Mengenal Arti Delicate pada Mesin Cuci Teknologi Terbaru

Sejak adanya mesin cuci, mencuci pakaian tidak melelahkan. Mesin cuci membantu seseorang untuk mencuci pakaian dengan tenaga & waktu yang lebih hemat. Meskipun telah terbantu mesin cuci, banyak orang yang masih bingung cara menggunakan pengaturan yang ada pada mesin cuci. Apalagi saat ini banyak mesin cuci yang hadir dengan berbagai teknologi berupa tombol-tombol tertentu.

Jadi, mesin cuci bisa bergerak sesuai mode yang dipilih. Salah satu mode yang ada pada mesin cuci adalah ‘Delicate’. Lalu, apa arti delicate pada mesin cuci? Mari kita bahas tuntas di sini bersama portal teknologi informasi Osrepublik.com.

Jenis-jenis Pengaturan pada Mesin Cuci

  • Pencucian Normal

Untuk pakaian & linen dasar, Teknik ini paling cocok digunakan. Misalnya adalah untuk mencuci seprai, handuk, kaus kaki, pakaian dalam, celana jeans, dan kaos. Pengaturan ini menggunakan air panas & kecepatan jatuh yang kuat untuk membersihkan pakaian dari kotoran & debu.

  • Mencuci Cepat

Jika dalam keadaan terburu-buru, Teknik ini bisa jadi pilihan tepat. Pengaturan ini hanya memakan waktu kurang lebih 15 hingga 30 menit. Teknik ini menggunakan perputaran lebih cepat. Jadi, pakaian akan lebih cepat kering.

  • Pre-wash

Pengaturan pre-wash cocok untuk menghilangkan noda yang menempel pada pakaian. Pengaturan ini menggunakan mode rendam pada awal siklus pencucian. Kalian hanya cukup meletakkan pakaian dalam mesin cuci & deterjen.

  • Permanent Press

Untuk menghilangkan kerutan, pengaturan ini bisa menjadipilihan saat mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Pengaturan ini bekerja melepaskan kerutan secara putaran yang perlahan guna mencegah munculnya kerutan baru pada pakaian.

  • Heavy Duty

Teknik pengaturan ini biasanya digunakan untuk mencuci pakaian kasual yang sangat kotor. Dengan air panas, pencucian Teknik ini mempunyai siklus ekstra Panjang & jatuh dengan kecepatan yang tinggi. Fungsinya adalah untuk menggosok kotoran sehingga hilang dari pakaian.

  • Delicates

Apa arti delicate pada mesin cuci? Teknik pengaturan mencuci ini digunakan untuk membersihkan pakaian tidur atau sweater. Teknik pengaturan ini memungkinkan mesin cuci untuk menggunakan air dingin dengan siklus pencucian yang lambat & pendek.

  • Delay Start

Jika kalian tak punya waktu banyak untuk mencuci pakaian, kalian bisa menggunakan pengaturan timer saat mencuci di mesin cuci. Mesin cuci pun akan memutar pergerakannya sendiri sesuai dengan kebutuhan & pengaturan yang sudah ditentukan. Jadi, pakaian tetap bersih meskipun ditinggal pergi.

  • Suhu

Ini jadi aturan praktis saat mencuci pakaian. Jangan menggunakan suhu yang terlalu panas atau dingin. Air panas dapat membuat pakaian menyusut sedangkan air dingin tidak efektif mengangkat kotoran pada pakaian. Jadi, sebaiknya gunakanlah suhu hangat.

Fungsi Delicate pada Mesin Cuci untuk Mencuci Apa Saja?

‘Delicate’ adalah salah satu fungsi yang bisa ditemukan pada mesin cuci. ‘Delicate’ sendiri artinya ‘halus’. Jadi, fungsi ini cocok untuk mencuci pakaian-pakaian yang halus. Salah satu contoh pakaian yang sebaiknya dicuci menggunakan fungsi ‘Delicate’ adalah pakaian tidur. Selain itu, sweater juga sebaiknya dicuci dengan menggunakan fungsi yang satu ini.

Arti delicate pada mesin cuci adalah pencucian pencucian dengan siklus yang lambat & pendek menggunakan air dingin. Dengan begitu, pakaian pun tidak akan cepat rusak jika dicuci dengan fungsi atau pengaturan ini. Yang jelas, kalian harus memahami pengaturan-pengaturan pada mesin cuci yang kalian punya sehingga tidak salah pilih pengaturan saat mencuci.

Ini Risiko Menggunakan Gb Whatsapp Dan Wa Mod Lainnya

Sampai saat ini, kepopuleran WA kian meroket. Keberadaannya sebagai media sosial dan aplikasi berkirim pesan memang sangat menguntungkan banyak pihak. Bahkan, nyaris semua pihak merasa diuntungkan. Karena memang, ia didesain dengan sangat baik. Bahkan, saking baiknya, banyak pihak-pihak yang ingin menyerupai WA. Sampai akhirnya bermunculan lah aplikasi serupa tapi tak sama. Seperti GB WhatsApp, WA Mod, dan lain sebagainya.

Tahukah kamu, bahwa ada berbagai risiko menggunakan GB WhatApp dan WA Mod atau yang lainnya loh. Jadi, buat kamu yang sudah terlanjur menggunakan, coba deh dipikir-pikir ulang. Penasaran apa saja risikonya? Simak penjelasannya berikut.

Risiko Menggunakan GB WA dan WA Mod

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kira-kira, mengapa ada orang yang menggunakan GB WA atau WA Aero, padahal kan fitur-fitur di WA APK Official sudah cukup baik. Memang. Namun, kita juga tidak bisa memungkiri, bahwasanya di balik berbagai fitur menariknya, aplikasi ini juga menimbulkan rasa tidak puas bagi segelintir orang. Misal, durasi status yang hanya beberapa detik.

resiko menggunakan aplikasi whatsapp modifikasi
resiko menggunakan aplikasi whatsapp modifikasi

Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang yang mencoba memenuhi keinginan public, yakni dengan menyempurnakan fitur yang ada pada WA yang asli. Untuk saat ini sendiri, sudah banyak banget aplikasi WA modifikasi yang bisa kamu temukan dengan sangat mudah.

Di mana, aplikasi WA modifikasi ini tentu menawarkan fitur-fitur yang menggiurkan, karena lebih baik jika kamu bandingkan dengan versi yang asli. Melihat fitur-fitur keren inilah akhirnya tidak sedikit yang mulai goyah dan beralih. Dari yang awalnya menggunakan versi asli menuju versi yang fake.

Padahal, ketika menggunakan WA yang tidak resmi, itu artinya kamu sedang menantang berbagai risiko menggunakan GB WhatsApp dan WA Mod loh. Sebelum menggunakannya, yuk simak dulu risiko menggunakan GB WhatsApp dan WA Mod. Setelah tahun, baru putuskan akan tetap menggunakan yang versi asli atau modifikasi.

Privasi terancam

Risiko menggunakan GB WhatsApp dan WA Mod yang paling berat adalah privasi kamu akan terancam. Aplikasi WA yang sudah dimodifikasi akan menerima dan mengirim pesan lewat server WA resmi, sama seperti yang versi asli. Meskipun demikian, ini bukan menandakan bahwa privasi kamu aman 100 persen. Bukan jaminan bahwa pesan-pesan kamu tidak disentuh oleh pihak ketiga kan?

Pokoknya bahaya banget deh. Beberapa tahun lalu, para pakar di bidang keamanan sudah mengklaim, bahwa Wa yang modifikasi mempunyai tautan ke situs web yang cukup mencurigakan.

Bahkan, pernah juga ditemukan bisa berkomunikasi dengan server yang digunakan oleh pihak yang ke 3. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi mod seperti ini bisa membuat privasi kamu bocor. Karena mereka dapat mencuri kontak yang ada di ponsel kamu, pesan-pesan yang pernah kamu terima dan kamu kirim, nama, dan lain sebagainya. Yang kemudian, data tersebut bisa saja disalahgunakan. Ia kan?

Bahaya bagi perangkat

Risiko menggunakan GB WhatsApp dan WA Mod yang kedua adalah berbahaya bagi perangkat kamu. Jadi, selain berbahaya terhadap privasi kamu, aplikasi WA mod ini juga sangat berbahaya bagi perangkat yang kamu gunakan.

Hal ini karena situs web yang kamu pakai ketika mendownload aplikasinya bisa menginstall malware ke ponsel kamu. Sehingga bisa merusak system, ataupun ponsel kamu secara menyeluruh. Ponsel kamu juga bisa saja menghadapi malware dan iklan yang berasal dari situs bajakan yang akan menyebabkan kesulitan ketika memperbarui aplikasi.

Tidak dapat melakukan pembaharuan lewat Google Play

Selain WA Mod dan GB WhatsApp, kamu juga meski menghindari aplikasi-aplikasi sejenisnya. Misal. WhatsApp plus dan gold atau yang lainnya, Pokoknya, aplikasi-aplikasi yang palsu perlu kamu blacklist. Karena selain berisiko seperti yang sudah dijelaskan di atas, kamu juga tidak bisa memperbaharuinya lewat Google Play. Melainkan meski mengunjungi situs dari pihak ke tiga dahulu. Lalu melakukan penginstalan secara manual.

Berisi Iklan

Risiko satu ini terlihat dan terdengar sangat spele dan tidak begitu penting. Padahal ada banyak sekali situs-situs iklan yang berbahaya. Di mana, kamu tidak tahu mana iklan berbahaya yang tampil di aplikasi WA modif yang kamu gunakan. Ia kan?

Sehingga, ketika kamu salah mengklik, dan kebetulan dibawa ke situs yang berbahaya, tentu bisa berdampak buruk pada ponsel kamu. Selain itu, keberadaan iklan pada aplikasi juga pasti akan sangat mengganggu penggunaan. Wa sendiri sudah menyatakan, bahwa aplikasi mereka tidak menyediakan iklan demi kenyamanan penggunanya. Lantas, mengapa kamu malah mencari-cari iklan? Hehe.

Nah, demikian beberapa risiko menggunakan GB WhatsApp dan WA AERO terbaru yang meski kamu ketahui. Sekarang, kamu bisa meluruskan, apakah akan melanjutkan mendownload aplikasi modifikas tersebut atau tidak jadi menggunakannya. Jangan sampai kamu mengorbankan banyak hal hanya demi kesenangan semata.

Perbedaan Aplikasi Chatting Signal, WhatsApp dan Telegram

Salah satu cara komunikasi yang dapat dilakukan di era digital seperti sekarang ini adalah komunikasi via chatting. Ya, selain tidak menggunakan suara sehingga rahasia bisa lebih terjamin, komunikasi melalui chatting juga sangat efektif dan menyenangkan. 

Hadir berbagai macam aplikasi chatting yang kini sudah bisa kita gunakan mulai dari Signal, WhatsApp dan Telegram. Lantas apa saja yang menjadi perbedaan aplikasi chatting Signal, WhatsApp dan Telegram? Berikut ini perbedaan aplikasi chatting signal, WhatsApp dan Telegram yang perlu Anda tahu!

Perbedaan Aplikasi Chatting Signal, WhatsApp dan Telegram 

Aplikasi instant messaging WhatsApp
Aplikasi instant messaging WhatsApp

Fitur keamanan

Perbedaan aplikasi chatting Signal, WhatsApp dan Telegram yang pertama adalah fitur keamanannya. Ketiga aplikasi ini merupakan tiga jenis aplikasi chatting yang sama – sama hadir dengan penerapan fitur enkripsi end to end. Hanya saja penggunaannya sedikit berbeda di masing – masing aplikasi. 

Lihat pula: Cara Buat Nada Dering WhatsApp dengan Shouter Notification

Untuk aplikasi chatting seperti Signal dan WhatsApp, keduanya sama – sama sudah menerapkan sistem enkripsi end to end di masing – masing percakapan yang dilakukan. Dengan adanya enkripsi ini, pihak pengembang aplikasi tidak akan bisa mendengar, merekam atau merespon percakapan dari pengguna selama jangka waktu tak terbatas. 

Sementara untuk Telegram, kemampuan ini hanya berlaku untuk Secret Chats. Kemudian untuk percakapan pribadi atau grup yang dilakukan melalui aplikasi chatting Telegram, penerapan sistem enkripsi server client yang dikenal dengan istilah MTProto yang diterapkan. 

Fitur andalan

Pada masing – masing aplikasi tentu terdapat perbedaan fitur karena ketiganya memang dihadirkan oleh pengembang yang berbeda – beda. Sebagai contoh, WhatsApp memiliki fitur yang diberi nama Status. 

Fitur bernama Status ini merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk dapat berbagi status baik tulisan, foto atau video mirip instagram stories. Sementara aplikasi Signal dan Telegram masih tidak memilikinya. 

Kemudian pada sektor fitur pengiriman file, ketiga aplikasi ini sudah didukung aplikasi pengiriman file namun dengan kapasitas maksimal yang berbeda. Pada WhatsApp, WhatsApp mendukung pengiriman file sampai ukuran 100 MB. Sementara pada Telegram, pengguna dapat mengirimkan file sampai kapasitas 1,5 GB. Oleh sebab itu, banyak orang yang menggunakan Telegram sebagai tempat mengirim file yang berupa video panjang atau film. 

Artikel terkaithttps://www.fedora.or.id/2021/04/freetts-text-to-speech-online-dengan.html

Kemudian untuk fitur grup chatnya. Pada WhatsApp, group chat yang tersedia mampu menampung hanya 256 anggota. Sementara pada Signal mampu menampung 1000 anggota dan pada Telegram mampu menampung sampai 200.000 orang anggota. Oleh karena itu banyak seminar online yang menggunakan Telegram sebagai tempat mereka membuat grup. 

Dalam fitur grup yang dihadirkan, ketiganya memiliki kemampuan untuk melakukan panggilan video secara berkelompok. Akan tetapi yang sedikit berbeda dari Telegram, grup chat ini dibekali fitur tambahan seperti bots, polling, kuis dan hashtag yang tidak dimiliki pada sosial media grup chat lainnya. 

Kemudian pada sosial media Signal, fitur yang tak kalah menarik adalah Note to Self. Fitur ini merupakan suatu fitur yang menjadikan penggunanya dapat membuat catatan untuk dirinya sendiri. Melalui fitur Note to Self ini, pengguna dapat meninjau dulu pesan yang akan dikirimkan atau sekedar membuat catatan biasa yang hanya bisa diakses pengguna dan dapat ditautkan dengan perangkat lain yang ditautkan dengan akun pengguna. 

Ketiga aplikasi tersebut baik WhatsApp, Signal atau pun Telegram memiliki fitur Linked Devices yang menjadikan pengguna dapat mengaksesnya di perangkat yang berbeda. Akan tetapi pada Signal dan WhatsApp, fungsi ini hanya didukung pada desktop saja. 

Fitur tambahan

Fitur tambahan yang disediakan pada ketiga aplikasi tersebut adalah fitur menghapus pesan secara otomatis. Jadi, pesan yang Anda kirimkan dan ingin Anda tarik kembali karena kurang sesuai atau salah kirim bisa terhapus dari perangkat penerima pesan dalam durasi waktu tertentu dan tidak akan ada jejak yang tertinggal. 

Kemudian untuk data yang dikumpulkan, pada sosial media WhatsApp dapat terkumpul sejumlah data yang lebih banyak dibandingkan Telegram dan Signal. Pada Telegram, data yang dikumpulkan hanya mencakup kontak pengguna, informasi dan ID. Sementara pada Signal hanya nomor telepon pengguna saja. 

Itulah beberapa hal yang menjadi perbedaan aplikasi chatting signal, WhatsApp dan Telegram. Anda mau pilih aplikasi mana untuk menjadi aplikasi andalan Anda? 

Daftar Arti Kode Sub Gateway di J&T (JNT Express)

contoh kiriman barang dengan jnt

Ini Arti Sub Gateway J&T yang biasanya muncul di pelacakan pengiriman barang online. Gateway dalam dunia ekspedisi termasuk J&T dapat diartikan sebagai pintu gerbang. Pada umumnya perusahaan jasa angkutan dan ekspedisi memiliki gudang di bandara maupun pelabuhan untuk menunjang pengiriman barang. Daftar kode bandara di Indonesia inilah yang biasanya juga menjadi kode gateway J&T.

Setiap mengirimkan barang melalui pengiriman, kita akan mendapatkan nomor resi. Nomor resi tersebut dapat kita gunakan untuk melacak barang atau pesanan kita sudah sampai dimana. Hal ini biasa kita sebut pelacakan. J&T telah menyediakan layanan pelacakan paket di website mereka dengan memasukkan nomor resi yang kita punya.

Pada halaman pelacakan akan diberikan informasi mengenai alur perjalanan barang yang kita miliki yang biasanya juga menggunakan kode gateway. Sebagai contoh BDO_GATEWAY artinya paket kita sudah sampai di gudang pusat J&T Express di Bandung (BDO). Selanjutnya dari sini akan di kirimkan menuju alamat masing-masing oleh kurir.

Lihat pula: Cek Resi J&T Express

Ini Arti Sub Gateway J&T

Untuk mempermudah pelanggan J&T mengerti akan kode gateway yang digunakan, maka di bawah ini akan dirinci mengenai kode gateway, kode bandara, atau kode daerah yang biasa digunakan oleh J&T Express:

Kode gateway (Gudang) di Pulau Sumatera: Banda Aceh (BTJ), Bandar Lampung (TKG), Batam (BTH), Kepulauan Batu (LSE), Bengkulu (BKS), Dumai (DUM), Gunung Sitoli (GNS), Jambi (DJB), Lubuk Linggau (LLG), Medan/Deli Serdang (KNO), Medan (MES), Padang (PDG), Padang Sidempuan (AEG), Palembang (PLM), Pangkal Pinang (PGK), Simalungun/Toba Samosir (SIW), Pekanbaru (PKU), Ranai (NTX), Sibolga (FLZ), Siborong-Borong (DTB), Sinabang (SNX), Sipora (RKI), Suka Makmue (MEQ), Takengon (TXE), Tanjung Pandan (TJQ), Tanjung Pinang (TNS).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Jawa: Bawean (BXW), Bandung (BDO), Banyuwangi (BWX), Tasikmalaya (TSY), Cirebon (CBN), Cilacap (CXP), Kepulauan Seribu (PPJ), Jakarta (JKT), Jakarta Gudang Utama (CGK), Tangerang Selatan (PCB), Tangerang (BTO), Depok (DPK), Majalengka (KJT), Jember (JBB), Malang (MLG), Semarang (SRG), Surabaya (SUB), Surakarta (SOC), Yogyakarta (JOG).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Kalimantan: Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), Tanjung Redep/Berau (BEJ), Bontang (BXT), Mahakam Ulu (DTD), Ketapang (KTG), Long Apung (LPU), Long Bawan (LBW), Nunukan (NNX), Palangkaraya (PKY), Pangkalan Bun (PKN), Pontianak (PNK), Putussibau (PSU), Samarinda (SRI), Sampit (SMQ), Sintang (SQG), Tanjung Selor (TJS), Tarakan (TRK).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Sulawesi: Bau-Bau (BUW), Gorontalo (GTO), Kendari (KDI), Kolaka (PUM), Makassar (UPG), Mamuju (MJU), Manado (MDC), Masamba (MXB), Melonguane (MNA), Sangihe (NAH), Morowali (MOH), Palu (PLW), Poso (PSJ), Luwu (LLO), Selayar (KSR), Tojo Una-Una (AMP).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Bali dan Nusa Tenggara: Atambua (ABU), Bima (BMU), Denpasar (DPS), Ende (ENE), Kupang (KOE), Labuan Bajo (LBJ), Mataram (LOP), Maumere (MOF), Savu (SAU), Sumbawa Besar (SWQ), Waikabubak (TMC), Waingapu (WGP).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Maluku: Amahai (AHI), Ambon (AMQ), Banda (NDA), Benjinai (BJK), Buli (WOB), Dobo (DOB), Galela (GLX), Kao (KAZ), Labuha (LAH), Tual (LUV), Moa (JIO), Morotai (OTI), Namlea (NAM), Namrole (NRE), Saumlaki (SXK), Ternate (TTE).

Kode gateway (Gudang) di Pulau Papua: Anggi (AGD), Ayawasi (AYX), Babo (BXB), Biak (BIK), Bintuni (NTI), Fak-Fak (FKQ), Jayapura (DJJ), Kaimana (KNG), Manokwari (MKW), Merauke (MKQ), Nabire (NBX), Schouten (FOO), Oksibil (ORG), Sorong (SOQ), Timika (TIM), Wasior (WSR), Puncak Jaya (WMX).

Daftar Arti Kode Resi J&T

Ada beberapa kode resi J&T yang biasa digunakan selama pengiriman diantaranya adalah:

  • Sedang menjalankan simpan scan. Artinya paket telah tiba di drop point J&T akan tetapi belum dapat diproses karena sprinter (kurir) sedang overload atau paket datang di luar jam kerja sehingga barang akan disimpan terlebih dahulu dan dikirim keesokan harinya.
  • Sedang menjalankan bermasalah scan. Artinya paket telah tiba di drop point J&T akan tetapi timbul masalah internal di pihak J&T misalnya alamat tidak jelas, sistem error, paket tercecer di gudang, salah drop atau sorting, dan lain sebagainya.
  • Sprinter (kurir) sedang mengirim. Artinya paket telah tiba di drop point J&T tujuan dan sedang dalam proses pengantaran oleh sprinter (kurir)

Pengiriman dan pelacakan menggunakan J&T sangat mudah, murah, dan cepat. Dengan membaca artikel Ini Arti Sub Gateway J&T pelanggan akan lebih mudah memahami istilah dalam melacak paket yang dikirim.