ini.

http://okta-liani.blogspot.com/2013/04/reaksi-nuklir_18.html

FacebookTwitterGoogle+Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *